brizmaker / Shutterstock.com
Pernah bertanya-tanya apa yang menjadikan "350" sebagai angka ajaib untuk kue, kue, dan casserole? Kami melacak jawabannya.
“Panaskan lebih dulu oven hingga 350°F.” Ini adalah baris pertama dari sebagian besar resep kue yang dicetak. Baik untuk cookies, cake atau casserole, suhu oven jarang berubah. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa?
Kemungkinannya adalah, jika Anda memiliki hasrat untuk memasak, Anda pasti familiar dengan reaksi Maillard—entah Anda mengetahuinya atau tidak! Ini adalah proses kimia yang menyebabkan protein dan gula dalam makanan Anda berubah menjadi coklat. Anggap saja sebagai perbedaan antara roti tawar dan roti panggang. Selain warna, reaksi ini menciptakan ratusan senyawa rasa, sehingga membuat banyak makanan menjadi lebih lezat.
Pixel-Shot / Shutterstock.com
Reaksi Maillard diketahui terjadi pada titik tertentu antara 300° dan 350°. Karena oven sering berfluktuasi (atau salah kalibrasi), pengaturan 350° pada dasarnya memastikan suhu kecoklatan tercapai. Baca:Ini cara cerdas untuk memastikan semua cita rasa nikmat itu terbentuk.
Tidak semuanya dipanggang pada suhu 350°. Roti jagung, pai, dan muffin sering kali memerlukan suhu yang lebih tinggi, sedangkan granola dan meringue tidak memerlukan suhu yang terlalu tinggi.
Meskipun ini bukan angka yang mudah, 350° adalah suhu sedang yang akan memasak makanan Anda tanpa membuatnya gosong (jika dipanggang dalam jangka waktu yang wajar!). Karena suhunya cukup tinggi untuk terjadinya reaksi pencoklatan, makanan Anda akan terasa lebih kompleks dan tentunya lebih lezat.
Grace Mannon saat ini adalah ibu rumah tangga dengan gelar M.S. dalam ilmu pangan. Dia suka membuat kue dan memasak dan menulis tentang usahanya di blognya, A Southern Grace.
Selanjutnya, cari tahu apa yang bisa Anda ketahui tentang sirup maple dari warnanya.