Kopi dapat memberikan efek positif dan negatif pada kulit.Kredit Foto:iStock
Bagi banyak dari kita, minum kopi adalah ritual sehari-hari. Kita sering memulai hari kita dengan itu, minum banyak cangkir sepanjang hari dan bahkan mengakhirinya dengan secangkir. Terkadang, kita lupa berapa banyak cangkir yang telah kita minum. Meskipun ada yang meminumnya semata-mata untuk menambah kafein, ada pula yang menghargai potensi manfaatnya, seperti meningkatkan metabolisme dan fokus. Baru-baru ini, manfaat lain dari minum kopi juga mendapat perhatian:dampak positifnya bagi kulit. Namun apakah klaim ini didukung oleh kebenaran atau hanya sekadar tren sesaat? Jika Anda bingung, kami siap membantu Anda mengungkap faktanya. Ahli gizi Lovneet Batra baru-baru ini membagikan wawasan ahlinya di akun Instagram resminya, mengungkapkan apakah kopi memang dapat membuat kulit menjadi lebih baik.
Baca Juga: Bagaimana Cara Berhenti Kafein Dan Tetap Menikmati Kopi Dingin? Resep Ini Jawabannya
Kopi dapat memberikan dampak positif dan negatif pada kulit. Antioksidannya dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan dan mengurangi tanda-tanda penuaan, sedangkan sifat anti inflamasinya dapat menenangkan kulit. Namun konsumsi berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi. Moderasi adalah kunci untuk menikmati manfaat kopi bagi kulit Anda.
Belum tentu. Menurut Lovneet, minum kopi boleh-boleh saja, tapi harus memperhatikan cara meminumnya. Dia menjelaskan bahwa menambahkan susu atau gula ke dalam kopi dapat meningkatkan insulin dan memicu peradangan, terutama pada orang yang sensitif terhadap produk susu atau makanan tinggi glikemik. Selain itu, konsumsi kopi berlebihan dapat meningkatkan kadar kortisol sehingga berpotensi memperburuk jerawat. Jadi, kopi tidak terlalu buruk bagi kulit Anda, Anda hanya perlu mempraktikkan konsumsinya dengan hati-hati.
Jika kopi tidak buruk bagi kulit Anda, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara meminumnya yang benar. Batra menyarankan untuk membatasinya menjadi 1-2 cangkir sehari. Dia merekomendasikan minum kopi hitam atau kopi nabati, karena tidak memicu peradangan. Secara keseluruhan, Anda hanya perlu memantau asupan kafein dan menghindari berlebihan.
Seperti disebutkan di atas, kopi mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga berpotensi mengurangi tanda-tanda penuaan. Menurut National Institutes Of Health (NIH), antioksidan kopi juga dapat memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi peradangan.
Baca Juga: Pindahkan Kopi Dingin, Kopi Susu Adalah Dinginnya Yang Perlu Anda Coba
Konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan:
Jadi, lain kali Anda minum kopi, Anda akan tahu apakah itu baik atau buruk bagi kulit Anda.
Tampilkan artikel lengkap