Selama bertahun-tahun saya menderita penyakit Hashimoto. Rambut yang menipis, penambahan berat badan, dan kelelahan ekstrem adalah hal yang “normal” bagi saya. Kondisi autoimun telah meroket dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya masalah tiroid. Apa persamaan dari kondisi-kondisi ini? Semuanya disertai peradangan!
Meskipun pemulihan merupakan pendekatan yang memiliki banyak aspek, obat antiperadangan adalah cara yang bagus untuk membantu tubuh mengatur dirinya sendiri dan menyembuhkan.
Meskipun Anda tidak menderita penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis atau penyakit iritasi usus besar, Anda masih bisa mengalami peradangan kronis. Osteoartritis, ketika persendian melemah, juga dapat menyebabkan peradangan. Dan kondisi peradangan dapat menyebabkan serangkaian masalah lain, seperti tekanan darah tinggi dan disregulasi gula darah.
Banyak orang menuduh peradangan sebagai penyebab masalah ini. Namun, peradangan sebenarnya merupakan respons tubuh terhadap sistem kekebalan yang kewalahan. Tamu podcast dan praktisi pengobatan fungsional Maggie Berghoff menunjukkan adanya campuran paparan racun dan genetika. Memiliki pendekatan multi-segi yang mengurangi beban racun sekaligus menenangkan peradangan bisa sangat membantu.
Banyak herbal anti-inflamasi juga memiliki manfaat antimikroba dan detoksifikasi untuk memberikan lebih banyak manfaat kesehatan. Dengan mengurangi peradangan, obat ini dapat meredakan nyeri dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Tentu saja, herbal bukanlah pengganti obat resep atau obat pereda nyeri yang dijual bebas, namun herbal dapat membantu mendorong tubuh ke arah yang benar dengan lembut.
Ada banyak tumbuhan yang membantu meredakan peradangan, namun cara kerjanya sedikit berbeda. Ini tidak selalu semudah mengonsumsi suplemen kurkumin atau meminum teh kunyit organik dan mengakhirinya. Herbal lain, seperti kamomil, paling menjanjikan mengatasi peradangan jika digunakan secara topikal untuk mengatasi masalah kulit.
Akar kunyit memang memiliki sifat anti-inflamasi yang hebat dan merupakan salah satu yang sering saya gunakan. Susu emas adalah cara yang enak untuk mendapatkan manfaatnya. Ini kaya akan rempah-rempah seperti lada hitam, kayu manis, dan jahe. Saya juga akan menambahkan sedikit madu untuk pemanis. Kunyit bukanlah pilihan terbaik untuk semua orang dan bahkan dapat mengganggu beberapa kondisi. Beberapa orang mengalami iritasi GI karena terlalu banyak kunyit dan penderita gagal jantung kongestif umumnya tidak boleh menggunakannya.
Herbal anti inflamasi populer lainnya termasuk adas, licorice, peppermint, rosehip, dan basil suci (tulsi). Campuran teh herbal bebas kafein bisa menjadi cara mudah untuk mendapatkan efek anti inflamasi dari herbal. Matcha dan teh hijau juga memiliki manfaat antiinflamasi yang manjur. Mereka memiliki polifenol antioksidan seperti EGCG yang membantu mengurangi peradangan.
Anda bisa menemukan teh celup organik di toko, tapi harganya bisa mahal. Saya sering membeli jamu dalam jumlah besar, termasuk teh daun lepas untuk menghemat uang. Ada banyak pilihan bahan anti-inflamasi yang berbeda, tapi saya menginginkan sesuatu yang secara umum bermanfaat bagi kebanyakan orang. Minum teh nggak perlu ribet!
Berikut bahan-bahan dalam teh anti inflamasi ini dan alasan saya memilihnya:
Pastikan untuk menggunakan herba berkualitas tinggi dalam campuran teh Anda untuk mendapatkan manfaat maksimal!

Campuran teh buah yang menyegarkan ini membantu meredakan peradangan. Dilengkapi dengan antioksidan dan nutrisi, ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kesehatan!
Didihkan air dalam panci dengan penutup
Tambahkan herba ke dalam air mendidih, matikan api, lalu diamkan dengan penutup.
Seduh teh selama 4 menit. Jangan terlalu banyak menyeduh atau teh hijaunya bisa menjadi pahit.
Saring herba dan maniskan teh sesuai selera jika diinginkan.
Nikmati hangat atau dingin dan simpan sisa makanan di lemari es hingga 5 hari.
Fakta Nutrisi
Teh Herbal Anti Inflamasi
Jumlah Per Porsi (1 cangkir)
Kalori 2
% Nilai Harian*
Gemuk 0,01g0%
Natrium 12mg1%
Kalium 13mg0%
Karbohidrat 0,4g0%
Serat 0,1g0%
Gula 0,01g0%
Protein 0,1g0%
Vitamin A 43IU1%
Vitamin C 0,03mg0%
Kalsium 17mg2%
Besi 0,1mg1%
*Persen Nilai Harian didasarkan pada diet 2000 kalori.
Cara apa yang Anda temukan untuk melawan peradangan? Ada tips untuk dibagikan? Tinggalkan komentar dan beri tahu kami!