Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tubuh dan Kulit >> Perawatan Tubuh dan Kulit

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Bingung antara menghidrasi kulit dan melembabkan kulit? Anda tidak sendirian. Dalam glosarium perawatan kulit, ada beberapa istilah yang sering tertukar dengan istilah lainnya. Pasangan seperti itu ‘menghidrasi’ dan ‘melembabkan’. Meskipun kami merasa keduanya serupa, ada perbedaan besar di antara keduanya. Mereka tidak bekerja sama pada kulit Anda. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut.

Hidrasi berfokus pada membangun kandungan air kulit Anda. Ini melibatkan memasukkan air ke kulit Anda dan meningkatkan kemampuannya untuk tetap kenyal dan kenyal. Hasilnya, kulit yang terhidrasi menyerap nutrisi dengan lebih baik dan tampak halus serta bercahaya.

Di sisi lain, pelembap menyegel atau mengembalikan kelembapan untuk melindungi pelindung kulit dan mencegah kehilangan air. Kulit lembab lembut dan halus.

Perbedaan antara hidrasi dan pelembap dapat dengan mudah dipahami dari jenis bahan yang terdapat pada produk perawatan kulit.

Poin Penting

  • Meresapi kulit dengan air disebut menghidrasi. Sebaliknya, pelembap melibatkan penyegelan kelembapan untuk menjaga pelindung kulit tetap aman dan mencegah kehilangan air.
  • Meningkatkan konsumsi air adalah cara termudah untuk tetap terhidrasi.
  • Jangan melakukan eksfoliasi lebih dari sekali atau dua kali seminggu untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap.

Apa Perbedaan Antara Hidrator dan Pelembab?

Hidrator

mengandung bahan-bahan berbahan dasar air yang menambah air dan memberikan kilau sehat pada kulit Anda. Inilah manfaat hidrasi pada kulit Anda:

  • Melindungi kulit Anda dari dehidrasi (kulit kering karena kekurangan air)
  • Menambah kilau pada kulit Anda dan mencegah kulit kusam
  • Membuat kulit Anda montok dan kenyal.

Hidrasi sangat penting, terutama bagi orang yang memiliki kulit dehidrasi dan terkelupas.

Pelembab mengandung bahan berbahan dasar minyak yang membantu menciptakan lapisan berminyak pada kulit untuk menghentikan air keluar melalui dermis Anda. Beberapa manfaat pelembab lainnya untuk kulit Anda adalah (1):

  • Mengurangi garis-garis halus
  • Mengurangi jerawat dan kekasaran
  • Melawan kekeringan
  • Menenangkan kulit

Kulit dengan kelembapan yang buruk mungkin mengalami kekeringan, berjerawat, dan penuaan dini. Oleh karena itu, pelembab sama pentingnya untuk kesehatan kulit seperti halnya hidrasi.

Hidrator menjaga kulit Anda lembut, montok, dan elastis. Namun semua hidrasi itu akan menguap dan tidak bertahan lama tanpa pelembab. Pelembab menciptakan penghalang pelindung pada kulit Anda untuk menyegel air. Mengoleskan pelembap pada kulit kering untuk sementara bisa membuatnya terasa halus, namun kulit dehidrasi tetap akan terlihat kusam.

Apakah Kulit Anda Membutuhkan Hidrasi atau Pelembab (Atau Keduanya)?

Jika Anda mengalami masalah kulit dehidrasi, kusam, dan mengecil, pelembab dapat membantu. Sebaliknya, jika Anda mengalami kulit kering, bersisik, garis-garis halus, dan kasar, pelembab akan membantu meningkatkan kesehatan kulit dan memberi nutrisi.

Idealnya, rangkaian perawatan kulit yang baik akan memiliki kombinasi produk yang menghidrasi dan melembapkan. Anda bisa menggunakan serum yang menghidrasi terlebih dahulu lalu mengoleskan pelembab untuk mencegah hilangnya kelembapan pada kulit Anda.

Kulit kita juga perlu diisi ulang, sama seperti tubuh kita perlu terhidrasi dari waktu ke waktu.

Bagaimana Anda Tahu Jika Kulit Anda Dehidrasi?

Dehidrasi merupakan kondisi dimana tubuh membutuhkan air lebih banyak dari rasio asupannya. Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ, termasuk kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda utama kulit dehidrasi:

  • Hilangnya elastisitas
  • Garis halus dan kerutan
  • Kulit meregang dan kencang
  • Tampak kusam dan kendor

Asupan air yang rendah, keringat berlebih, dan paparan sinar matahari dapat menyebabkan dehidrasi. Namun, kulit yang dehidrasi dapat dikembalikan ke kondisi sehat jika Anda menyediakan air yang cukup:secara internal dan topikal.

Bagaimana Anda Tahu Jika Kulit Anda Membutuhkan Kelembapan?

Kulit kering adalah akibat lemahnya atau rusaknya penghalang lipid pada kulit Anda. Ini menunjukkan kekurangan minyak dan lipid, membuat kulit terlihat bersisik dan kasar. Faktor lingkungan yang keras seperti kelembapan rendah, panas berlebihan, dan angin dingin juga menyebabkan kulit kering. Jika Anda melihat salah satu gejala berikut, kemungkinan besar kulit Anda mengering (2):

  • Kulit terkelupas dan gatal
  • Kekasaran
  • Garis dan retakan
  • Kemerahan atau peradangan

Kunci untuk mencegah kekeringan dan menghaluskan kulit Anda adalah dengan menggunakan pelembab secara berlebihan. Pelembab meningkatkan fungsi pelindung kulit Anda dan mengunci kadar kelembapan yang ada.

Bagaimana Cara Memilih Hidrator atau Pelembab yang Tepat?

Menghidrasi kulit sangatlah penting, dan salah satu cara termudah untuk menjaga kulit tetap terhidrasi adalah dengan memperbanyak asupan air. Minumlah air secara berkala (sebaiknya 3-4 liter sehari) dan konsumsi makanan kaya air seperti mentimun, semangka, persik, dan tomat.

Anda juga dapat menggunakan hidrator untuk mengembalikan air yang hilang ke kulit Anda. Pilihlah humektan yang mengumpulkan kelembapan dari lingkungan dan mengikatnya di kulit. Ada berbagai bentuk humektan, seperti:

  • Humektan Alami: Lidah buaya, madu, asam hialuronat, dan AHA
  • Humektan Sintetis: Gliserin, urea, dan butilen glikol

Bahan-bahan yang menghidrasi cocok untuk semua jenis kulit. Bahan ini biasanya larut dalam air dan tidak menyumbat pori-pori Anda.

Pelembab diformulasikan untuk jenis kulit dan musim yang berbeda. Untuk kulit berjerawat dan berminyak, pilihlah pelembap yang ringan dan berbahan dasar gel. Sebaliknya, krim kental dan pelembap emolien cocok untuk jenis kulit kering dan kasar. Gel atau losion bebas minyak cocok digunakan pada hari-hari musim panas, sedangkan produk yang lebih kental dengan minyak dan mentega berguna untuk hari-hari musim dingin yang dingin.

Berikut beberapa bahan efektif yang dapat Anda gunakan untuk menghidrasi dan melembabkan kulit Anda.

Apa yang Harus Anda Gunakan Untuk Hidrasi dan Kelembapan?

  • Asam Hialuronat

Asam hialuronat adalah humektan yang banyak digunakan di banyak produk perawatan kulit. Ini mengunci hidrasi, membuat kulit Anda kencang dan elastis, serta mengurangi munculnya kerutan (3). Asam hialuronat juga dikenal karena khasiatnya yang menenangkan – membantu mengatasi kemerahan dan peradangan kulit.

Iqra Javed, seorang blogger, berbagi pengalamannya mengaplikasikan asam hialuronat pada kulitnya. Dia telah berjuang dengan kulit kering sepanjang hidupnya dan asam hialuronat ternyata membawa perubahan besar bagi kulitnya. Dalam blognya, ia menulis, “Kemampuannya dalam menahan kelembapan mengubah kulit saya, menjadikannya lembab dan segar (i).”

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat Tip Singkat

Gunakan face mist atau toner untuk melembabkan kulit Anda sebelum mengaplikasikan asam hialuronat untuk memaksimalkan efek hidrasinya. Lanjutkan dengan pelembab untuk mengunci kelembapan dan membuat kulit Anda tampak montok dan sehat.

  • Seramida   

Ceramide merupakan lipid atau lemak yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit Anda. Mereka melindungi pelindung kulit Anda dan meningkatkan permeabilitas (4). Meskipun secara alami terdapat pada kulit, jumlah dan efektivitasnya berkurang seiring bertambahnya usia dan kerusakan akibat sinar matahari, sehingga mengakibatkan kulit menjadi kasar dan kering. Membantu menghaluskan kulit, mengurangi garis-garis halus, dan mengencangkan kulit.

  • Shea Butter

Shea butter memiliki konsentrasi asam lemak oleat, stearat, linoleat, dan palmitat yang tinggi (5). Ini bertindak sebagai emolien dan membantu melembabkan kulit Anda. Shea butter melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari, menunda penuaan dan mengobati peradangan (6). Ini mempertahankan minyak alami kulit Anda dan merangsang produksi kolagen dan protein. Bahan ini juga menciptakan pelindung kulit yang sehat dan halus. Sifat anti-inflamasi dan anti-penuaannya menjadikannya bahan utama dalam produk perawatan kulit (6).

  • Squalena

Squalene adalah antioksidan alami yang mendetoksifikasi kulit Anda dan menunjukkan aktivitas emolien (7). Ini adalah sumber hidrasi yang sangat baik dan membuat kulit bersinar. Bahan ini melindungi penghalang lipid kulit Anda dari sinar UV yang berbahaya dan kerusakan oksidatif (8). Ini menjaga kulit Anda tetap kenyal dan mengatasi iritasi kulit tanpa meninggalkan residu berminyak (8).

  • Humektan

Humektan lain yang meningkatkan kesehatan kulit Anda termasuk asam laktat, asam glikolat, dan asam polihidroksi. Bahan-bahan ini memberikan nutrisi dan hidrasi serta membantu mengelupas kulit Anda (9).

Untuk hasil terbaik, hidrator dan pelembab harus diterapkan pada siang dan malam hari. Rutinitas perawatan kulit untuk kulit dehidrasi atau kering harus melibatkan praktik berikut.

Rutinitas Perawatan Kulit Terbaik Untuk Kulit Dehidrasi dan Kering

Rutinitas Pagi

  • Pembersih: Buatlah pilihan bijak saat memilih pembersih Anda. Pembersih yang baik lembut pada kulit dan tidak menghilangkan minyak alami. Cobalah untuk menghindari produk dengan pewangi, sulfat, dan pewarna sintetis.
  • Toner: Toner akan menghilangkan kotoran, debu, atau sisa kotoran yang tidak bisa dihilangkan oleh pembersih. Toner untuk kulit kering harus bebas alkohol dan menghidrasi. Pilih toner berbahan dasar krim untuk mengatasi kondisioner kulit kering dan bersisik.
  • Serum Pelembab: Serum sangat bagus untuk menenangkan kulit dan menghilangkan dehidrasi. Orang dengan kulit kusam dan kendor harus memilih serum dengan gliserin, asam hialuronat, atau squalene.
  • Pelembab: Pelembab menutup kebaikan serum dan mencegah hilangnya air dari kulit. Mereka melindungi kulit Anda dari sinar matahari dan kerusakan akibat radikal bebas. Mengoleskan pelembab juga akan membuat kulit Anda lembut, halus, dan bercahaya.
  • Tabir surya: Melindungi kulit Anda dengan SPF adalah langkah terakhir dari rutinitas pagi Anda. Sinar UV yang berbahaya dapat membuat kulit Anda kering dan dehidrasi serta menyebabkan penuaan dini. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperkuat pertahanan kulit Anda dengan tabir surya. Pilih yang memiliki SPF 30 atau lebih tinggi.

Rutinitas Malam

  • Pembersih: Carilah pembersih berbahan dasar minyak yang dapat menghilangkan riasan, tabir surya, kotoran, polusi, dan kotoran. Membuat kulit Anda terasa lembap, cerah, dan tenang.
  • Hidrator: Kulit kita memperbaiki dirinya sendiri di malam hari akibat stres yang dialaminya di siang hari. Selama periode tersebut, serum yang menghidrasi dengan asam hialuronat dan vitamin C bisa menjadi pilihan yang baik. Bahan-bahan ini dapat membantu memulihkan dan menutrisi kulit Anda sepanjang malam.
  • Pelembab: Krim malam atau pelembab lebih lanjut membantu memulihkan kesehatan kulit. Pilih krim malam yang mengandung bahan yang menghidrasi, seperti vitamin C, ceramide, dan asam glikolat. Bahan-bahan ini juga membantu mengatasi pigmentasi, tanda-tanda penuaan, dan warna kulit tidak merata.

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat Tip Singkat

Lanjutkan pelembab Anda dengan 2-3 tetes minyak wajah, seperti squalene atau rosehip, untuk meningkatkan rutinitas perawatan kulit malam hari Anda. Ini akan membantu mengunci kelembapan dan bekerja dari dalam saat Anda tidur.

Bagaimana Anda Mengetahui Jika Suatu Produk Melembabkan Atau Menghidrasi?

Hidrator membantu melengkapi kulit Anda dengan kelembapan yang hilang, sementara pelembab mengunci hidrasi.

Untuk kulit dehidrasi, carilah bahan-bahan seperti asam hialuronat, musin siput, lidah buaya, dan madu, sedangkan pelembap harus mengandung shea butter, lanolin, minyak mineral, gliserin, atau ceramide.

Pertama, gunakan humektan seperti asam hialuronat untuk menghidrasi kulit, lalu gunakan bahan oklusif seperti mentega atau minyak untuk menjaga kelembapannya.

Beberapa produk perawatan kulit berfungsi sebagai hidrator dan pelembab. Misalnya, masker wajah dapat memberikan manfaat terbaik bagi kulit Anda – hidrasi dan pelembab.

Beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu menjaga kulit Anda tetap lembut, halus, dan cerah. Berikut beberapa langkah untuk meningkatkan hidrasi dan kelembapan Anda.

Perubahan Gaya Hidup Apa yang Dapat Anda Lakukan?

  • Tambahkan asupan air Anda. Asupan air yang cukup membuat Anda tetap terhidrasi dan mengencangkan sel-sel kulit (10).
  • Jauhkan dari pancuran air panas. Mandi air panas menghilangkan minyak esensial dan kelembapan serta dapat merusak lapisan pelindung kulit.
  • Gunakan lembaran atau masker wajah untuk hidrasi ekstra. Masker wajah dapat membantu meningkatkan kelembapan dan tingkat hidrasi kulit Anda. Bukti berdasarkan pengalaman menunjukkan bahwa penggunaan masker telah menunjukkan efek anti penuaan pada kulit dan membuatnya bersinar.
  • Jangan melewatkan tabir surya sebelum keluar rumah. Sinar UVA dan UVB yang berbahaya merusak kolagen dan elastin kulit, sehingga menyebabkan kekeringan. Untuk mencegah masalah ini, penggunaan SPF sangatlah penting.
  • Survei yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology terhadap 1.000 orang Amerika menemukan bahwa 62% responden menilai diri mereka baik dalam hal perlindungan terhadap sinar matahari. Selain itu, 65% sering lupa mengoleskan kembali tabir surya dan 67% salah percaya bahwa tabir surya SPF 30 memberikan perlindungan lebih dibandingkan tabir surya SPF 15.
  • Konsumsilah makanan sehat dan kaya air yang membantu Anda tetap terhidrasi. Sertakan mentimun, semangka, beri, persik, tomat, selada, seledri, zucchini, dan yogurt dalam makanan Anda. Anda juga bisa mengonsumsi air kelapa, jus buah, kaldu, dan sup untuk memenuhi kebutuhan hidrasi kulit Anda.

Rutinitas perawatan kulit Anda lebih penting daripada produk yang Anda gunakan. Kesalahan apa pun dalam prosesnya dapat sangat memengaruhi tingkat hidrasi dan kelembapan kulit Anda. Berikut beberapa poin yang harus Anda patuhi agar produk Anda berfungsi.

Tips Melembabkan dan Melembabkan Kulit Anda

  • Jangan mencuci muka dengan air panas.
  • Eksfoliasi tidak lebih dari sekali atau dua kali seminggu.
  • Gunakan kembali pelembab dan tabir surya bila diperlukan.
  • Jangan menggosok wajah terlalu lama. Gunakan sapuan lembut ke arah atas.
  • Jangan menggosok wajah Anda secara agresif dengan handuk setelah dibilas. Sebagai gantinya, keringkan dengan lembut menggunakan kain katun lembut.

Hidrator dan pelembab memberi nutrisi pada kulit Anda, tetapi keduanya tidak sama. Kulit Anda merespons hidrasi dan pelembab dengan cara yang berbeda. Itu semua tergantung pada jenis kulit Anda, dan sebagian besar krim dapat membantu mengatasi keduanya. Ingatlah bahwa hidrator dapat bermanfaat bagi Anda jika Anda memiliki kulit kering, kusam, atau mengecil. Di sisi lain, pelembab akan membantu meningkatkan kesehatan kulit Anda dan memberi nutrisi jika Anda mengalami kulit kering, bersisik, garis-garis halus, atau kasar. Mengetahui perbedaannya akan membantu Anda dalam mengambil keputusan terbaik dan mengatasi kondisi kulit Anda secara efektif. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui kebutuhan kulit Anda dan menggunakan produk yang sesuai.

Pertanyaan Umum

Mana yang lebih baik, menghidrasi atau melembapkan?

Keduanya sama pentingnya. Meskipun menghidrasi kulit tanpa pelembab tidak akan membantu menutup hidrasi, melembabkan kulit yang mengalami dehidrasi hanya akan membuatnya terlihat kusam dan tidak bernyawa. Anda harus menjaga kulit tetap terhidrasi dan kemudian melembabkannya untuk mendapatkan manfaat dari kedua langkah tersebut.

Bisakah saya menggunakan hidrator sebagai pengganti pelembap?

Tidak, Anda tidak dapat menggunakan salah satu untuk menggantikan yang lain. Keduanya memiliki fungsi dan efek yang berbeda seperti yang disebutkan di atas. Gunakan keduanya bersama-sama untuk membuat kulit Anda bahagia luar dan dalam.

Lihatlah video mendalam ini untuk menemukan perbedaan antara menghidrasi dan melembabkan. Pelajari perbedaan keduanya dalam hal menjaga kelembapan kulit, menutrisi kulit, dan pentingnya masing-masing produk untuk rangkaian perawatan kulit Anda.

Pengalaman Pribadi:Sumber

Referensi

Apakah artikel ini bermanfaat?

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Pemeriksa Fakta Editor Penulis Peninjau

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Madhuri Agarwal adalah dokter kulit estetika dengan pengalaman lebih dari 16 tahun dan Direktur Medis &CEO Yavana Aesthetics Clinic. Dia melayani banyak orang dari berbagai latar belakang, termasuk nama-nama terkemuka dari dunia televisi dan mode, CEO, dan wirausahawan, serta memberikan suntikan dan teknologi canggih kepada kliennya.

Baca biografi lengkap Dr. Madhuri Agarwal

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Arshiya Syeda adalah Co-Editor-in-Chief StyleCraze dengan pengalaman 8 tahun. Sebelumnya, dia adalah seorang penulis konten yang menggabungkan keterampilan menulis dan penelitiannya untuk menulis lebih dari 200 artikel berkinerja tinggi tentang gaya rambut, perawatan rambut, dan perawatan kulit.

Baca biografi lengkap Arshiya Syeda

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Ramona adalah editor di StyleCraze dengan pengalaman 11 tahun dalam menulis dan mengedit. Dia telah menulis lebih dari 200 artikel tentang perawatan kulit dan rambut. Dia lulus dari Universitas Calcutta, Benggala Barat, dan menyelesaikan pasca sarjana dari Universitas Kalyani, Benggala Barat.

Baca biografi lengkap Ramona Sinha

Hidrasi vs. Melembabkan:Memahami Perbedaan untuk Kulit Sehat

Monomita memiliki gelar sarjana dalam bidang komunikasi massa dan produksi video dari St. Anthony's College, Shillong, dan gelar master dalam bidang jurnalisme dan komunikasi massa dari Royal Global University, Guwahati. Dia juga seorang pelatih perawatan kulit bersertifikat dengan minat yang besar terhadap tren kulit, rambut, tato, seni kuku, dan gaya hidup.

Baca biografi lengkap Monomita Chakraborty