i. Persiapan adalah kunci:
* pengelupasan: Ini bisa dibilang langkah terpenting! Pengelupasan menghilangkan sel -sel kulit mati, menciptakan permukaan yang halus dan bahkan untuk dipatuhi tan.
* Waktu: Kekelisir 24-48 jam sebelum menerapkan tan. Jangan terkelupas sebelumnya, karena dapat membuat kulit Anda lebih sensitif.
* Metode: Gunakan scrub lembut, bebas minyak, sarung tangan pengelupasan, atau loofah di kamar mandi. Berikan perhatian ekstra pada area kering seperti siku, lutut, pergelangan kaki, dan kaki. Hindari scrub keras yang mengandung minyak, karena ini dapat meninggalkan residu yang menghalangi solusi penyamakan.
* Rekomendasi: Sikat kering sebelum mandi juga merupakan cara yang bagus untuk mengelupas dan meningkatkan sirkulasi.
* mencukur atau lilin: Lakukan ini setidaknya 24 jam sebelum penyamakan. Waxing atau cukur tepat sebelumnya dapat membuka pori -pori, yang mengarah ke penyamakan dan iritasi yang tidak rata.
* Hindari Produk: Jangan oleskan lotion, minyak, deodoran, parfum, atau riasan pada kulit Anda pada hari tan. Ini dapat bertindak sebagai penghalang dan mencegah tan dari berkembang secara merata.
* Kulit Bersih: Mandi tepat sebelum mengoleskan penyamak diri untuk menghilangkan produk atau keringat yang tersisa.
* krim penghalang (opsional tapi disarankan): Oleskan lapisan tipis pelembab ke area kering seperti siku, lutut, pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan kaki Anda. Ini akan mencegah area ini menyerap terlalu banyak warna dan berubah oranye atau terlalu gelap.
* Siapkan Ruang Anda:
* Pilih area yang berventilasi baik: Tanner diri dapat memiliki bau yang kuat.
* Lindungi permukaan Anda: Letakkan handuk tua, seprai, atau tenda penyamakan sekali pakai untuk mencegah pewarnaan lantai dan furnitur Anda.
* Pencahayaan yang bagus: Pastikan Anda memiliki pencahayaan yang memadai untuk melihat di mana Anda menerapkan produk.
* Siapkan semuanya: Simpan penyamak semprot, sarung tangan, krim penghalang, dan kuas atau sarung tangan yang memadukan mudah dijangkau.
ii. Memilih produk yang tepat:
* Ketik: Pertimbangkan jenis penyamakan diri yang paling cocok untuk Anda. Ada lotion, mousses, gel, semprotan, dan tisu. Semprotan sering lebih disukai untuk digunakan di rumah karena kemudahan aplikasi.
* Warna: Pilih naungan yang sesuai dengan warna kulit alami Anda. Mulailah dengan naungan ringan hingga sedang jika Anda seorang pemula. Anda selalu dapat membangun warna dengan banyak aplikasi. Cari Tanners yang menawarkan opsi "terang," "medium," atau "gelap".
* Reputasi Merek: Meneliti merek dan membaca ulasan untuk menemukan produk terkemuka dengan imbalan warna yang baik dan garis minimal.
* Bahan: Cari penyamak yang mengandung bahan pelembab seperti lidah buaya atau asam hialuronat agar kulit Anda tetap terhidrasi. Hindari produk dengan bahan kimia atau wewangian yang keras jika Anda memiliki kulit sensitif.
* persentase dihydroxyacetone (DHA): DHA adalah bahan aktif yang menyebabkan kulit berwarna cokelat. Semakin tinggi persentase, semakin gelap tan. Mempertimbangkan:
* Kulit yang wajar: 5-8% DHA
* Kulit sedang: 8-10% DHA
* kulit zaitun/gelap: 10-12% DHA
iii. Teknik Aplikasi:
* pakai sarung tangan: Selalu pakai sarung tangan sekali pakai untuk melindungi tangan Anda dari pewarnaan.
* Kocok dengan baik: Kocok botol self-Tanner jauh sebelum digunakan.
* semprotan di bagian: Bekerja di bagian kecil (kaki, lengan, tubuh) untuk memastikan cakupan yang merata.
* Tahan kaleng dengan benar: Tahan semprotan dapat 6-8 inci dari kulit Anda dan semprotkan dalam gerakan yang terus menerus. Hindari penyemprotan terlalu dekat, karena ini dapat menyebabkan bintik -bintik gelap atau goresan.
* bahkan cakupan: Jangan terlalu jenuh kulit. Oleskan lampu, bahkan lapisan.
* Blending adalah kunci: Gunakan sarung tangan penyamakan atau memadukan kuas untuk memadukan penyamakan diri ke kulit Anda. Perhatikan area -area seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, lutut, dan siku Anda.
* wajah: Oleskan penyamakan diri ke wajah Anda terakhir, menggunakan tangan ringan. Anda dapat mencampur sedikit penyamak kulit dengan pelembab biasa untuk mencairkan warnanya. Hindari menyemprotkan langsung ke wajah Anda. Sebaliknya, semprotkan ke sarung tangan atau sikat dan oleskan dengan hati -hati.
* kembali: Ini adalah area paling sulit. Anda mungkin membutuhkan teman untuk membantu Anda dengan punggung. Jika Anda melakukannya sendiri, gunakan sarung tangan penyamakan dengan pegangan panjang atau botol semprot yang dapat disemprotkan.
* Tangan dan Kaki: Area ini cenderung menyerap lebih banyak warna. Gunakan sedikit penyamakan diri yang dicampur dengan pelembab dan berbaur dengan baik. Bersihkan telapak tangan dan telapak kaki Anda dengan kain lembab segera setelah aplikasi.
* Layering for Darkness: Jika Anda menginginkan tan yang lebih dalam, Anda dapat menerapkan lapisan kedua penyamak diri setelah lapisan pertama telah mengering sepenuhnya (biasanya 15-30 menit).
* Waktu tunggu: Biarkan penyamak diri benar-benar kering sebelum berpakaian (biasanya 10-20 menit). Gunakan pengaturan keren pada pengering rambut untuk mempercepat proses pengeringan.
* Pakai pakaian longgar: Kenakan pakaian yang longgar dan gelap sementara penyamak kulit yang berkembang untuk menghindari goresan atau noda.
iv. Perawatan Pasca-Tan:
* Hindari air: Jangan mandi, berenang, atau berolahraga setidaknya selama 4-8 jam setelah menerapkan penyamak diri. Ini memungkinkan warna berkembang sepenuhnya. Periksa instruksi produk Anda untuk rekomendasi tertentu. Beberapa formula Tan cepat memungkinkan Anda untuk mandi setelah hanya 1-3 jam.
* Bilas: Saat Anda mandi, gunakan air hangat dan hindari sabun atau scrub yang keras. Tepuk kulit Anda kering alih -alih menggosok.
* melembabkan: Melembabkan kulit Anda setiap hari untuk memperpanjang kehidupan tan Anda. Kulit terhidrasi menahan tan lebih lama.
* Hindari Pengelupasan: Hindari pengelupasan kulit atau menggunakan produk yang mengandung AHAS atau BHA, karena ini dapat menghilangkan tan.
* Touch-up: Untuk menjaga tan Anda, Anda dapat menampilkan kembali penyamakan diri setiap beberapa hari.
v. Memecahkan masalah masalah umum:
* Garis: Blender dengan penyamakan diri secara menyeluruh dan hindari menerapkan terlalu banyak produk di satu area. Gunakan sarung tangan untuk menghaluskan streak.
* warna oranye: Pilih penyamakan diri dengan persentase DHA yang lebih rendah. Hindari mengaplikasikan produk secara berlebihan.
* Tan tidak rata: Eksfoliasi dengan benar sebelum menerapkan penyamak diri. Perhatikan area kering.
* bintik -bintik gelap: Gunakan krim penghalang pada area kering seperti siku, lutut, dan pergelangan kaki.
* Tangan bernoda: Kenakan sarung tangan selama aplikasi. Jika tangan Anda ternoda, coba gunakan jus lemon atau pasta soda kue untuk meringankan warnanya.
* Patchy tan: Ini biasanya karena kulit kering atau pengelupasan kulit yang tidak rata. Pastikan untuk terkelupas dan melembabkan dengan benar sebelum menerapkan diri.
vi. Kiat tambahan:
* Praktik Make Sempurna: Jangan berkecil hati jika upaya pertama Anda tidak sempurna. Dengan latihan, Anda akan menjadi lebih baik dalam menerapkan diri penyamakan diri.
* Tes patch: Uji penyamakan diri pada area kecil kulit Anda sebelum menerapkannya pada seluruh tubuh Anda untuk memeriksa reaksi alergi atau warna yang tidak diinginkan.
* Baca instruksi: Selalu baca dan ikuti instruksi pada botol self-tanner.
* bersabar: Butuh waktu untuk mencapai diri sendiri yang sempurna. Jangan terburu -buru prosesnya.
* Pertimbangkan Extender Tan: Gunakan lotion ekstender tan untuk membantu memperpanjang kehidupan tan Anda. Lotion ini biasanya mengandung sejumlah kecil DHA.
* Perlindungan Matahari: Self-Tanner tidak memberikan perlindungan matahari. Selalu kenakan tabir surya saat Anda terkena sinar matahari.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat mencapai tan yang indah dan tampak alami dalam kenyamanan rumah Anda sendiri. Semoga beruntung!