* sabun atau deterjen: Ini mengandung molekul yang memiliki ujung yang mencintai air (hidrofilik) dan ujung yang mencintai minyak (hidrofobik). Ujung hidrofobik menempel pada minyak, dan ujung hidrofilik menempel pada air, memungkinkan minyak diangkat dan hanyut dengan air. Ini adalah metode yang paling umum dan efektif.
* air panas: Air panas membantu meleleh dan melonggarkan minyak, membuatnya lebih mudah bagi sabun atau deterjen untuk bekerja.
* agitasi atau penggosokan: Menggosok secara fisik atau agitasi permukaan berminyak membantu menghilangkan minyak dan memungkinkan sabun/deterjen untuk mengaksesnya secara lebih efektif.
* enzim: Beberapa deterjen, terutama yang digunakan untuk binatu atau pencuci piring, mengandung enzim yang memecah minyak dan bahan organik lainnya. Ini sangat efektif untuk noda minyak yang lebih keras.
Singkatnya, solusi yang paling efektif biasanya merupakan kombinasi dari air panas , sabun atau deterjen , dan agitasi .