Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> kebugaran >> Latihan

Apa jenis gerakan latihan air rutin gerakan?

Terapi latihan air, juga dikenal sebagai terapi akuatik atau hidroterapi, menggunakan daya apung, resistensi, dan tekanan air hidrostatik untuk membantu dalam rehabilitasi dan meningkatkan fungsi fisik. Berikut adalah berbagai jenis rutinitas gerakan yang digunakan dalam terapi latihan air:

1. Latihan Range of Motion (ROM):

* Tujuan: Untuk meningkatkan fleksibilitas sendi dan mengurangi kekakuan.

* Contoh:

* Lingkaran lengan: Memutar lengan ke depan dan ke belakang dalam gerakan melingkar.

* ayunan kaki: Mengayunkan kaki ke depan, ke belakang, dan menyamping.

* fleksi/ekstensi bahu: Mengangkat lengan ke depan dan menurunkannya kembali.

* Penculikan/Adduction Hip: Menggerakkan kaki menjauh dari dan menuju garis tengah tubuh.

* Pompa dan rotasi pergelangan kaki: Melenturkan dan memperpanjang kaki, dan memutar pergelangan kaki di kedua arah.

2. Latihan Penguatan:

* Tujuan: Untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Air memberikan resistensi, membuat latihan lebih menantang.

* Contoh:

* Water Walking/Running: Berjalan atau berlari di dalam air, memvariasikan kecepatan dan kedalaman untuk meningkatkan resistensi.

* lift kaki: Mengangkat kaki ke depan, ke belakang, atau menyamping sambil mempertahankan keseimbangan.

* mengangkat lengan: Mengangkat lengan ke depan, ke samping, atau overhead.

* Bicep Curls: Menggunakan ketahanan air atau menambahkan bobot untuk menggulung lengan.

* ekstensi tricep: Memperpanjang lengan terhadap resistensi air.

* squat: Melakukan squat di dalam air, menggunakan air untuk dukungan dan ketahanan.

* Lunges: Melangkah maju ke posisi lunge.

* Menggunakan dumbel air atau mie: Ini memberikan resistensi tambahan untuk berbagai latihan lengan dan kaki.

3. Latihan Kardiovaskular:

* Tujuan: Untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan kardiovaskular.

* Contoh:

* Water Walking/Running: Meningkatkan kecepatan dan intensitas.

* Jumping Jacks: Melakukan jumping jacks di dalam air.

* lutut tinggi: Mengangkat lutut tinggi saat berjalan atau berlari di tempatnya.

* Ski lintas negara: Meniru gerakan ski lintas negara.

* menginjak air: Mempertahankan daya apung tanpa memegang sisi kolam renang.

4. Latihan keseimbangan dan koordinasi:

* Tujuan: Untuk meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan proprioception (kesadaran posisi tubuh di ruang angkasa).

* Contoh:

* Berdiri di satu kaki: Memegang posisi keseimbangan pada satu kaki.

* berjalan di garis sempit: Berfokus pada menjaga keseimbangan saat berjalan.

* Tai Chi atau gerakan yang terinspirasi yoga: Melakukan gerakan yang lambat dan terkontrol untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi.

* mencapai latihan: Mencapai objek dalam arah yang berbeda sambil mempertahankan keseimbangan.

* Menggunakan perangkat flotasi: Berdiri di perangkat flotasi untuk menantang keseimbangan.

5. Latihan Penguatan Inti:

* Tujuan: Untuk memperkuat otot inti, yang penting untuk stabilitas dan postur.

* Contoh:

* papan air: Memegang posisi papan dengan lengan atau tangan di tepi kolam.

* Leg tombak: Mengangkat kaki sambil mempertahankan inti yang stabil.

* rotasi trunk: Memutar batang tubuh sambil menjaga tubuh bagian bawah stabil.

* crunches: Melakukan crunch di air, menggunakan air untuk dukungan dan ketahanan.

6. Pelatihan Kiprah:

* Tujuan: Untuk meningkatkan pola berjalan dan mengurangi rasa sakit.

* Contoh:

* Berjalan dengan postur dan penyelarasan yang tepat.

* Berlatih berjalan kaki tumit.

* berjalan dengan kecepatan dan langkah yang berbeda.

* berjalan di permukaan yang tidak rata (menggunakan mie kolam renang atau hambatan lainnya).

7. Latihan peregangan:

* Tujuan: Untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot. Kehangatan air dapat membantu rileks otot dan membuat peregangan lebih mudah.

* Contoh:

* hamstring peregangan: Meregangkan otot di belakang paha.

* peregangan betis: Meregangkan otot -otot di betis.

* Peregangan bahu: Meregangkan otot di bahu.

* peregangan dada: Meregangkan otot di dada.

Pertimbangan Penting:

* Individualisasi: Program terapi latihan air harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan spesifik individu.

* pengawasan: Sangat penting untuk memiliki terapis atau instruktur yang memenuhi syarat yang dapat memberikan panduan dan memastikan keamanan.

* Suhu air: Suhu air harus nyaman, biasanya antara 82-88 derajat Fahrenheit (28-31 derajat Celcius).

* Kedalaman: Kedalaman air dapat disesuaikan untuk memberikan berbagai tingkat dukungan dan resistensi. Air setinggi dada biasa terjadi.

* Perangkat daya apung: Mie, ikat pinggang, dan perangkat flotasi lainnya dapat digunakan untuk membantu daya apung dan dukungan.

* progresi: Latihan harus dikembangkan secara bertahap ketika kekuatan dan daya tahan individu meningkat.

Terapi latihan air dapat bermanfaat untuk berbagai kondisi, termasuk:

* Arthritis

* Nyeri punggung

* Rehabilitasi penggantian sendi

* Kondisi neurologis (mis., Stroke, multiple sclerosis)

* Cedera olahraga

* Fibromyalgia

* Obesitas

* Kehamilan

Penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk menentukan apakah terapi latihan air sesuai untuk kebutuhan pribadi Anda.