* Peningkatan Resiko Penyebaran Infeksi: Sepsis adalah respons inflamasi sistemik terhadap suatu infeksi. Patogen (bakteri, virus, jamur) ada dalam aliran darah. Pijat dapat meningkatkan sirkulasi, berpotensi menyebarkan infeksi lebih cepat ke seluruh tubuh, memperburuk sepsis dan menyebabkan kerusakan organ lebih lanjut.
* Sistem Kekebalan Tubuh Terganggu: Sepsis secara signifikan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Pijat dapat membebani tubuh secara fisik dan selanjutnya dapat menekan respons imun, sehingga menyulitkan tubuh untuk melawan infeksi.
* Ketidakstabilan Kardiovaskular: Sepsis sering kali menyebabkan ketidakstabilan kardiovaskular yang signifikan, termasuk tekanan darah rendah (hipotensi) dan detak jantung yang cepat. Pijat dapat memengaruhi tekanan darah dan sirkulasi, sehingga berpotensi memperburuk masalah ini dan menyebabkan syok atau komplikasi lain yang mengancam jiwa.
* Potensi Kerusakan Jaringan: Dalam kasus sepsis yang parah, mungkin terjadi kerusakan jaringan dan integritas jaringan terganggu. Pijat dapat semakin merusak jaringan-jaringan ini.
* Risiko Gumpalan: Sepsis dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah (trombosis). Pijat jaringan dalam, khususnya, dapat mengeluarkan bekuan darah, yang menyebabkan emboli paru atau stroke.
* Kondisi Pasien: Individu dengan sepsis biasanya sakit parah, seringkali memerlukan perawatan medis intensif. Pijat tidak cocok untuk seseorang yang berada dalam kondisi akut dan kritis ini.
Catatan Penting: Informasi ini hanya untuk pengetahuan umum dan bukan merupakan nasihat medis. Selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan yang berkualifikasi untuk diagnosis dan pengobatan kondisi medis apa pun. Pijat hanya boleh dipertimbangkan setelah sepsis teratasi dan pasien stabil serta telah mendapat izin dari dokter.