1. Pembersihan Lembut:
* Batasi frekuensi: Mencuci berlebih melucuti kulit minyak alami. Cuci hanya bila perlu, umumnya sekali sehari (atau bahkan setiap hari) kecuali Anda tampak kotor atau berkeringat.
* Gunakan air hangat: Hindari air panas, karena dapat mengeringkan kulit lebih jauh.
* Pilih pembersih yang ringan dan menghidrasi: Pilih pembersih bebas sabun, pembersih krim, atau pencucian pelembab yang dirancang khusus untuk kulit kering atau sensitif. Cari bahan seperti:
* gliserin: Humektan yang menarik kelembaban ke kulit.
* ceramides: Membantu memperbaiki penghalang kulit.
* asam hialuronat: Humektan lain.
* Minyak (mis., Shea butter, minyak zaitun, minyak jojoba): Memberikan sifat emolien.
* Hindari bahan yang keras: Menghindari:
* Wewangian dan pewarna: Iritasi umum.
* alkohol: Bisa sangat mengering.
* sulfat (sls/sles): Deterjen yang keras.
* sabun antibakteri: Biasanya tidak perlu dan dapat mengganggu flora alami kulit.
* Pat kering dengan lembut: Jangan menggosok kulit dengan penuh semangat dengan handuk. Tepuk kering untuk meninggalkan kelembaban di permukaan.
2. Pelembab langsung dan sering:
* melembabkan segera setelah dicuci: Oleskan pelembab saat kulit masih lembab untuk mengunci kelembaban. Ini *penting *.
* Pilih pelembab yang tepat:
* salep dan krim umumnya lebih baik daripada lotion: Salep (seperti jeli minyak bumi atau minyak mineral) adalah yang paling efektif karena mereka menciptakan penghalang yang mencegah kehilangan kelembaban. Krim lebih tebal dan lebih melembabkan daripada lotion.
* Pertimbangkan bahan -bahan utama:
* oklusif (jeli minyak bumi, minyak mineral, dimethicone, lanolin): Membentuk penghalang pelindung untuk mencegah kehilangan air.
* Humektan (gliserin, asam hialuronat, urea, asam laktat): Gambarlah kelembaban dari udara ke kulit.
* emolien (shea butter, cocoa butter, minyak, asam lemak): Halus dan melembutkan kulit.
* Eksperimen untuk menemukan apa yang paling berhasil: Beberapa orang lebih suka krim yang lebih tebal dan lebih kaya, sementara yang lain menganggapnya terlalu berminyak.
* Melamar kembali pelembab sepanjang hari: Terutama setelah mencuci tangan atau aktivitas apa pun yang dapat mengeringkan kulit. Jaga agar pelembab berguna di meja Anda, di mobil Anda, dll.
* Pelembab yang ditargetkan: Berikan perhatian khusus pada area yang sangat kering, seperti tangan, kaki, siku, dan lutut.
3. Humidifikasi Udara:
* Gunakan humidifier: Terutama selama bulan -bulan kering (musim dingin) ketika pemanasan dalam ruangan dapat secara signifikan mengurangi tingkat kelembaban. Bertujuan untuk tingkat kelembaban sekitar 40-60%.
* Tempatkan di kamar tidur Anda: Jadi itu menguntungkan Anda saat Anda tidur.
* Bersihkan humidifier Anda secara teratur: Untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.
4. Hindari iritasi:
* meminimalkan paparan bahan kimia yang keras: Kenakan sarung tangan saat melakukan piring atau membersihkan.
* Pilih deterjen cuci bebas wewangian: Banyak deterjen mengandung wewangian dan pewarna yang menjengkelkan.
* Hindari kontak berkepanjangan dengan air: Jika memungkinkan, batasi durasi pancuran dan mandi.
* Mati Kain: Kenakan kain lembut, bernapas seperti kapas dan hindari wol atau bahan sintetis yang dapat mengiritasi kulit.
* Hindari goresan: Ini dapat memperburuk kekeringan dan menyebabkan kerusakan kulit.
5. Perlindungan Matahari:
* Gunakan tabir surya setiap hari: Bahkan pada hari -hari mendung. Pilih tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Cari formulasi yang dirancang untuk kulit sensitif.
* Sunburn memperburuk kulit kering: Lebih jauh merusak penghalang kulit.
6. Hidrasi dan Diet:
* Minum banyak air: Tetap terhidrasi membantu menjaga kulit tetap lembab dari dalam ke luar.
* Makan Diet Sehat: Fokus pada buah -buahan, sayuran, dan lemak sehat, yang dapat mendukung kesehatan kulit. Asam lemak omega-3 (ditemukan pada ikan, biji rami, dan kenari) sangat bermanfaat.
7. Pertimbangan Gaya Hidup:
* Hindari merokok: Merokok kerusakan kolagen dan elastin, yang dapat berkontribusi pada kulit kering.
* Kelola stres: Stres dapat memperburuk kondisi kulit. Temukan cara sehat untuk mengelola stres, seperti olahraga, yoga, atau meditasi.
Kapan mencari nasihat medis:
* Jika langkah -langkah perawatan di rumah tidak meningkatkan kekeringan setelah beberapa minggu.
* Jika kekeringannya parah, menyebabkan retak, pendarahan, atau gatal yang kuat.
* Jika Anda mencurigai kondisi kulit yang mendasarinya (mis. Eksim, psoriasis).
* Jika Anda mengembangkan tanda -tanda infeksi (mis., Kemerahan, pembengkakan, nanah).
Pertimbangan Penting:
* Konsistensi adalah kunci: Efektivitas rekomendasi ini tergantung pada kepatuhan yang konsisten.
* kebutuhan individu bervariasi: Apa yang bekerja dengan baik untuk satu orang mungkin tidak bekerja dengan baik untuk orang lain. Anda mungkin perlu bereksperimen dengan berbagai produk dan teknik untuk menemukan yang terbaik untuk kulit Anda.
* Kondisi medis yang mendasari: Dalam beberapa kasus, kulit kering dapat menjadi gejala kondisi medis yang mendasarinya (mis., Hipotiroidisme, diabetes). Penting untuk mengesampingkan penyebab medis jika kekeringan parah atau gigih.
Dengan mengikuti tips perawatan di rumah ini, Anda seringkali dapat secara signifikan meningkatkan xerosis ringan dan menjaga kulit yang sehat dan terhidrasi. Ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau penyedia layanan kesehatan jika Anda memiliki masalah atau jika kondisi Anda tidak membaik dengan perawatan di rumah.