Bahan -bahan utama (umumnya konsisten):
* gliserin: Humektan yang menarik dan mempertahankan kelembaban di kulit.
* Minyak Mineral (Paraffinum Liquidum): Emolien oklusif yang membantu menciptakan penghalang untuk mencegah kehilangan kelembaban. *Catatan:Bahan ini terkadang kontroversial.*
* minyak wijen: Emolien dengan sifat penyusup kulit dan anti-oksidan.
* Ekstrak biji bunga matahari: Anti-iritasi.
* Ekstrak barley: Anti-iritasi.
* Ekstrak Buah Mentimun: Anti-iritasi.
* natrium hyaluronate: Humektan yang kuat yang menarik kelembaban dari atmosfer ke kulit.
* urea: Membantu kulit mempertahankan kelembaban.
Daftar Bahan Umum (ini tidak lengkap, dan mungkin sedikit berbeda):
Air/Aqua/Eau, Minyak Mineral/Parafinum Liquidum/Huile Minérale, Gliserin, Petrolatum, Asam Stearat, Glyceryl Stearat, Minyak Sesamum Indicum (Wijen), Ekstrak Kolam, Ekstrak Kolam, Kolamus, Hordeum Vulgeum (Barley) Ekstrak/Ekstrak Lanolin) Helianthus annuus (Sunflower) Seedcake, Propylene Glycol Dicaprate, Sodium Hyaluronate, Butylene Glycol, Pentylene Glycol, Trisodium EDTA, Fenoksietanol, Red 6 (CI 15985), Kuning 5 (CI 19140), Red 33 (CI 15985), Yellow 5 (CI 19140), Red 33 (CI 1522), Yellow 5 (CI 19140), Red 33 (CI 172), Yellow 5 (CI 19140), Red 33 (CI), CI.
Pertimbangan Penting:
* Periksa label: Daftar bahan yang paling akurat akan selalu ada di kemasan produk itu sendiri. Selalu merujuk pada produk spesifik yang Anda miliki.
* Perubahan formulasi: Merek terkadang mengubah formula mereka. Selalu baik untuk memeriksa ulang jika Anda peka terhadap bahan-bahan tertentu.
* Variasi: Clinique juga menawarkan versi lain dari pelembab yang berbeda secara dramatis, seperti gel (untuk kulit berminyak) dan jeli hidrasi. Bahan -bahan di dalamnya akan berbeda.
Untuk benar -benar yakin dengan bahan -bahan dalam botol spesifik Anda, konsultasikan dengan kemasannya. Anda juga sering dapat menemukan daftar bahan di situs web Clinique atau situs web pengecer yang menjual produk.