bubuk kohl:
Secara tradisional, Kohl dibuat dari:
* galena (timbal sulfida): Ini adalah bahan yang paling tradisional dan kontroversial. Ini memberikan warna hitam yang intens dan diyakini oleh beberapa orang memiliki sifat obat (meskipun ini sebagian besar tidak berdasar dan membawa risiko kesehatan).
* stibnite (antimon sulfida): Mineral gelap lainnya digunakan sebagai pewarna. Seperti Galena, ia memiliki masalah kesehatan yang potensial.
* bahan lain (bervariasi): Kemenyan, mur, kelopak mawar, cendana, jelaga, minyak zaitun, dan rempah -rempah dan rempah -rempah lainnya kadang -kadang ditambahkan untuk manfaat obat yang dirasakan, wewangian, atau untuk meningkatkan tekstur.
bubuk kohl modern biasanya mencoba menghindari timbal. Mereka sering mengandung:
* besi oksida (CI 77499): Pigmen hitam umum, dianggap aman.
* karbon hitam (CI 77266): Pigmen hitam lain, juga dianggap aman ketika digunakan dengan benar (meskipun ada beberapa kekhawatiran seputar inhalasi partikel ultrafine).
* pigmen lain: Pigmen mineral lainnya seperti ultramarines, atau bahkan titanium dioksida (untuk tampilan yang lebih ringan dan lebih lembut).
* agen pengikat: Ini membantu bubuk menempel pada kulit. Contohnya termasuk:
* Stearate (seperti seng stearat atau magnesium stearate)
* Silika
* Talc (meskipun penggunaannya berkurang karena potensi masalah kontaminasi asbes)
eyeliner cair:
Eyeliners cair umumnya terdiri dari tiga komponen utama:
1. Pigmen: Berikan warnanya.
* hitam: Karbon hitam (CI 77266), besi oksida (CI 77499)
* warna lain: Titanium dioksida (CI 77891 - Putih), ultramarines (CI 77007 - Biru), kromium oksida hijau (CI 77288), ferrocyanide ferric (CI 77510 - biru), dll.
2. Pembentuk film: Buat film fleksibel yang melekat pada kulit dan membantu eyeliner tetap di tempatnya. Ini sering polimer.
* Acrylates copolymer
* Styrene/akrilat kopolimer
* Poliuretan
* PVP (Polyvinylpyrrolidone)
3. Basis cair (kendaraan): Membawa pigmen dan pembentuk film dan memungkinkan aplikasi yang halus.
* Air (seringkali bahan utama)
* Alkohol (membantu dengan pengeringan cepat, tetapi dapat mengering ke kulit)
* Glikol (seperti propilen glikol atau butilena glikol - bertindak sebagai humektan, menarik kelembaban ke kulit)
Additive lain dalam eyeliner cair:
* pengental: Membantu mengontrol viskositas formula (mis., Gum selulosa, permen karet xanthan).
* surfaktan (pengemulsi): Bantu mencampur bahan -bahan yang tidak berbaur secara alami, seperti minyak dan air (mis., Polisorbat).
* Pengawet: Cegah pertumbuhan mikroba (mis., Fenoksietanol, kalium sorbat, natrium benzoat).
* penyesuaian pH: Pastikan formula berada pada pH yang aman dan nyaman untuk kulit (mis., Asam sitrat, natrium hidroksida).
* Humektan: Membantu mempertahankan kelembaban (mis., Gliserin, asam hialuronat).
Eyeliner pensil:
Eyeliners pensil pada dasarnya adalah lilin dan minyak berwarna.
1. Lilin: Berikan struktur dan kekerasan pada pensil.
* Carnauba Wax
* Lilin Candelilla
* Lilin lebah
* Lilin sintetis (mis., Lilin mikrokristalin)
2. Minyak dan emolien: Berkontribusi pada kehalusan dan luncuran pensil.
* Minyak jarak
* Minyak kelapa
* Minyak Sayuran
* Trigliserida Caprylic/Capric
* Isopropil myristate
3. Pigmen: Sama seperti eyeliner cair (karbon hitam, oksida besi, titanium dioksida, dll.).
4. Pengisi: Tambahkan massal dan bantuan dengan tekstur.
* Bedak (meskipun penggunaannya berkurang)
* Mika
* Silika
* Kaolin Clay
5. pengikat: Pegang bahan -bahannya.
* Stearate (seperti seng stearat atau magnesium stearate)
6. Antioksidan: Membantu mencegah minyak menjadi tengik (mis., Tokoferol - vitamin E).
7. Pengawet: Mirip dengan eyeliner cair, untuk mencegah pertumbuhan mikroba (mis., Fenoksietanol).
Pertimbangan Penting:
* Daftar Bahan: Selalu periksa daftar bahan spesifik dari produk yang Anda pertimbangkan, karena formulasi sangat bervariasi.
* Alergen potensial: Waspadai potensi alergen atau iritasi. Yang umum termasuk pengawet tertentu, wewangian, dan pewarna.
* Keselamatan: Berhati -hatilah dengan Kohl tradisional, terutama jika mengandung timah. Cari alternatif modern dan bebas timbal.
* Kualitas: Pilih merek terkemuka yang mematuhi standar keamanan dan pengujian yang ketat.
* Peraturan EU dan FDA: Peraturan tentang bahan -bahan bervariasi berdasarkan negara, sehingga produk yang dianggap aman di satu wilayah mungkin tidak ada di negara lain.
Informasi ini hanya untuk pengetahuan umum dan bukan pengganti nasihat medis atau kosmetik profesional. Konsultasikan dengan dokter kulit atau profesional yang memenuhi syarat jika Anda memiliki kekhawatiran tentang bahan atau produk tertentu.