* melanin dan sinar matahari: Melanin adalah pigmen di kulit yang melindungi terhadap radiasi UV. Orang -orang di daerah dengan paparan sinar matahari yang tinggi (seperti Afrika) berevolusi untuk memiliki lebih banyak melanin, menghasilkan kulit yang lebih gelap, untuk melindungi terhadap kerusakan kulit dan penipisan folat.
* Sintesis Vitamin D: Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang dan fungsi kekebalan tubuh. Tubuh menghasilkan vitamin D ketika kulit terpapar sinar matahari. Di daerah dengan sinar matahari yang lebih sedikit (seperti Eropa utara dan Asia), kulit yang lebih gelap akan menghambat produksi vitamin D, yang mengarah ke kekurangan.
* Keuntungan Evolusi: Ketika manusia bermigrasi ke garis lintang yang lebih tinggi dengan sinar matahari yang lebih sedikit, mereka yang memiliki kulit yang lebih ringan (lebih sedikit melanin) mampu menghasilkan lebih banyak vitamin D. Ini memberikan keuntungan bertahan hidup, karena mereka memiliki tulang yang lebih sehat dan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat. Seiring waktu, ini menyebabkan prevalensi kulit yang lebih besar pada populasi ini.
Oleh karena itu, kulit yang lebih ringan adalah adaptasi terhadap lingkungan dengan kadar sinar matahari yang lebih rendah, memungkinkan sintesis vitamin D yang cukup.