Inilah mengapa:
* rambut basah: Saat rambut sangat basah, ia membentang lebih mudah. Hal ini dapat menyebabkan pemotongan yang tidak merata dan kesulitan mengendalikan rambut selama proses pemotongan.
* Rambut kering: Pisau cukur memotong rambut kering dapat menyebabkan kerusakan, ujung terbelah, dan tekstur kasar yang tidak rata.
* Rambut lembab: Rambut lembab memberikan jumlah slip yang tepat untuk pisau cukur untuk meluncur dengan lancar, memungkinkan pemotongan yang tepat dan sentuhan akhir yang lebih lembut dan bertekstur. Lebih mudah dikendalikan dan kurang rentan terhadap kerusakan daripada saat kering.
Namun, tingkat kelembaban spesifik dapat tergantung pada jenis rambut, hasil yang diinginkan, dan preferensi stylist. Beberapa stylist mungkin lebih suka rambut yang sedikit lebih basah untuk teknik atau jenis rambut tertentu.
Pada akhirnya, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan stylist profesional untuk saran yang dipersonalisasi tentang teknik pemotongan pisau cukur untuk jenis rambut spesifik Anda dan gaya yang diinginkan.