untuk kulit:
* Faktor Kelembaban Alami (NMFS): Ini adalah senyawa yang larut dalam air yang ada di stratum corneum (lapisan luar kulit). Mereka menarik dan mengikat air, menjaga kulit tetap terhidrasi. Contohnya termasuk asam amino, urea, asam laktat, dan asam hialuronat.
* Lipid: Penghalang lipid kulit, terdiri dari ceramides, kolesterol, dan asam lemak, sangat penting. Penghalang ini mencegah kehilangan air dari kulit dan melindungi terhadap iritasi eksternal.
* sebum (minyak): Kelenjar sebaceous menghasilkan sebum, zat berminyak yang melumasi kulit dan rambut. Sebum membantu mempertahankan kelembaban dan menciptakan penghalang pelindung.
* Hidrasi: Minum air yang cukup membantu melembabkan tubuh dan kulit dari dalam ke luar.
* Faktor Lingkungan:
* Kelembaban: Kelembaban yang lebih tinggi di udara berarti lebih sedikit kelembaban menguap dari kulit.
* Suhu: Suhu ekstrem, terutama udara dingin dan kering, dapat melepaskan kelembaban dari kulit.
* Paparan sinar matahari: Paparan sinar matahari yang berlebihan merusak penghalang lipid kulit dan menyebabkan kehilangan kelembaban.
* Praktik perawatan kulit:
* Pelembab: Emolien (seperti minyak dan mentega) mengisi celah antara sel -sel kulit, oklusif (seperti jeli minyak bumi dan lilin) menciptakan penghalang untuk mencegah kehilangan air, dan humektan (seperti gliserin dan asam hialuronat) menarik kelembaban ke kulit.
* Pembersih Lembut: Sabun dan deterjen yang keras dapat melucuti kulit minyak alami. Menggunakan pembersih pH-seimbang ringan adalah penting.
* Pengelupasan: Pengelupasan teratur dan lembut menghilangkan sel -sel kulit mati, memungkinkan pelembab untuk menembus lebih efektif.
* tabir surya: Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari membantu menjaga penghalang lipid dan mencegah kehilangan kelembaban.
* Menghindari bahan kimia yang keras: Minimalkan paparan bahan kimia keras yang ditemukan di beberapa produk pembersih atau barang perawatan pribadi.
* Diet: Diet seimbang yang kaya akan asam lemak esensial, vitamin, dan mineral mendukung fungsi kulit yang sehat.
* Kondisi medis yang mendasari: Kondisi medis tertentu (seperti eksim, psoriasis, atau diabetes) dapat berkontribusi pada kulit kering. Mengelola kondisi ini sangat penting.
untuk rambut:
* sebum (minyak): Sama seperti kulit, sebum yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous kulit kepala sangat penting untuk melumasi poros rambut dan mencegah kekeringan.
* Kutikula Rambut: Lapisan luar poros rambut, kutikula, terdiri dari timbangan yang tumpang tindih. Ketika kutikula halus dan utuh, ia mempertahankan kelembaban dan melindungi lapisan dalam. Kerusakan kutikula (dari gaya panas, perawatan kimia, atau menyikatnya yang keras) menyebabkan kehilangan kelembaban.
* Kelembaban internal: Rambut secara alami berpori dan menyerap kelembaban dari lingkungan. Mempertahankan keseimbangan kelembaban internal yang sehat adalah penting.
* Praktik perawatan rambut:
* Kondisioner: Kondisioner membantu menghaluskan kutikula rambut, merosot rambut, dan menambahkan kelembaban.
* Minyak rambut/serum: Minyak dan serum dapat membantu menyegel kelembaban dan melindungi rambut dari kerusakan lingkungan.
* Menghindari pencucian berlebih: Keramas yang sering dapat melucuti rambut minyak alami.
* sampo lembut: Menggunakan sampo bebas sulfat dan pelembab dapat mencegah kekeringan.
* Perlindungan panas: Menggunakan produk pelindung panas sebelum penataan panas (blow drying, pelurusan, keriting) meminimalkan kerusakan pada kutikula rambut.
* Membatasi Perawatan Kimia: Perawatan kimia (seperti perms, relaxer, dan pewarnaan) dapat merusak rambut dan membuatnya lebih rentan kering.
* Gaya Pelindung: Gaya seperti kepang atau roti dapat melindungi rambut dari kerusakan lingkungan dan mengurangi kehilangan kelembaban.
* Menggunakan sarung bantal satin/sutra atau kap: Sarung bantal kapas dapat menyerap kelembaban dari rambut.
* Diet: Diet seimbang yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral mendukung pertumbuhan rambut yang sehat dan membantu menjaga kelembaban.
* Hidrasi: Minum cukup air penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut.
* Faktor Lingkungan:
* Paparan sinar matahari: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kutikula rambut dan mengeringkannya.
* klorin/air garam: Klorin dan air garam dapat melucuti rambut minyak alami.
* Kondisi medis yang mendasari: Kondisi atau obat medis tertentu dapat mempengaruhi kesehatan rambut dan berkontribusi pada kekeringan.
Ringkasan:
Mencegah kulit dan rambut kering melibatkan kombinasi faktor internal (genetika, diet, hidrasi) dan faktor eksternal (lingkungan, perawatan perawatan kulit/perawatan rambut). Dengan memahami faktor -faktor ini dan membuat pilihan yang tepat, Anda dapat mempertahankan kulit dan rambut yang sehat dan terhidrasi.