* Bahan: Kapur trotoar dirancang untuk permukaan kasar seperti beton. Seringkali mengandung pigmen dan pengikat yang lebih kasar yang bisa abrasif dan mengeringkan rambut.
* Kerusakan rambut: Sifat abrasif dari kapur trotoar dapat merusak kutikula rambut, menyebabkan kekeringan, kerapuhan, kerusakan, dan ujung terbelah.
* Kesulitan mencuci: Pigmen kapur trotoar bisa lebih sulit untuk dihapus sepenuhnya dari rambut dibandingkan dengan kapur yang diformulasikan secara khusus untuk rambut.
* Aplikasi yang tidak rata: Ukuran partikel yang lebih besar dari kapur trotoar dapat menghasilkan aplikasi warna yang kurang merata dan lebih tidak merata.
* Potensi iritasi kulit: Meskipun kurang umum, beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit atau reaksi alergi dari bahan -bahan di kapur trotoar.
Jika Anda ingin mewarnai rambut Anda sementara, yang terbaik adalah menggunakan produk yang dirancang khusus untuk tujuan itu:
* Kapur rambut: Ini diformulasikan dengan pigmen dan bahan yang lebih halus yang kurang merusak rambut.
* Semprotan warna rambut: Ini memberikan perubahan warna yang cepat dan sementara yang mudah tersapu.
* Lilin Warna Rambut/Pomade: Ini dapat menambah warna dan penahanan gaya, tetapi kadang -kadang bisa berantakan.
Jika Anda akan menggunakan kapur trotoar:
* Periksa bahan: Cari kapur dengan bahan -bahan minimal dan hindari mereka yang memiliki bahan kimia atau pewarna yang keras.
* Tes Strand: Uji kapur pada bagian kecil yang tidak mencolok dari rambut Anda terlebih dahulu untuk melihat bagaimana reaksinya.
* melembabkan: Oleskan kondisioner cuti atau minyak rambut ke rambut Anda sebelum kapur untuk membantu melindunginya dari pengeringan.
* Cuci Lembut: Saat mencuci kapur, gunakan sampo dan kondisioner ringan.
Sebagai kesimpulan, saat Anda * dapat * secara teknis menggunakan kapur trotoar pada rambut Anda, itu bukan pilihan terbaik atau paling aman. Jauh lebih baik menggunakan produk khusus rambut untuk menghindari potensi kerusakan dan mencapai hasil yang lebih baik.