Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Dari mana ekstensi rambut?

Asal usul ekstensi rambut dapat sangat bervariasi, dan ini adalah topik yang kompleks dan terkadang kontroversial. Inilah gangguan:

Sumber ekstensi rambut manusia:

* India: Sebagian besar ekstensi rambut manusia, terutama untuk pasar Remy (kutikula-intak), berasal dari India. Rambut ini sering bersumber dari kuil, di mana para penyembah menyumbangkan rambut mereka sebagai bagian dari ritual agama. Ini umumnya dianggap sebagai sumber yang lebih etis, karena sumbangannya sukarela.

* China: Cina adalah pemain utama di pasar ekstensi rambut, memproses rambut dari berbagai sumber, termasuk India dan negara -negara Asia lainnya. Namun, ada kekhawatiran tentang sumber etika rambut di Cina, dengan beberapa laporan yang menunjukkan itu mungkin berasal dari penjara atau individu yang dipaksa untuk menjual rambut mereka.

* Asia Tenggara (mis., Vietnam, Myanmar, Kamboja): Rambut sering bersumber dari komunitas pedesaan di negara -negara ini, di mana individu dapat menjual rambut mereka untuk menambah pendapatan mereka. Kekhawatiran etis dapat muncul di sini jika orang ditekan atau dieksploitasi.

* Eropa dan Rusia: Rambut dari daerah ini sering dianggap kualitas yang lebih tinggi dan memerintahkan harga yang lebih tinggi. Biasanya dijual oleh individu dengan sukarela, tetapi pasokannya terbatas.

Pertimbangan Penting:

* Remy Hair: Ini mengacu pada rambut yang memiliki kutikula utuh dan selaras ke arah yang sama (akar ke ujung). Remy rambut kurang rentan terhadap kusut dan anyaman dan umumnya bertahan lebih lama. Seringkali dari satu donor dan lebih berharga

* rambut non-emi: Rambut ini memiliki kutikula yang dilucuti (sering dengan asam) untuk mencegah kusut karena dikumpulkan dari berbagai sumber. Mungkin dilapisi dengan silikon untuk memberikan penampilan yang halus, tetapi lapisan ini hilang dari waktu ke waktu, yang mengarah ke kusut.

* Ekstensi Rambut Sintetis: Ini terbuat dari serat sintetis seperti nilon, akrilik, atau polivinil klorida (PVC). Mereka lebih murah daripada ekstensi rambut manusia tetapi tidak terlihat alami, tidak bisa bergaya panas, dan tidak bertahan lama.

Kekhawatiran Etis:

* Industri ekstensi rambut telah menghadapi pengawasan karena kekhawatiran tentang eksploitasi, upah yang adil, dan donasi rambut paksa. Beberapa laporan menunjukkan bahwa wanita di negara -negara miskin ditekan atau ditipu untuk menjual rambut mereka dengan sangat sedikit uang. Sangat penting untuk menyadari masalah ini dan memilih merek terkemuka yang memprioritaskan sumber etika.

Bagaimana memilih ekstensi rambut yang bersumber secara etis:

* meneliti merek: Cari merek yang transparan tentang praktik sumber mereka dan berkomitmen untuk sumber etika.

* Cari sertifikasi: Meskipun tidak ada sertifikasi universal untuk sumber rambut etis, beberapa merek mungkin memiliki kemitraan dengan organisasi yang mempromosikan perdagangan yang adil dan sumber yang bertanggung jawab.

* Ajukan pertanyaan: Jangan ragu untuk bertanya kepada vendor atau stylist tentang asal -usul rambut dan praktik sumbernya.

* Pertimbangkan harganya: Harga yang sangat rendah bisa menjadi bendera merah, karena mereka dapat mengindikasikan sumber yang tidak etis atau rambut berkualitas rendah.

Singkatnya, ekstensi rambut dapat berasal dari berbagai tempat, dan penting untuk menyadari implikasi etis industri dan memilih merek yang memprioritaskan sumber yang bertanggung jawab.