i. Persiapan Terapis
* Kebersihan Pribadi:
* Cuci tangan: Ini adalah yang terpenting. Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik (mengikuti teknik pencucian tangan yang tepat) sebelum dan sesudah setiap klien, dan setelah kontaminasi potensial (mis., Menyentuh rambut, bersin, menggunakan kamar kecil). Sanitizer tangan adalah suplemen yang baik, tetapi bukan pengganti untuk mencuci tangan ketika tangan terlihat kotor.
* Bersihkan Seragam: Kenakan pakaian kerja yang bersih, seragam atau tepat setiap hari.
* rambut: Rambut harus bersih, diikat ke belakang atau ditahan, dan menjauhkan diri dari wajah.
* Perhiasan: Minimalkan perhiasan, terutama cincin dan gelang, karena mereka dapat menampung bakteri dan berpotensi menggaruk klien. Jika memakai perhiasan, pastikan itu bersih dan tidak mengganggu perawatan.
* kuku: Jaga kuku pendek, bersih, dan terawat baik. Hindari kuku buatan, karena mereka dapat menampung bakteri. Jika memakai cat kuku, pastikan tidak terkelupas.
* Hindari aroma yang kuat: Jangan memakai parfum atau semprotan tubuh yang kuat, karena beberapa klien mungkin sensitif atau alergi.
* Peralatan Pelindung Pribadi (APD):
* Sarung Tangan: Kenakan sarung tangan sekali pakai untuk perawatan apa pun di mana ada risiko kontak dengan darah, cairan tubuh, atau bahan yang terkontaminasi. Ubah sarung tangan antara klien dan setelah kontaminasi apa pun.
* topeng: Kenakan topeng, terutama saat melakukan perawatan yang dekat dengan wajah klien atau ketika diamanatkan oleh peraturan kesehatan atau kebijakan salon (mis., Selama pandemi).
* Perlindungan Mata: Kenakan kacamata pengaman atau perisai wajah jika ada risiko percikan atau semprotan (mis., Selama perawatan kimia).
* celemek/gaun: Gunakan celemek atau gaun pelindung untuk melindungi pakaian dari noda atau kontaminasi.
* Kesehatan &Kebugaran:
* tetap di rumah saat sakit: Jika merasa tidak sehat atau menunjukkan gejala penyakit menular, tetap di rumah untuk mencegah menyebarkannya ke klien dan kolega.
* Vaksinasi: Pastikan vaksinasi terkini seperti yang direkomendasikan oleh profesional kesehatan.
* Pengetahuan dan Keterampilan:
* Pelatihan yang tepat: Dilatih dan disertifikasi dengan benar dalam layanan yang Anda sediakan.
* pengetahuan terkini: Tetap terkini dengan praktik terbaik industri, teknik baru, dan peraturan keselamatan.
* Pengetahuan Produk: Memiliki pemahaman menyeluruh tentang produk yang Anda gunakan, termasuk bahan -bahannya, kontraindikasi, dan aplikasi yang tepat.
ii. Persiapan Klien
* Konsultasi:
* Riwayat klien: Lakukan konsultasi menyeluruh dengan setiap klien untuk mengumpulkan informasi tentang riwayat medis mereka, alergi, kondisi kulit, dan faktor -faktor lain yang relevan yang dapat mempengaruhi perawatan. Gunakan formulir konsultasi untuk mendokumentasikan informasi.
* Kontraindikasi: Identifikasi kontraindikasi apa pun (alasan mengapa pengobatan tidak boleh dilakukan) berdasarkan riwayat klien dan kondisi saat ini.
* Penjelasan pengobatan: Jelaskan proses perawatan kepada klien, termasuk langkah -langkah yang terlibat, hasil yang diharapkan, dan potensi risiko atau efek samping.
* informed consent: Dapatkan informed consent dari klien sebelum melanjutkan dengan perawatan. Ini bisa berupa perjanjian verbal atau tertulis, tergantung pada kebijakan perawatan dan salon.
* Tes patch: Lakukan uji tambalan 24-48 jam sebelum perawatan menggunakan bahan kimia atau produk yang kuat dengan potensi alergi tinggi.
* Kenyamanan dan Keselamatan Klien:
* Draping: Menggantungkan klien dengan benar untuk melindungi pakaian mereka dan memastikan kesederhanaan. Gunakan handuk bersih, seprai, atau tirai sekali pakai.
* Posisikan: Posisikan klien dengan nyaman di tempat tidur atau kursi perawatan. Gunakan bantal atau penyangga sesuai kebutuhan.
* Perlindungan Mata: Berikan pelindung mata (mis., Cotton bantalan, kacamata) selama perawatan di mana ada risiko produk masuk ke mata.
* Penghapusan perhiasan: Minta klien untuk menghapus perhiasan apa pun yang dapat mengganggu perawatan atau menjadi terkontaminasi.
* Persiapan kulit: Bersihkan dan persiapkan kulit klien sesuai kebutuhan sebelum perawatan.
* Alergi:
* Tanyakan tentang alergi: Selalu konfirmasi alergi yang mungkin dimiliki klien sebelum memulai perawatan.
* Periksa label produk: Periksa dengan hati -hati daftar bahan dari semua produk untuk memastikan mereka tidak mengandung alergen yang diketahui.
iii. Persiapan Area Kerja
* Kebersihan dan Kebersihan:
* Sanitasi/Disinfeksi: Bersihkan dan sanitasi atau desinfeksi semua permukaan dan peralatan di antara klien. Ini termasuk tempat tidur perawatan, kursi, meja, troli, dan alat apa pun yang bersentuhan dengan kulit klien.
* Sanitasi mengurangi jumlah kuman di permukaan ke tingkat yang aman.
* Disinfeksi membunuh sebagian besar kuman di permukaan.
* Sterilisasi membunuh semua kuman di permukaan; Gunakan ini untuk alat yang menembus kulit.
* Gunakan disinfektan yang terdaftar EPA: Gunakan desinfektan yang terdaftar EPA yang efektif melawan bakteri, virus, dan jamur. Ikuti instruksi pabrik untuk pengenceran dan waktu kontak yang tepat.
* Bersihkan linen: Gunakan linen yang bersih dan baru dicuci (handuk, lembaran) untuk setiap klien.
* Item sekali pakai: Gunakan item sekali pakai (mis., Cotton bantalan, aplikator, spatula) jika memungkinkan.
* Pembuangan limbah: Buang limbah yang terkontaminasi (mis., Bantalan kapas bekas, sarung tangan) dalam wadah limbah tertutup yang ditentukan.
* Pembersihan lantai: Jaga agar lantai tetap bersih dan bebas dari puing -puing. Menyapu atau meleleh secara teratur.
* Organisasi dan Efisiensi:
* Siapkan persediaan: Kumpulkan semua persediaan dan peralatan yang diperlukan sebelum klien tiba.
* Atur alat: Mengatur alat dengan cara yang bersih dan mudah diakses.
* pencahayaan: Pastikan pencahayaan yang memadai untuk perawatan.
* Suhu: Pertahankan suhu kamar yang nyaman untuk klien.
* Keselamatan:
* Keselamatan Listrik: Pastikan semua peralatan listrik dalam urutan kerja yang baik dan dibumikan dengan benar.
* Penyimpanan Kimia: Simpan bahan kimia dengan aman dan sesuai dengan instruksi pabrik.
* Kit P3K: Memiliki kit P3K yang lengkap tersedia.
* Prosedur Darurat: Jadilah akrab dengan prosedur darurat, termasuk rute evakuasi dan informasi kontak untuk layanan darurat.
* Ventilasi: Pastikan ventilasi yang memadai di area kerja, terutama saat menggunakan bahan kimia.
* Penampilan Profesional:
* bersih dan terorganisir: Pertahankan area kerja yang bersih, terorganisir, dan terlihat profesional.
* Suasana yang menyenangkan: Buat suasana santai dan ramah untuk klien (mis., Musik lembut, aroma yang menyenangkan).
dalam ringkasan
Tujuan keseluruhannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman, higienis, dan nyaman bagi terapis dan klien. Ini melibatkan perhatian yang cermat terhadap kebersihan pribadi, konsultasi dan persiapan klien, dan praktik pembersihan dan desinfeksi yang menyeluruh di area kerja. Mematuhi persyaratan ini membantu mencegah penyebaran infeksi, meminimalkan risiko reaksi yang merugikan, dan mempromosikan pengalaman positif dan profesional bagi klien. Selalu ikuti peraturan lokal dan nasional juga.