Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Riasan Bibir

Bagaimana cara memperbaiki bekas luka komedo mencoba meletus di bibir dan tidak pernah keluar?

Oke, sepertinya Anda berurusan dengan komedo yang gigih dan sekarang mungkin bekas luka setelah mencoba mengekstraknya. Penting untuk dipahami bahwa * memetik dan bermunculan seringkali dapat membuat segalanya lebih buruk dan menyebabkan jaringan parut. * Inilah gangguan dari apa yang mungkin terjadi dan bagaimana mendekati memperbaikinya:

Apa yang mungkin terjadi:

* itu bukan komedo: Mungkin itu bukan komedo sederhana. Mungkin komedon yang lebih dalam, lebih keras kepala, atau bahkan filamen sebaceous.

* Peradangan: Upaya muncul menyebabkan peradangan. Peradangan menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan dapat merusak jaringan di sekitarnya.

* Trauma: Kulit di sekitar bibir halus. Memaksa ekstraksi dapat memecah folikel dan menyebabkan bekas luka.

* Hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH): Ini adalah penggelapan kulit yang terjadi setelah peradangan. Ini adalah jenis perubahan warna yang umum setelah jerawat atau cedera kulit lainnya.

* kemungkinan bekas luka: Tergantung pada kedalaman kerusakan, Anda bisa memiliki bekas luka ringan (seringkali sedikit perubahan tekstur atau lubang kecil).

Apa * tidak * harus dilakukan:

* Jangan terus memilih: Benar -benar berhenti mencoba mengekstrak apapun. Ini hanya akan memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko jaringan parut lebih lanjut.

* Hindari scrub keras: Menggosok agresif akan mengganggu area tersebut dan menghambat penyembuhan.

* abaikan saja: Sementara beberapa tanda kecil memudar dari waktu ke waktu, pengobatan aktif biasanya diperlukan untuk hasil yang lebih cepat dan lebih baik.

Langkah yang harus diambil sekarang untuk membantu menyembuhkan dan meminimalkan jaringan parut:

1. Pembersihan Lembut:

* Gunakan pembersih yang sangat lembut dan bebas wewangian dua kali sehari. Hindari apa pun dengan bahan kimia yang keras atau pengelupas di daerah terdekat. Cari pembersih khusus untuk kulit sensitif.

2. Tetap terhidrasi:

* Oleskan pelembab non-komedogenik yang bebas pewangi beberapa kali sehari, terutama setelah pembersihan. Ini akan membantu kulit menyembuhkan dan mencegah kekeringan. Cari bahan seperti asam hialuronat, ceramides, atau gliserin.

3. Perlindungan matahari sangat penting:

* Ini adalah langkah * terpenting *! Paparan sinar matahari akan membuat PIH (gelap) secara signifikan lebih buruk dan dapat membuat bekas luka lebih menonjol. Oleskan tabir surya SPF 30 atau lebih tinggi spektrum luas setiap pagi, dan menampilkan kembali setiap dua jam jika Anda berada di luar ruangan. Gunakan tabir surya fisik yang mengandung seng oksida atau titanium dioksida, karena umumnya lebih lembut.

4. Perawatan topikal (mulai secara bertahap dan hati -hati):

* untuk hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH) dan jaringan parut kecil:

* niacinamide: Bahan all-around yang bagus. Ini membantu mengurangi kemerahan, peradangan, dan hiperpigmentasi. Cari serum atau krim yang mengandung 2-5% niacinamide. Oleskan lapisan tipis sekali atau dua kali sehari setelah pembersihan dan pelembab.

* Vitamin C (asam L-ascorbic): Antioksidan yang kuat yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Mulailah dengan konsentrasi rendah (10%) dan secara bertahap meningkat sebagaimana ditoleransi. Oleskan di pagi hari sebelum tabir surya. *PENTING:Beberapa orang menganggap vitamin C menjengkelkan. Mulailah perlahan dan perhatikan kemerahan atau gatal.*

* asam azelaic: Efektif untuk jerawat dan pih. Ini membantu untuk melepaskan pori -pori, mengurangi peradangan, dan meringankan bintik -bintik gelap. Ini tersedia di over-the-counter (biasanya 10%) dan kekuatan resep (15-20%). *Sekali lagi, mulailah perlahan karena dapat menyebabkan iritasi ringan.*

* ahas (asam hidroksi alfa): Asam glikolat atau asam laktat dapat membantu mengelupas kulit dan memudar perubahan warna. Gunakan konsentrasi rendah (5-10%) sekali atau dua kali seminggu untuk memulai. *Ahas dapat membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap matahari, jadi tabir surya bahkan lebih penting.*

* retinoid (retinol, retinaldehyde, tretinoin): Ini adalah bahan yang kuat yang dapat membantu dengan pergantian sel, mengurangi hiperpigmentasi, dan meningkatkan tekstur kulit. * Mereka juga sangat menjengkelkan, terutama di sekitar mulut.* Mulailah dengan konsentrasi retinol yang sangat rendah (0,01% atau kurang) hanya sekali atau dua kali seminggu, dan secara bertahap meningkat sebagaimana ditoleransi. *Retinoid membuat kulit Anda sangat sensitif terhadap matahari - tabir surya wajib!*

* * Pertimbangkan untuk menghindari retinoid sama sekali di daerah ini sampai peradangan awal mereda. *

5. Perawatan Profesional (Jika Obat Rumahan Tidak Cukup):

* Jika Anda tidak melihat peningkatan setelah beberapa minggu atau bulan perawatan di rumah yang konsisten, pertimbangkan untuk melihat dokter kulit atau estetika berlisensi. Mereka dapat menawarkan perawatan yang lebih maju, seperti:

* Peel kimia: Dapat membantu mengelupas kulit dan memudar perubahan warna.

* mikrodermabrasi: Pengelupasan mekanis yang dapat meningkatkan tekstur kulit.

* Microneedling: Merangsang produksi kolagen, yang dapat membantu meningkatkan penampilan bekas luka.

* Perawatan Laser: Berbagai jenis laser dapat digunakan untuk menargetkan hiperpigmentasi dan meningkatkan tekstur kulit.

* resep obat topikal: Dokter kulit dapat meresepkan retinoid yang lebih kuat, hidrokuinon (untuk hiperpigmentasi), atau obat lain untuk membantu penyembuhan dan pengurangan bekas luka.

Pertimbangan Penting:

* kesabaran adalah kunci: Butuh waktu untuk melihat hasilnya. Jangan berharap keajaiban semalam. Konsisten dengan rencana perawatan Anda.

* Dengarkan kulit Anda: Jika Anda mengalami kemerahan yang berlebihan, iritasi, atau mengelupas, mengurangi frekuensi perawatan topikal Anda atau berhenti menggunakannya sama sekali.

* Konsultasikan dengan seorang profesional: Jika Anda khawatir tentang jaringan parut atau jika daerah tersebut tidak sembuh dengan benar, lihat dokter kulit. Mereka dapat menilai situasi dengan benar dan merekomendasikan perawatan terbaik.

* Jangan mendiagnosis sendiri: Apa yang Anda pikirkan adalah komedo atau bekas luka mungkin sepenuhnya sesuatu yang lain. Dapatkan pendapat profesional jika Anda tidak yakin.

Ringkasan: Berhentilah memetik, menjaga area tetap bersih dan lembab, lindungi dari matahari, dan pertimbangkan perawatan topikal yang lembut seperti niacinamide atau vitamin C. Jika Anda tidak melihat peningkatan atau jika Anda khawatir tentang jaringan parut, temui dokter kulit. Semoga beruntung!