* Akuisisi oleh Procter &Gamble (P&G): Pada tahun 1991, Procter &Gamble mengakuisisi Max Factor. Di bawah kepemilikan P&G, merek tersebut didistribusikan secara luas dan dapat diakses, khususnya di toko obat dan pengecer pasar massal di seluruh dunia.
* Pergeseran Fokus dan Perubahan Pasar: Seiring berjalannya waktu, P&G mengalihkan fokusnya pada portofolio kecantikannya. Merek lain seperti CoverGirl dan yang lebih baru, akuisisi merek bergengsi, mungkin memengaruhi prioritas Max Factor. Pasar riasan juga menjadi semakin kompetitif dengan munculnya merek-merek independen baru dan perluasan merek-merek yang sudah ada.
* Penarikan dari Pasar AS: Pada tahun 2009, P&G memutuskan untuk menarik Max Factor keluar dari pasar AS. Ini merupakan keputusan yang strategis, sebagian karena fokus pada merek lain dalam portofolio mereka di AS, dan sebagian lagi karena kinerja Max Factor di AS tidak sekuat kinerjanya secara internasional.
* Akuisisi oleh Coty Inc.: Pada tahun 2015, P&G menjual portofolio besar merek kecantikan ke Coty Inc., dan Max Factor adalah bagian dari akuisisi ini. Coty menjadi pemilik baru Max Factor.
* Status Saat Ini: Max Factor terus dijual secara internasional, khususnya di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Meskipun tidak lagi tersedia di AS, merek ini tetap dikenal dan relatif populer di banyak negara lain. Coty telah berupaya untuk merevitalisasi dan memposisikan ulang mereknya di pasar-pasar tersebut.
Singkatnya, Max Factor belum sepenuhnya hilang, tetapi tidak lagi tersedia di AS. Sekarang dimiliki oleh Coty dan terus dijual di pasar internasional. Sejarah merek ini melibatkan perubahan kepemilikan, pergeseran pasar, dan keputusan strategis yang menyebabkan penarikannya dari pasar AS.