* Nilai Kejutan dan Provokasi: Sejak awal, citra Manson dirancang untuk mengejutkan dan konfrontatif. Riasannya, yang sering kali dilebih-lebihkan dan aneh, dimaksudkan untuk menantang norma-norma masyarakat tentang kecantikan dan gender.
* Teater dan Pertunjukan: Konser Manson lebih dari sekedar pertunjukan musik; itu adalah tontonan teatrikal. Riasannya berkontribusi pada sandiwara keseluruhan dan membantunya mewujudkan karakter dan tema yang dieksplorasi dalam musiknya.
* Identitas dan Transformasi: Manson telah berbicara tentang penggunaan riasan sebagai alat transformasi. Hal ini memungkinkan dia untuk keluar dari identitasnya sehari-hari dan menjadi karakter Marilyn Manson, sosok yang lebih besar dari kehidupan yang dapat mengekspresikan ide dan emosi yang mungkin dia tidak nyaman untuk mengungkapkannya sebagai Brian Warner (nama lahirnya).
* Representasi Visual Tema: Riasannya seringkali mencerminkan tema-tema dalam musiknya, seperti pembusukan, korupsi, dan sisi gelap kemanusiaan.
* Pernyataan Artistik: Pada akhirnya, Manson memandang keseluruhan citranya, termasuk riasannya, sebagai pernyataan artistik. Ini adalah cara dia mengekspresikan kreativitasnya dan mendobrak batasan.