* Efek pengeringan klorin: Klorin adalah bahan kimia yang keras yang mengeringkan kulit dan kuku Anda. Kekeringan ini dapat melemahkan ikatan lak ke pelat kuku.
* perendaman &penetrasi air: Paparan air yang berkepanjangan, bahkan tanpa klorin, dapat melemahkan adhesi shellac. Air terklorinasi membuat ini lebih buruk. Sejumlah kecil air dapat merembes di bawah tepi atau melalui ketidaksempurnaan kecil di lak. Sesampai di sana, ia dapat mengangkat produk dari kuku.
* Degradasi Top Coat: Lapisan atas manikur shellac Anda dirancang untuk menjadi penghalang pelindung. Namun, klorin secara perlahan dapat menurunkan lapisan ini, membuatnya lebih keropos dan kurang efektif dalam mencegah penyerapan air.
Jadi, sementara penurunan cepat di kolam renang tidak mungkin merusak lak Anda, paparan air terklorinasi yang sering atau berkepanjangan pasti dapat memperpendek umurnya dan membuatnya lebih rentan terhadap chipping, mengelupas, atau diangkat.
Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi kuku lak Anda dalam air terklorinasi:
* Oleskan mantel atas baru: Menambahkan lapisan segar mantel atas (baik cat kuku bening biasa atau mantel atas yang kompatibel dengan Shellac) sebelum berenang dapat memberikan penghalang tambahan.
* pakai sarung tangan: Jika Anda akan melakukan pembersihan atau aktivitas yang melibatkan paparan air yang berkepanjangan (seperti membersihkan kolam), pakai sarung tangan.
* melembabkan secara teratur: Setelah berenang, cuci tangan Anda secara menyeluruh dan oleskan minyak kutikula berkualitas baik dan krim tangan untuk merehidrasi kuku Anda dan kulit di sekitarnya.
* Kering secara menyeluruh: Pastikan kuku Anda benar -benar kering setelah berada di dalam air.
* Pertimbangkan aplikasi shellac yang lebih tebal/lebih kuat: Jika Anda tahu Anda akan sering berada dalam klorin, tanyakan pada teknisi kuku Anda menggunakan aplikasi shellac yang sedikit lebih tebal atau formula yang lebih tahan lama.