* Risiko Infeksi: Goresan membuka kulit dan memperkenalkan bakteri, meningkatkan risiko infeksi buruk. Infeksi dapat merusak tato dan bahkan menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius.
* jaringan parut: Mengambil atau menggaruk keropeng prematur dapat mengganggu proses penyembuhan dan menyebabkan jaringan parut. Bekas luka dapat mendistorsi penampilan dan tekstur tato.
* Kehilangan tinta: Keropeng pada dasarnya terbentuk dari darah kering, plasma, dan tinta. Menghapus mereka sebelum waktunya dapat mengeluarkan tinta, yang mengarah ke area yang tidak merata atau pudar di tato.
* Penyembuhan Tertunda: Goresan mengiritasi kulit, memperpanjang waktu penyembuhan dan membuat tato lebih rentan terhadap masalah.
Apa yang harus dilakukan sebagai gantinya:
* melembabkan: Jaga agar tato tetap lembab dengan lotion khusus tato atau pelembab yang lembut dan bebas pewangi. Ini membantu melembutkan keropeng dan mengurangi rasa gatal.
* Pat, jangan goresan: Jika tato gatal, tepuk dengan lembut atau ketuk area alih -alih menggaruk. Ini dapat memberikan bantuan tanpa merusak kulit.
* Kompres keren: Kompres keren dapat membantu menenangkan gatal dan peradangan.
* pakaian longgar: Kenakan pakaian longgar yang terbuat dari kain bernapas untuk menghindari mengiritasi tato.
* Konsultasikan dengan artis Anda: Jika gatal -gatal itu tak tertahankan atau jika Anda mencurigai infeksi, hubungi seniman tato Anda atau profesional perawatan kesehatan untuk meminta nasihat.
Singkatnya, tahan keinginan untuk menggaruk! Merawat tato penyembuhan Anda sangat penting untuk penampilan jangka panjang dan kesehatan kulit Anda.