1. Onychomycosis (infeksi kuku jamur):
* Mengapa paling mungkin: Infeksi jamur sangat umum dan sering menyebabkan gejala -gejala khusus ini.
* Bagaimana Hadiahnya:
* Penebalan: Lempeng kuku menjadi tebal secara abnormal.
* Perubahan warna: Kuku bisa menjadi kuning, coklat, putih, atau bahkan hitam.
* rapuh/remah: Kuku bisa menjadi rapuh dan mudah hancur.
* bentuk terdistorsi: Bentuk kuku dapat diubah.
* onikolisis (pemisahan dari tempat tidur kuku): Kuku mulai terlepas dari dasar kuku, sering mulai dari ujung atau samping. Puing -puing (jamur, keratin) dapat menumpuk di bawah kuku.
* Penyebab: Jamur berkembang di lingkungan yang hangat dan lembab. Paparan di tempat -tempat umum (pancuran, kolam renang, pusat kebugaran), kebersihan kaki yang buruk, trauma pada kuku, dan kondisi seperti diabetes dapat meningkatkan risiko.
* Diagnosis: Seorang dokter dapat mengambil kliping kuku dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengujian untuk mengkonfirmasi spesies jamur.
* Perawatan: Perawatan bisa panjang (bulan) dan mungkin termasuk:
* obat antijamur topikal: Krim atau pernis dioleskan langsung ke kuku. Kurang efektif untuk infeksi parah.
* Obat antijamur oral: Lebih efektif, tetapi memiliki efek samping potensial dan memerlukan pemantauan oleh dokter.
* Terapi Laser: Opsi perawatan yang muncul yang menargetkan jamur.
* Penghapusan Kuku Bedah: Dalam kasus yang jarang dan parah.
Penyebab potensial lainnya (kurang umum):
Sementara infeksi jamur adalah yang paling umum, pertimbangkan kemungkinan -kemungkinan ini, terutama jika ada gejala lain:
* psoriasis: Psoriasis kuku dapat menyebabkan pitting, penebalan, perubahan warna, dan pemisahan kuku dari tempat tidur (onykolisis). Gejala kulit lainnya (ruam, plak) biasanya ada.
* Trauma: Satu cedera signifikan atau trauma minor berulang pada kuku dapat menyebabkan penebalan, perubahan warna, dan pemisahan. Ini lebih mungkin jika hanya satu paku yang terpengaruh.
* Tumor Bed Nail: Sementara tumor langka, jinak atau ganas dari dasar kuku dapat menyebabkan perubahan kuku, termasuk penebalan, perubahan warna, dan distorsi. Ini biasanya mempengaruhi satu paku.
* Sindrom Kuku Kuning: Kondisi langka yang menyebabkan kuku kuning yang menebal yang tumbuh sangat lambat. Ini sering dikaitkan dengan masalah pernapasan (bronkiektasis) dan limfedema (pembengkakan).
* lichen planus: Kondisi peradangan yang dapat mempengaruhi kulit, kuku, dan selaput lendir. Lichen planus kuku dapat menyebabkan penipisan, ridging, dan, dalam kasus yang parah, penghancuran kuku.
* eksim/dermatitis: Peradangan di sekitar kuku dapat mempengaruhi pertumbuhan dan penampilan kuku, yang menyebabkan penebalan, ridging, dan perubahan warna.
* Obat: Obat -obatan tertentu (mis., Tetrasiklin, psoralens) dapat menyebabkan perubahan kuku.
* Kondisi medis yang mendasari: Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi seperti penyakit tiroid, penyakit ginjal, atau masalah sirkulasi dapat mempengaruhi kesehatan kuku.
Apa yang harus dilakukan:
* Lihat dokter (ahli podiatris atau dokter kulit): Sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Perawatan diri tanpa mengetahui penyebab yang mendasarinya dapat membuat masalah lebih buruk atau menunda perawatan yang tepat. Seorang dokter dapat mengambil sampel untuk mengkonfirmasi infeksi jamur atau mencari penyebab lain.
* Latih kebersihan kuku yang baik: Jaga agar kuku tetap bersih dan kering. Pangkas paku lurus di seberang. Hindari berbagi gunting kuku atau file.
* Lindungi kaki Anda: Kenakan sepatu di pancuran umum dan area kolam renang. Kenakan kaus kaki dan sepatu yang bernapas.
* bersabar: Infeksi kuku dan kondisi kuku lainnya bisa memakan waktu lama untuk diobati karena kuku tumbuh perlahan.
Singkatnya, sementara infeksi jamur adalah alasan yang paling mungkin untuk kuku tebal dan berubah warna yang terpisah dari dasar kuku, penting untuk mencari nasihat medis profesional untuk menentukan penyebab yang tepat dan menerima perawatan yang tepat.