* secara historis goth: Cat kuku hitam telah menjadi bahan pokok subkultur Goth sejak kemunculannya pada akhir 1970 -an dan awal 1980 -an. Itu (dan) sering dikaitkan dengan penolakan terhadap standar kecantikan arus utama dan pelukan estetika yang lebih gelap dan lebih tidak konvensional.
* di luar goth: Cat kuku hitam sekarang menjadi arus utama. Popularitasnya telah berkembang jauh melampaui subkultur Goth dan dapat dilihat pada orang -orang dari semua gaya dan latar belakang. Adopsi yang meluas ini berarti mengenakan cat kuku hitam saja tidak secara otomatis menandakan bahwa seseorang adalah goth.
* estetika goth secara keseluruhan: Di dalam subkultur Goth, cat kuku hitam sering menjadi bagian dari tampilan yang lebih besar, lebih kohesif yang mungkin termasuk pakaian gelap, riasan dramatis, dan gaya rambut tertentu. Kombinasi elemen -elemen ini yang menciptakan estetika goth.
* Gaya Pribadi: Pada akhirnya, apakah Anda menganggap cat kuku hitam "goth" adalah masalah pilihan pribadi. Jika Anda mengidentifikasi dengan subkultur goth dan memasukkan cat kuku hitam ke dalam gaya Anda, maka itu bisa menjadi elemen goth untuk Anda. Jika Anda hanya menyukai tampilannya, itu juga sangat valid.
sebagai kesimpulan: Cat kuku hitam memiliki asal -usul Goth, tetapi popularitas arus utama berarti bahwa itu tidak lagi secara eksklusif simbol Goth. Ini bisa menjadi bagian dari tampilan Goth, tetapi itu bukan Goth secara inheren sendiri.