Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rias Wajah >> Kosmetik

Mengapa gliserin digunakan dalam membuat parfum?

Gliserin digunakan dalam pembuatan parfum karena beberapa alasan utama, terkait dengan propertinya sebagai humektan dan pelarut:

* Properti Humektan (Pelembab): Gliserin menarik dan mempertahankan kelembaban. Dalam parfum, ini dapat membantu:

* PENGEMBALIAN PENGIRIMAN: Dengan menjaga kulit terhidrasi, gliserin dapat memperlambat laju parfum menguap, berpotensi memperpanjang kehidupan aroma pada kulit.

* melunakkan efek alkohol: Parfum biasanya mengandung alkohol sebagai pelarut. Alkohol bisa mengering ke kulit. Gliserin membantu menangkal efek pengeringan ini, membuat parfum lebih nyaman dipakai, terutama untuk orang dengan kulit sensitif.

* pelarut: Gliserin adalah pelarut yang baik dan dapat membantu melarutkan dan memadukan bahan -bahan wewangian yang berbeda, memastikan komposisi parfum yang homogen dan stabil. Ini bisa sangat berguna untuk wewangian yang mengandung komponen berbasis minyak yang lebih berat.

* pencampuran dan emulsifikasi: Gliserin dapat membantu memadukan minyak wewangian dan bahan-bahan lainnya, membantu menciptakan profil aroma yang lebih kohesif dan terintegrasi dengan baik. Ini juga dapat membantu dalam mengemulsi komponen berbasis air dan berbasis minyak dalam jenis formulasi parfum tertentu.

* Kompatibilitas kulit: Gliserin umumnya dianggap aman dan ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar jenis kulit, menjadikannya aditif yang cocok untuk produk kosmetik seperti parfum.

Singkatnya, gliserin ditambahkan ke formulasi parfum untuk meningkatkan pengalaman pemakainya dengan memberikan manfaat pelembab, berpotensi memperpanjang aroma, meningkatkan campuran bahan, dan meningkatkan kompatibilitas kulit.