* pelarut: Alkohol bertindak sebagai pelarut, membantu melarutkan bahan -bahan lain seperti pewarna, pigmen, dan minyak, memastikan mereka didistribusikan secara merata di seluruh formula lipstik. Distribusi bahkan ini sangat penting untuk hasil warna yang konsisten dan aplikasi yang mulus.
* Kontrol Viskositas: Ini dapat membantu menyesuaikan viskositas lipstik, membuatnya lebih mudah untuk dicampur dan menuangkan selama pembuatan.
* pengeringan dan pengaturan: Alkohol menguap dengan cepat, yang dapat membantu lipstik di bibir lebih cepat setelah aplikasi. Ini dapat berkontribusi pada hasil akhir yang tahan lama atau tahan noda.
Jenis dan jumlah alkohol yang digunakan dalam lipstik bervariasi tergantung pada formula spesifik dan sifat yang diinginkan dari produk.