Pro:
* Pelembab oklusif yang sangat baik: Vaseline adalah oklusif yang sangat efektif, yang berarti menciptakan penghalang fisik di permukaan kulit. Penghalang ini membantu mencegah kehilangan air, menjaga kulit tetap terhidrasi. Ini sangat membantu untuk kulit kering atau dehidrasi.
* Melindungi kulit: Barrier Vaseline dapat melindungi kulit dari iritasi lingkungan dan kondisi cuaca yang keras seperti windburn atau dingin yang ekstrem.
* membantu menyembuhkan luka: Karena sifat pelindungnya, Vaseline dapat membantu penyembuhan potongan minor, goresan, dan luka bakar. Itu membuat luka tetap lembab, yang mempromosikan penyembuhan yang lebih cepat.
* Mengurangi Eksim dan Psoriasis Flare-Ups: Untuk orang dengan eksim atau psoriasis, Vaseline dapat membantu menenangkan kulit kering, gatal, dan meradang.
* terjangkau dan dapat diakses: Vaseline tersedia secara luas dan murah.
* alergen minimal: Ini umumnya dianggap hypoallergenic.
Kontra:
* Sifat oklusif bisa bermasalah:
* dapat menjebak kotoran, minyak, dan bakteri: Jika kulit Anda tidak dibersihkan dengan benar sebelum mengoleskan Vaseline, ia dapat menjebak kotoran, berpotensi mengarah ke jerawat (terutama untuk kulit yang rentan jerawat).
* dapat memperburuk jerawat: Karena dapat menjebak minyak, Vaseline dapat memperburuk jerawat pada beberapa orang.
* terasa berat dan berminyak: Banyak orang tidak menyukai nuansa vaseline yang tebal dan berminyak di kulit mereka.
* tidak diserap: Vaseline duduk di permukaan kulit dan tidak menyerap, yang menurut sebagian orang tidak nyaman.
* tidak berkelanjutan: Petroleum Jelly adalah produk sampingan dari pemurnian minyak bumi, menjadikannya sumber yang tidak terbarukan. Ada alternatif yang lebih berkelanjutan untuk perawatan kulit.
* Potensi kontaminasi: Meskipun dimurnikan, ada sedikit risiko kontaminasi selama proses pembuatan.
Siapa yang mungkin mendapat manfaat dari menggunakan Vaseline di wajah mereka:
* Orang dengan kulit yang sangat kering atau mengalami dehidrasi
* Orang dengan eksim atau psoriasis
* Orang yang tinggal di iklim dingin atau kering
* Orang yang perlu melindungi luka kecil atau terbakar
Siapa yang harus berhati -hati menggunakan Vaseline di wajah mereka:
* Orang dengan kulit jerawat atau berminyak
* Orang yang peka terhadap pelembab oklusif
* Orang yang tidak suka perasaan krim kental
Cara Menggunakan Vaseline di Wajah Anda:
* Bersihkan kulit Anda secara menyeluruh: Sebelum mengoleskan Vaseline, cuci wajah Anda dengan pembersih yang lembut untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan riasan.
* Oleskan lapisan tipis: Anda hanya perlu jumlah yang sangat kecil. Tepuk -tepuk dengan lembut ke kulit, hindari area mata kecuali jika dibutuhkan secara khusus.
* Gunakan itu sebagai langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit Anda: Oleskan setelah semua serum dan pelembab lainnya.
* Pertimbangkan menggunakannya sebagai topeng "slugging": Oleskan lapisan tipis Vaseline di seluruh wajah Anda sebelum tidur. Ini dapat membantu mengunci kelembaban semalaman.
Alternatif untuk Vaseline:
Jika Anda mencari alternatif, pertimbangkan ini:
* ceramides: Ini membantu memperbaiki penghalang kulit dan mempertahankan kelembaban.
* Shea Butter: Emolien alami yang kurang oklusif dari Vaseline.
* Minyak Sqalane: Minyak ringan yang mudah diserap oleh kulit.
* lanolin: Lilin alami yang berasal dari wol domba. Mirip dengan Vaseline dalam sifat oklusifnya.
* balsem nabati: Cari balsem yang mengandung kombinasi minyak, mentega, dan lilin untuk menyediakan hidrasi dan perlindungan.
sebagai kesimpulan:
Vaseline dapat menjadi produk perawatan kulit yang bermanfaat dan terjangkau bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kulit kering atau kondisi kulit tertentu. Namun, ini bukan untuk semua orang, terutama yang memiliki kulit yang rentan jerawat. Penting untuk membersihkan kulit Anda secara menyeluruh sebelum menerapkan Vaseline dan menggunakannya hemat. Jika Anda tidak yakin apakah Vaseline tepat untuk Anda, konsultasikan dengan dokter kulit.