
Sumber:MDV Edwards/Shutterstock
Bayangkan Anda menyadari bahwa Anda tidak ingin lagi melanjutkan hubungan. Kini sampai pada bagian yang sering ditakuti; harus memberi tahu orang lain. Tidak ada seorang pun yang menyukai bagian ini atau menantikan percakapan seperti ini, namun banyak orang kini memilih untuk memutuskan komunikasi secara tiba-tiba dan membuat pasangannya takut daripada melakukan percakapan yang menjelaskan keputusan mereka kepada orang yang mereka kencani.
Meskipun kini semakin mudah untuk merespons seseorang melalui media sosial atau pesan teks, ghosting terus meningkat. Ghosting telah menjadi hal yang umum sehingga aplikasi kencan mulai menerapkan fitur anti-ghosting untuk mengatasi masalah tersebut. Survei terhadap 4.860 orang dewasa di AS yang dilakukan oleh Pew Research Center menunjukkan bahwa sekitar 29% responden pernah mengalami ghosting dan orang dewasa muda (usia 18-29 tahun) paling banyak mengalami ghosting di antara semua kelompok umur, yaitu sebesar 42%.
Ghosting dapat berdampak buruk pada harga diri seseorang, karena tidak jarang penerima ghosting menyalahkan dirinya sendiri. Orang yang dihantui sering kali memiliki banyak pertanyaan tanpa jawaban dan menjadi semacam detektif romantis, mencoba menyatukan momen-momen terakhir mereka dengan pasangannya dan tanpa henti mencari petunjuk atau alasan mengapa mereka sepertinya menghilang begitu saja dari kehidupan mereka dalam semalam.
Jika Anda bertanya-tanya apa yang mungkin merasuki seseorang hingga terlibat dalam perilaku yang dapat berdampak negatif pada orang lain, pertimbangkan beberapa alasan paling umum mengapa seseorang mungkin membuat orang lain takut dalam konteks romantis:
Jika seseorang melakukan ghosting dalam upaya melindungi keselamatannya, tindakannya dapat dimengerti dan masuk akal mengingat konteks situasinya. Selain masalah keamanan, semua alasan lain yang disebutkan di atas memberikan informasi berguna mengenai kapasitas orang lain saat ini untuk menjalin hubungan romantis yang jujur dan dekat. Jika Anda pernah mengalami ghosting, Anda mungkin terjebak dalam alasan mengapa seseorang memilih untuk melakukan ghosting kepada Anda, namun penting untuk diingat bahwa apa pun alasan mereka memilih untuk melakukan ghosting, tindakan mereka menunjukkan kepada Anda bahwa mereka tidak mampu berada dalam jenis hubungan yang membutuhkan komunikasi langsung dan jujur.
Penafian:Posting ini hanya untuk tujuan informasi. Hal ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, diagnosis, atau pengobatan profesional atau psikologis. Selalu minta nasihat dari ahli kesehatan mental atau penyedia kesehatan lain yang berkualifikasi jika ada pertanyaan yang Anda miliki mengenai kondisi atau kesejahteraan Anda.
Gambar Facebook:TetianaKtv/Shutterstock
Referensi
Pew Research Center, Agustus 2020, “Hampir Separuh Orang Dewasa di AS Mengatakan Berkencan Semakin Sulit Bagi Kebanyakan Orang dalam 10 Tahun Terakhir”