Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tubuh dan Kulit >> Perawatan Tubuh dan Kulit

Raja pelembab apa yang baik untuk kulit kering?

Untuk kulit kering, pelembab terbaik biasanya kaya, tebal, dan mengandung bahan -bahan yang terhidrasi dan membantu kulit mempertahankan kelembaban. Berikut adalah rincian karakteristik utama dan rekomendasi bahan:

Karakteristik utama pelembab yang baik untuk kulit kering:

* emolien: Ini membantu melembutkan dan menghaluskan kulit dengan mengisi retakan di antara sel -sel kulit. Mereka menciptakan permukaan yang lebih halus dan mengurangi kekasaran.

* Humektan: Ini menarik kelembaban dari udara ke kulit, melembabkannya dari dalam ke luar.

* oklusives: Ini membentuk penghalang pelindung pada permukaan kulit untuk mencegah kehilangan kelembaban (kehilangan air transepidermal atau tewl). Mereka sangat penting untuk menjaga hidrasi tetap terkunci.

* bebas pewangi dan bebas pewarna: Wewangian dan pewarna bisa mengiritasi, terutama untuk kulit kering dan sensitif.

* non-komedogenik: Meskipun kulit kering mungkin tidak rentan terhadap jerawat, masih penting untuk memilih formula non-komedogenik untuk menghindari pori-pori yang menyumbat, terutama jika Anda memiliki kulit kombinasi.

Bahan yang disarankan:

* Humektan:

* asam hialuronat: Humektan yang kuat yang dapat menampung hingga 1000 kali beratnya dalam air.

* gliserin: Humektan luar biasa lainnya yang banyak digunakan dalam perawatan kulit.

* madu: Humektan alami dengan sifat anti-inflamasi dan antibakteri.

* Aloe Vera: Menenangkan dan melembabkan.

* urea: Humektan kuat yang juga membantu mengelupas sel kulit mati. Gunakan dengan hati -hati karena bisa menjengkelkan bagi sebagian orang.

* asam hidroksi alfa (AHA) seperti asam laktat :Dalam konsentrasi rendah, AHA dapat bertindak sebagai humektan dan juga mengelupas dengan lembut, membantu pelembab menembus dengan lebih baik.

* emolien:

* Shea Butter: Kaya asam lemak dan vitamin, sangat melembabkan dan menenangkan.

* Cocoa Butter: Mirip dengan Shea Butter, memberikan sifat emolien yang sangat baik.

* oatmeal (koloid oatmeal): Menenangkan iritasi dan bertindak sebagai emolien.

* Sqalane/Squalene: Berasal dari zaitun atau sumber lain, meniru minyak alami kulit.

* ceramides: Lipid yang terjadi secara alami yang membantu memperbaiki penghalang kulit.

* lanolin: Emolien yang kuat berasal dari wol domba (pertimbangkan alternatif jika vegan).

* asam lemak: Cari bahan seperti asam linoleat, asam oleat, dan asam palmitat.

* oklusives:

* petrolatum (vaseline): Standar emas oklusif, sangat efektif dalam mencegah kehilangan kelembaban.

* Minyak mineral: Oklusif efektif lain yang sering disalahpahami. Ini non-komedogenik dan hypoallergenic bagi banyak orang.

* lilin lebah: Oklusif alami yang juga memiliki sifat emolien.

* dimethicone (silikon): Menciptakan penghalang pelindung yang halus.

* lanolin: (Juga emolien)

Jenis pelembab yang cocok untuk kulit kering:

* Creams: Umumnya lebih tebal dari lotion dan mengandung kandungan minyak yang lebih tinggi, membuatnya ideal untuk kulit kering.

* salep: Jenis pelembab paling tebal, sering kali mengandung konsentrasi tinggi bahan oklusif seperti petrolatum. Terbaik untuk kulit yang sangat kering atau retak.

* balsem: Mirip dengan salep tetapi sering mengandung campuran minyak, mentega, dan lilin.

Rekomendasi Produk (Kategori Umum - Selalu Periksa Daftar Bahan):

* untuk kulit yang sangat kering dan retak: Cari salep dengan petrolatum dan/atau minyak mineral (mis., Salep penyembuhan aquafor, salep penyembuhan Cerave).

* untuk kulit kering dan sensitif: Pilih krim dengan ceramides, shea butter, dan asam hialuronat, menghindari aroma dan potensi iritasi (mis., Krim pelembab Cerave, krim pelembab vanicream).

* untuk penggunaan sehari -hari: Pilih krim kaya dengan keseimbangan humektan, emolien, dan oklusif yang baik (mis., La Roche-Posay Toleriane Double Repair Face Moisturizer, Cetaphil Moisturizing Cream).

* untuk penggunaan malam hari: Pertimbangkan untuk menggunakan krim yang lebih tebal atau bahkan mengoleskan lapisan tipis oklusif seperti Vaseline di atas pelembab biasa Anda.

Pertimbangan Penting:

* Layering: Anda dapat melapisi produk perawatan kulit Anda untuk memaksimalkan hidrasi. Oleskan serum hidrasi dengan asam hialuronat terlebih dahulu, diikuti oleh pelembab yang kaya.

* Aplikasi: Oleskan pelembab untuk membasahi kulit setelah mandi atau mencuci tangan untuk mengunci kelembaban.

* frekuensi: Melembabkan setidaknya dua kali sehari, atau lebih sering jika diperlukan.

* Pengelupasan: Pengelupasan lembut (1-2 kali seminggu) dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dan memungkinkan pelembab Anda untuk menembus lebih efektif. Hindari scrub yang keras. Pengelupasan kimia seperti asam laktat atau asam glikolat yang digunakan dalam konsentrasi rendah seringkali merupakan pilihan yang baik.

* Diet dan Hidrasi: Minum banyak air dan konsumsi diet yang kaya lemak sehat untuk mendukung hidrasi kulit dari dalam ke luar.

* Faktor Lingkungan: Lindungi kulit Anda dari kondisi cuaca yang keras seperti dingin, angin, dan matahari. Gunakan humidifier di lingkungan kering.

* Kondisi yang mendasari: Jika kulit kering Anda parah, persisten, atau disertai dengan gejala lain (gatal, kemerahan, peradangan), berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengesampingkan kondisi yang mendasarinya seperti eksim atau psoriasis.

Cara Memilih:

* Baca label dengan cermat: Fokus pada bahan -bahan yang tercantum di atas.

* Pertimbangkan jenis kulit Anda: Jika Anda memiliki kulit yang kering dan sensitif, prioritaskan formula yang lembut dan bebas pewangi.

* uji area kecil: Sebelum menerapkan pelembab baru di seluruh wajah Anda, uji pada area kecil kulit untuk memeriksa reaksi yang merugikan.

* Cari ulasan: Lihat apa yang dikatakan orang lain dengan kulit kering tentang berbagai produk.

Dengan memahami karakteristik dan bahan -bahan utama yang harus dicari, Anda dapat memilih pelembab yang secara efektif melembabkan dan melindungi kulit kering Anda, membuatnya terasa lembut, halus, dan nyaman. Ingatlah bahwa menemukan pelembab yang sempurna mungkin memerlukan eksperimen!