Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tubuh dan Kulit >> Perawatan Tubuh dan Kulit

Apa yang terjadi pada kulit yang diputihkan?

Menggunakan produk pemutihan kulit, terutama yang mengandung bahan -bahan berbahaya seperti hidrokuinon atau merkuri, dapat menyebabkan berbagai konsekuensi negatif dan sering permanen. Inilah rincian dari apa yang bisa terjadi pada kulit yang diputihkan:

Efek jangka pendek:

* Penipisan kulit: Agen pemutihan sering bekerja dengan menghambat produksi melanin. Ini dapat melemahkan struktur kulit, membuatnya lebih tipis dan lebih rapuh.

* Peningkatan sensitivitas matahari: Melanin memberikan perlindungan alami terhadap radiasi UV. Mengurangi melanin membuat kulit jauh lebih rentan terhadap sengatan matahari, kerusakan akibat sinar matahari, dan penuaan dini.

* kemerahan, iritasi, dan peradangan: Banyak produk pemutih menyebabkan iritasi kulit langsung, yang menyebabkan kemerahan, terbakar, gatal, dan peradangan.

* warna kulit yang tidak rata: Alih -alih mencapai kulit yang lebih ringan yang seragam, pemutihan kadang -kadang dapat menghasilkan penampilan yang tidak merata atau bernoda. Ini terutama benar jika produk diterapkan secara tidak merata atau jika kulit bereaksi secara berbeda di area tertentu.

* Jerawat: Beberapa krim pemutih dapat menyumbat pori -pori dan berkontribusi pada jerawat.

* pembuluh darah yang terlihat: Kulit yang menipis dapat membuat pembuluh darah lebih terlihat, yang mengarah ke penampilan laba-laba.

Efek jangka panjang:

* Perubahan warna kulit permanen (hiperpigmentasi paradoks): Ironisnya, penggunaan jangka panjang dari agen pemutihan dapat menyebabkan kondisi yang disebut ochronosis, di mana kulit menjadi gelap dan mengembangkan perubahan warna hitam atau abu-abu kecoklatan. Ini sering tidak dapat diubah.

* Kanker kulit: Peningkatan sensitivitas matahari karena berkurangnya melanin secara signifikan meningkatkan risiko kanker kulit, termasuk melanoma, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel basal.

* penuaan prematur: Kerusakan akibat sinar matahari dan struktur kulit yang melemah mempercepat proses penuaan, yang menyebabkan kerutan, garis halus, bintik -bintik usia, dan hilangnya elastisitas.

* stretch mark (striae): Kulit yang menipis lebih rentan terhadap pengembangan stretch mark, terutama di daerah di mana krim sering diaplikasikan.

* Infeksi: Kulit tipis dan lemah lebih rentan terhadap infeksi bakteri, jamur, dan virus.

* penyembuhan luka yang buruk: Kulit yang diputihkan sembuh perlahan dan buruk karena gangguan regenerasi sel dan mengurangi produksi kolagen.

* Keracunan Merkurius: Beberapa produk pemutihan kulit mengandung merkuri, yang dapat diserap ke dalam tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk kerusakan ginjal, gangguan neurologis, dan cacat lahir.

* Ochronosis eksogen: Ini menyebabkan pigmentasi biru/hitam yang terlihat seperti memar.

Konsekuensi potensial lainnya:

* Steroid Acne: Krim pemutih sering mengandung kortikosteroid. Penggunaan produk ini secara berlebihan dapat menyebabkan jerawat steroid.

* tintea incognito: Ini adalah infeksi jamur yang dibuat tidak dapat dikenali karena steriod dalam krim pemutih.

Pertimbangan Penting:

* Keselamatan Bahan: Banyak produk pemutihan yang dijual bebas mengandung bahan-bahan yang dilarang atau dibatasi di banyak negara karena efek berbahaya mereka.

* Panduan Profesional: Jika Anda mempertimbangkan pencerahan kulit karena alasan medis (mis., Mengobati hiperpigmentasi parah), konsultasikan dengan dokter kulit. Mereka dapat merekomendasikan alternatif yang lebih aman dan lebih efektif, seperti perawatan laser atau obat topikal kekuatan resep, yang digunakan di bawah pengawasan yang ketat.

* Perlindungan Matahari: Jika Anda telah memutihkan kulit Anda, perlindungan matahari yang rajin sangat penting. Ini termasuk mengenakan pakaian pelindung, menggunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF tinggi, dan menghindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan.

* Reversibilitas: Beberapa kerusakan yang disebabkan oleh pemutihan kulit dapat sebagian terbalik dengan perawatan kulit dan perawatan yang tepat, tetapi seringkali efeknya permanen.

Singkatnya, sementara tujuan awal pemutihan kulit mungkin untuk mencapai kulit yang lebih ringan, konsekuensi jangka panjang bisa parah, tidak dapat diubah, dan merugikan kesehatan Anda. Umumnya yang terbaik untuk menghindari produk -produk ini dan memprioritaskan kesehatan dan perlindungan kulit.