Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tubuh dan Kulit >> Perawatan Tubuh dan Kulit

Apa yang dilakukan VEET pada kulit Anda?

VEET, seperti krim depilator lainnya, bekerja dengan menggunakan bahan kimia untuk melarutkan poros rambut di permukaan kulit. Berikut ini rincian yang lebih rinci tentang apa yang dilakukan proses itu terhadap kulit Anda:

* memecah protein rambut: Bahan aktif, biasanya bahan kimia basa seperti garam asam tioglikolat, memecah struktur keratin rambut. Ini melemahkan rambut ke titik di mana ia dapat dengan mudah dihapus.

* dapat mengiritasi kulit: Karena bahan kimia ini dirancang untuk memecah protein, mereka juga dapat mempengaruhi protein di kulit Anda. Ini dapat menyebabkan:

* iritasi: Kemerahan, gatal, terbakar, atau menyengat, terutama jika dibiarkan terlalu lama atau jika Anda memiliki kulit sensitif.

* Kekeringan: Dengan mengganggu penghalang alami kulit, krim obat menghilangkan kelembaban dapat menghilangkan kelembaban, yang menyebabkan kekeringan dan keripik.

* Reaksi Alergi: Beberapa orang alergi terhadap bahan kimia dalam krim ini, yang mengarah ke reaksi yang lebih parah seperti sarang atau ruam.

* Burnal Kimia: Jika dibiarkan pada kulit untuk waktu yang lama atau jika kulitnya sangat sensitif, luka bakar kimia dapat terjadi. Ini dapat berkisar dari ringan hingga parah.

* Penghapusan Rambut Sementara: VEET hanya menghilangkan rambut di permukaan kulit, sehingga rambut tumbuh relatif cepat, biasanya dalam beberapa hari.

* pertumbuhan kembali yang lebih halus (berpotensi): Karena rambut dibubarkan daripada dipotong, pertumbuhan kembali mungkin terasa lebih lembut dan kurang keras daripada dengan cukur. Namun, ini bervariasi dari orang ke orang.

* Potensi Perubahan warna kulit: Dalam beberapa kasus, terutama dengan penggunaan berulang atau pada kulit sensitif, krim depilatory dapat menyebabkan perubahan warna kulit sementara atau permanen (hiperpigmentasi atau hipopigmentasi).

* melemahnya penghalang kulit: Bahan kimia dapat mengganggu fungsi penghalang alami kulit, membuatnya lebih rentan terhadap faktor lingkungan dan iritasi.

Pertimbangan Penting:

* Tes patch: Selalu lakukan tes tambalan pada area kecil kulit sebelum mengoleskan vorth ke area yang lebih besar untuk memeriksa reaksi yang merugikan.

* Ikuti instruksi dengan cermat: Patuhi waktu aplikasi yang disarankan dan instruksi pada kemasan untuk meminimalkan risiko iritasi atau luka bakar.

* melembabkan: Setelah menggunakan VEET, oleskan pelembab yang lembut dan bebas wewangian untuk membantu menenangkan dan melembabkan kulit.

* Hindari penggunaan pada kulit yang rusak atau teriritasi: Jangan gunakan VEET pada area kulit yang sudah teriritasi, terbakar sinar matahari, atau memiliki potongan atau lecet.

* tidak cocok untuk semua orang: VEET mungkin tidak cocok untuk orang dengan kulit yang sangat sensitif, kondisi kulit tertentu, atau mereka yang minum obat tertentu. Konsultasikan dengan dokter kulit jika Anda memiliki masalah.

* Hati -hati pada area sensitif: Beberapa area tubuh lebih sensitif daripada yang lain, seperti wajah dan area bikini. Gunakan kehati -hatian ekstra saat menggunakan VEET di area ini.

Singkatnya, VEET bekerja dengan melarutkan rambut secara kimiawi di permukaan kulit, tetapi proses ini juga dapat mengiritasi, mengering, atau bahkan membakar kulit. Penggunaan dan aftercare yang tepat sangat penting untuk meminimalkan risiko ini.