1. Pembersihan Lembut:
* Pembersih ringan, bebas sabun: Hindari sabun keras yang melucuti kulit minyak alami. Pilih pembersih yang lembut, bebas pewangi, dan seimbang yang dirancang khusus untuk kulit sensitif. Cari istilah seperti "hypoallergenic" dan "untuk kulit sensitif." Contohnya termasuk Cetaphil Gentle Skin Cleanser, Cerave Hydrating Facial Cleanser, atau Dove Sensitive Skin Beauty Bar.
* Batasi frekuensi mandi: Mandi harian seringkali tidak perlu dan dapat mengeringkan kulit. Setiap hari atau setiap dua hingga tiga hari seringkali cukup, berfokus pada bidang-bidang seperti wajah, ketiak, dan pangkal paha setiap hari. Mandi spons bisa membantu.
* hangat, bukan air panas: Air panas dapat merusak penghalang alami kulit. Gunakan air hangat untuk mandi dan mencuci.
* tepuk kering, jangan gosok: Setelah dicuci, tepuk kulit dengan lembut kering dengan handuk lembut alih -alih menggosok.
2. Pelembab:
* Terapkan pelembab secara teratur: Melembabkan segera setelah mandi atau mencuci, saat kulit masih lembab, untuk membantu mengunci kelembaban. Oleskan pelembab setidaknya dua kali sehari, terutama di iklim kering atau selama musim dingin.
* pelembab tebal, emolien: Pilih pelembab tebal dan krim (salep atau krim lebih baik daripada lotion untuk kulit yang sangat kering) yang mengandung bahan seperti:
* Humektan: Gliserin, asam hialuronat (menarik kelembaban ke kulit)
* emolien: Petrolatum, lanolin, minyak mineral, shea butter (melembutkan dan meratakan kulit)
* oklusives: Petrolatum, lilin lebah, minyak mineral (Buat penghalang untuk mencegah kehilangan kelembaban)
* Hindari bahan yang mengiritasi: Wewangian, pewarna, alkohol, dan pengawet dapat mengiritasi kulit yang sensitif. Pilih produk hypoallergenic bebas wewangian.
* Pertimbangkan humidifier: Menggunakan pelembab, terutama selama musim dingin, dapat membantu menambah kelembaban ke udara dan mencegah kulit kering.
3. Perlindungan Matahari:
* tabir surya setiap hari: Oleskan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi untuk semua kulit yang terbuka, bahkan pada hari-hari berawan. Permohon ulang setiap dua jam, atau lebih sering jika berkeringat atau berenang.
* Pakaian Pelindung: Kenakan lengan panjang, celana, topi bertepi lebar, dan kacamata hitam saat di luar ruangan.
* mencari naungan: Batasi paparan sinar matahari, terutama selama jam sibuk (10 pagi hingga 4 sore).
4. Pemeriksaan dan Pemantauan Kulit:
* Ujian Kulit Reguler: Dorong ujian kulit tahunan oleh dokter kulit untuk memeriksa tanda -tanda kanker kulit.
* Monitor untuk Perubahan: Periksa kulit secara teratur untuk tahi lalat baru, perubahan tahi lalat yang ada, luka yang tidak sembuh, atau perubahan kulit yang tidak biasa. Laporkan kekhawatiran apa pun kepada penyedia layanan kesehatan.
5. Nutrisi dan hidrasi yang tepat:
* Diet Sehat: Diet seimbang yang kaya akan buah -buahan, sayuran, dan lemak sehat memberikan nutrisi penting untuk kesehatan kulit.
* Hidrasi: Dorong asupan air yang memadai sepanjang hari. Dehidrasi dapat memperburuk kulit kering.
6. Perawatan Luka:
* Perhatian yang cepat pada luka: Bahkan potongan dan goresan kecil harus dibersihkan dan diobati segera untuk mencegah infeksi dan meningkatkan penyembuhan.
* Gunakan produk perawatan luka yang sesuai: Ikuti instruksi dokter atau perawat untuk perawatan luka.
* Pencegahan Ulkus Tekanan: Jika orang tua terbaring di tempat tidur atau menghabiskan banyak waktu duduk, ambil langkah-langkah untuk mencegah borok tekanan (tempat tidur), seperti reposisi yang sering, menggunakan kasur penghilang tekanan, dan menjaga kebersihan kulit yang baik.
7. Hindari iritasi:
* pakaian longgar: Kenakan pakaian longgar dan bernapas yang terbuat dari serat alami seperti kapas untuk menghindari gesekan dan iritasi.
* Hindari bahan kimia yang keras: Batasi paparan bahan kimia keras dalam produk dan deterjen pembersih.
* pengujian tambalan: Sebelum menggunakan produk baru, lakukan uji tambalan pada area kecil kulit untuk memeriksa reaksi alergi atau iritasi alergi.
8. Kelola kondisi medis yang mendasari:
* Kontrol Diabetes: Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kulit kering dan peningkatan risiko infeksi.
* Masalah sirkulasi alamat: Sirkulasi yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan penyembuhan luka.
* Ulasan Obat: Beberapa obat dapat menyebabkan kekeringan atau sensitivitas kulit. Tinjau obat dengan dokter.
9. Pertimbangan khusus untuk inkontinensia:
* Pembersihan cepat: Segera bersihkan kulit setelah episode inkontinensia untuk mencegah kerusakan kulit.
* Krim penghalang: Gunakan krim penghalang yang mengandung seng oksida atau petrolatum untuk melindungi kulit dari kelembaban dan iritasi.
* Produk inkontinensia yang tepat: Pilih produk inkontinensia penyerap dan bernapas.
10. Bantuan Profesional:
* Konsultasikan dengan dokter kulit: Jika masalah kulit bertahan atau memburuk, konsultasikan dengan dokter kulit untuk diagnosis dan perawatan.
* Pertimbangkan geriatrik: Seorang geriatrik dapat memberikan perawatan komprehensif untuk orang lanjut usia, termasuk manajemen perawatan kulit.
* Perawatan Kesehatan Rumah: Jika orang tua membutuhkan bantuan dengan perawatan kulit, pertimbangkan layanan perawatan kesehatan di rumah.
Singkatnya, perawatan kulit yang baik untuk lansia berfokus pada kelembutan, hidrasi, perlindungan matahari, dan pemantauan untuk perubahan kulit. Menyesuaikan pendekatan terhadap kebutuhan spesifik individu dan kondisi medis sangat penting.