Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tubuh dan Kulit >> Perawatan Tubuh dan Kulit

Apa saja cuci tubuh?

Bahan pencucian tubuh dapat sedikit bervariasi tergantung pada merek dan tujuan penggunaan (mis., Pelembab, pengelupasan kulit, kulit sensitif), tetapi inilah rincian jenis bahan yang paling umum yang akan Anda temukan:

1. Air (Aqua/Eau): Ini adalah pelarut dan dasar utama untuk sebagian besar pencucian tubuh.

2. Pembersih (surfaktan): Ini adalah bahan -bahan yang melakukan pembersihan yang sebenarnya dengan membantu mengangkat kotoran dan minyak dari kulit. Mereka membuat busa atau busa. Contoh umum termasuk:

* Sodium Laureth Sulfate (SLES): Pembersih umum dan efektif yang menghasilkan busa yang bagus. Bisa menjengkelkan bagi sebagian orang.

* natrium lauryl sulfat (SLS): Mirip dengan SLES, tetapi sering dianggap lebih menjengkelkan. Kurang umum sekarang.

* cocamidopropyl betaine: Surfaktan yang lebih ringan yang sering digunakan dalam kombinasi dengan surfaktan lain yang lebih kuat untuk mengurangi iritasi. Berasal dari minyak kelapa.

* coco-glucoside: Surfaktan yang ringan dan diturunkan tanaman.

* natrium cocoyl isethionate: Surfaktan lembut berasal dari minyak kelapa. Sering digunakan dalam formulasi bebas sulfat.

* Decyl glucoside: Surfaktan ringan yang diturunkan dari tanaman.

3. Pelembab &Emolien: Ini membantu melembabkan kulit dan mencegahnya mengering setelah dibersihkan.

* gliserin: Humektan yang menarik kelembaban dari udara ke kulit. Sangat umum.

* Glycol Distearate: Memberikan penampilan mutiara dan juga dapat bertindak sebagai emolien.

* Petrolatum: Pelembab oklusif yang sangat efektif (menciptakan penghalang untuk mencegah kehilangan kelembaban). Terkadang dihindari karena kekhawatiran tentang asal atau nuansa.

* Minyak mineral: Pelembab oklusif lainnya.

* Shea Butter: Emolien alami yang berasal dari kacang shea.

* Cocoa Butter: Emolien alami lainnya.

* Aloe Vera: Menenangkan dan melembabkan kulit.

* Berbagai minyak (mis., Minyak bunga matahari, minyak jojoba, minyak argan, minyak kelapa): Memberikan sifat emolien dan dapat menambahkan asam lemak yang menguntungkan.

* asam stearat: Asam lemak yang dapat bertindak sebagai emolien dan pengental.

4. Pengental &Penstabil: Ini memberi tubuh mencuci konsistensi yang diinginkan dan mencegah pemisahan.

* natrium klorida (garam): Pengental yang umum.

* Xanthan Gum: Pengental alami.

* karbomer: Polimer sintetis yang digunakan untuk menebal dan menstabilkan.

* kopolimer akrilat: Pengental polimer sintetis lainnya.

5. Penyesuaian pH: Ini membantu menjaga keseimbangan pH pencucian tubuh yang tepat, yang penting untuk kesehatan kulit.

* Asam sitrat: Adjuster pH umum.

* natrium hidroksida: Dapat digunakan untuk menaikkan pH.

6. Pengawet: Cegah pertumbuhan bakteri dan jamur, memperpanjang umur simpan produk.

* Fenoxyethanol: Pengawet umum.

* kalium sorbate: Pengawet umum lainnya.

* Sodium Benzoate: Pengawet.

* asam benzoat: Pengawet.

* ethylhexylglycerin: Sering digunakan dalam kombinasi dengan pengawet lainnya.

7. Wewangian (parfum/wewangian): Beri tubuh mencuci aroma. Ini sering merupakan campuran kompleks bahan wewangian sintetis dan/atau alami. Produk "bebas wewangian" akan menghilangkannya.

8. Pewarna (pewarna): Tambahkan warna ke cuci tubuh. Cari bahan seperti:

* fd &c biru No. 1

* FD &C Yellow No. 5

* D &C Red No. 33

9. Bahan Khusus (tergantung pada formulasinya):

* Pengelupasan (mis., Asam salisilat, asam glikolat, manik -manik jojoba, kacang tanah): Untuk pencucian tubuh pengelupasan.

* agen antibakteri (mis., Triclosan, benzalkonium klorida): Dalam pencucian tubuh antibakteri (meskipun triclosan menjadi kurang umum).

* Vitamin (mis., Vitamin E, Vitamin C): Ditambahkan untuk sifat antioksidannya.

* Ekstrak botani (mis., Ekstrak teh hijau, ekstrak chamomile): Atas manfaatnya yang dikeluarkan kulit atau antioksidan.

Pertimbangan Penting:

* Daftar Bahan: Selalu periksa daftar bahan pada pencucian tubuh tertentu yang Anda minati. Bahan -bahan tercantum dalam urutan konsentrasi yang menurun.

* Sensitivitas: Perhatikan bagaimana kulit Anda bereaksi terhadap berbagai bahan. Jika Anda memiliki kulit sensitif, cari pilihan bebas pewangi dan bebas pewarna, dan hindari surfaktan yang keras seperti SLS.

* "alami" vs. "sintetis": Jangan secara otomatis berasumsi bahwa bahan "alami" lebih baik. Beberapa bahan alami bisa menjengkelkan atau alergenik. Demikian juga, beberapa bahan sintetis sangat aman dan efektif.

* klaim: Waspadai klaim pemasaran. Baca daftar bahan dan lakukan riset Anda untuk memahami apa yang sebenarnya terkandung di tubuh.

Daftar ini mencakup sebagian besar bahan yang akan Anda temukan di Body Wash. Dengan memahami apa bahan -bahan ini dan apa yang mereka lakukan, Anda dapat membuat lebih banyak pilihan tentang produk yang Anda gunakan pada kulit Anda.