Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Tips Kecantikan

Tiga dewa apa yang bisa melawan kecantikan?

Ini adalah pertanyaan yang menyenangkan karena menggali mitologi dan penggambaran dewa yang bernuansa! Berikut adalah tiga dewa, di berbagai panteon, yang biasanya dianggap tahan atau kebal terhadap efek kecantikan, terutama jenis yang menyebabkan kegilaan atau nafsu:

1. Athena (Mitologi Yunani): Athena, dewi kebijaksanaan, peperangan, dan kerajinan, adalah dewi perawan. Dia mewujudkan alasan dan pemikiran strategis. Fokusnya adalah pada kecerdasan, keterampilan, dan tugas, membuatnya secara umum tahan terhadap gangguan kecantikan fisik atau cinta romantis. Dia tertarik pada pengetahuan dan strategi, bukan kegilaan singkat.

2. Artemis (Mitologi Yunani): Seperti Athena, Artemis adalah dewi perawan perburuan, hutan belantara, hewan liar, bulan, dan melahirkan. Dia menghargai kemerdekaan, swasembada, dan dunia yang tidak ditamakan. Para penyembahnya sering disumpah untuk kesucian, mencerminkan ketidaktertarikan Artemis sendiri dalam keterlibatan romantis. Dia mewakili kemandirian dan kekuatan daripada menyerah pada daya pikat kecantikan.

3. Shiva (Hinduisme): Sementara Shiva adalah dewa yang kompleks yang memiliki permaisuri dan terlibat dalam hubungan yang penuh gairah (paling terkenal dengan Parvati), ia juga memiliki sisi pertapa yang signifikan. Sebagai seorang yogi dan meditator, Siwa mampu melampaui keinginan dan godaan duniawi. Dia sering digambarkan dalam meditasi yang mendalam, menunjukkan kemampuannya untuk mengendalikan indranya dan tidak terombang -ambing oleh keindahan fisik atau gangguan lainnya. Ketika fokus pada pengejaran spiritual, ia pada dasarnya kebal terhadap kekuatannya.

Perlu dicatat bahwa sementara dewa -dewa ini tahan terhadap daya tarik kecantikan, itu tidak berarti mereka tanpa penghargaan untuk estetika sama sekali. Mereka hanya memprioritaskan kualitas dan nilai lain di atas penampilan fisik.