Saat biasanya baik -baik saja (dan bahkan dihargai):
* Ketika Anda memiliki hubungan yang dekat dan mapan: Jika Anda pasangannya, teman dekat, atau anggota keluarga, mengatakan kepadanya bahwa dia cantik biasanya merupakan ekspresi selamat datang dari kasih sayang dan penghargaan.
* Saat itu asli dan spesifik: Pujian tulus yang berfokus pada kualitas tertentu (mis., "Mata Anda berkilau saat Anda tertawa," atau "gaun itu terlihat luar biasa bagi Anda karena menyoroti sosok Anda") seringkali diterima lebih baik daripada generik "Anda cantik."
* Ketika itu menanggapi upayanya: Jika dia berusaha untuk penampilannya (mis., Berdandan untuk suatu acara), mengakui usahanya bisa baik.
* Ketika Anda juga memuji kualitas lain: Memuji kecerdasan, humor, kebaikan, atau prestasi di samping penampilannya menunjukkan bahwa Anda menghargainya sebagai orang yang utuh.
* Dalam suasana profesional, ketika itu terkait dengan pekerjaannya: "Kamu memiliki mata desain yang indah" atau "suara nyanyianmu yang indah menambahkan banyak pertunjukan." Namun, berhati-hatilah karena ini terkait dengan pekerjaan dan tidak objektif.
Ketika berpotensi tidak pantas (dan mungkin berbahaya):
* Ketika Anda tidak mengenalnya dengan baik: Seorang asing yang mengomentari penampilan seorang wanita bisa terasa objektif, menyeramkan, atau bahkan mengancam. Dia mungkin merasa seperti sedang dievaluasi atau Anda memiliki motif tersembunyi.
* Saat tidak diminta dan konstan: Membombardir seseorang dengan pujian, bahkan jika bermaksud baik, bisa menjadi menjengkelkan dan membuat mereka tidak nyaman.
* Ketika itu satu -satunya bentuk interaksi Anda: Jika Anda hanya mengomentari penampilannya, itu menyarankan hanya itu yang Anda hargai tentang dia.
* Saat seksual atau sugestif: Hindari komentar yang jelas -jelas seksual atau membuatnya merasa seperti Anda membuka pakaiannya dengan mata.
* Dalam pengaturan profesional, terutama dari yang unggul: Ini dapat dengan mudah dianggap sebagai pelecehan atau menciptakan dinamika kekuatan yang tidak nyaman. Ini sangat penting untuk dipertimbangkan sebagai karyawan.
* Saat dia menyatakan ketidaknyamanan atau ketidaktertarikan: Jika dia tampak tidak nyaman atau mengisyaratkan bahwa dia tidak menghargai pujian itu, segera berhenti.
* Jika rasanya Anda mencoba memanipulasi dia: Orang sering dapat merasakan ketika pujian tidak tulus atau digunakan sebagai taktik untuk mendapatkan sesuatu.
Pertimbangan Utama:
* Intent: Apa motivasi Anda? Apakah Anda benar -benar berusaha membuatnya merasa baik, atau apakah Anda memiliki motif tersembunyi?
* hubungan: Seberapa baik Anda mengenalnya? Apa sifat koneksi Anda?
* Konteks: Kamu ada di mana? Apa situasinya?
* Hormat: Apakah Anda memperlakukannya seperti orang utuh, atau hanya objek kekaguman?
* Bahasa tubuh dan isyarat verbal: Perhatikan bagaimana dia bereaksi terhadap pujian Anda. Apakah dia tampak senang, tidak nyaman, atau meremehkan?
Ringkasan:
Memberitahu seorang wanita bahwa dia cantik bisa menjadi isyarat yang indah ketika itu asli, spesifik, dan sesuai untuk konteks dan hubungan Anda. Namun, sangat penting untuk memperhatikan potensi kerugian dan memprioritaskan kenyamanan dan kesejahteraannya. Jika ragu, keliru di sisi kehati -hatian. Pertimbangkan untuk menawarkan pujian tentang kepribadian, keterampilan, atau pencapaiannya sebagai gantinya, terutama jika Anda tidak mengenalnya dengan baik. Ini biasanya lebih dihargai dan lebih kecil kemungkinannya untuk disalahartikan.
Juga membantu untuk mengingat bahwa kecantikan itu subyektif. Alih -alih mencoba memberi tahu seseorang bahwa mereka memenuhi standar tertentu, fokuslah untuk menghargai kualitas unik mereka.