Namun, jika Anda bertekad untuk melakukannya sendiri, berikut panduan komprehensif untuk meminimalkan risiko:
1. Nilai Kondisi Rambut Anda:
* Apakah rambut Anda sehat? Pemutihan sangat merusak. Rambut rusak sudah melemah dan lebih rentan patah. Jika rambut Anda rapuh, kering, atau bercabang, atasi masalah ini dengan perawatan deep conditioning dan masker protein *bahkan sebelum* mempertimbangkan pemutihan. Tunggu setidaknya 2-4 minggu setelah perawatan deep conditioning.
* Apakah baru-baru ini telah diolah secara kimia? Tunggu setidaknya 6-8 minggu setelah pengeritingan, relaksasi, atau perawatan kimia lainnya sebelum melakukan pemutihan. Bahan kimia yang tumpang tindih adalah resep bencana.
* Riwayat Warna: Pewarna gelap, terutama pewarna merah dan kotak hitam, terkenal sulit untuk dihilangkan. Bahan-bahan tersebut dapat memberikan hasil yang tidak merata atau bahkan merusak rambut Anda hingga harus dipotong. Jika Anda telah mengecat rambut Anda dalam setahun terakhir (atau lebih lama!), penting untuk melakukan tes helai rambut untuk melihat bagaimana rambut Anda akan terangkat.
* Warna Rambut Alami: Semakin gelap warna alami rambut Anda, semakin banyak pemutih dan waktu pemrosesan yang dibutuhkan untuk mendapatkan warna lebih terang. Ini berarti lebih banyak potensi kerusakan.
2. Kumpulkan Persediaan Anda:
* Bubuk Pemutih (Pencerah): Pilihlah merek yang berkualitas baik. Wella, L'Oreal, dan Schwarzkopf umumnya dianggap baik. Hindari pemutih yang generik dan sangat murah.
* Pengembang: Pengembangnya adalah hidrogen peroksida. Semakin tinggi volumenya, semakin cepat dan efektif ia mengangkat warna, namun juga semakin merusak warnanya. Volume yang umum adalah 10, 20, 30, dan 40. Mulailah dengan volume yang lebih rendah (10 atau 20) untuk rambut yang lebih halus, rambut rusak, atau jika Anda hanya menambahkan satu atau dua warna. Volume 30 biasa terjadi pada pengangkatan yang lebih signifikan. JANGAN PERNAH menggunakan 40 volume pada kulit kepala Anda karena risiko luka bakar kimia. Volume 40 umumnya sebaiknya diserahkan kepada profesional, karena memerlukan penerapan dan waktu yang tepat.
* Toner: Toner digunakan *setelah* pemutihan untuk menetralkan warna yang tidak diinginkan (seperti kuning atau oranye) dan mendapatkan warna yang Anda inginkan (misalnya platinum, pirang abu, dll.). Ini *penting* kecuali Anda secara khusus menginginkan rambut pirang kuning yang hangat.
* Sampo dan Kondisioner Ungu: Untuk menjaga warna Anda setelah bleaching dan toning.
* Mangkuk Pencampur dan Kuas Aplikator: Gunakan mangkuk dan sikat non-logam.
* Sarung tangan: Lindungi tangan Anda!
* Handuk dan Pakaian Lama: Noda pemutih *semuanya*.
* Jepit Rambut: Untuk membagi rambut Anda.
* Vaseline atau Minyak Kelapa: Untuk melindungi garis rambut dan telinga Anda dari iritasi dan noda.
* Pengatur waktu: Penting untuk memantau waktu pemrosesan.
* Pengobatan protein.
3. Uji Untai adalah KUNCI:
* Hal ini tidak bisa dinegosiasikan, apalagi jika Anda sudah pernah mengecat rambut sebelumnya. Potong sebagian kecil rambut yang tidak mencolok (yang terbaik adalah dari bawah).
* Campurkan sedikit pemutih dan pengembang sesuai petunjuk.
* Aplikasikan pada bagian tes untai.
* Periksa untaian setiap 5-10 menit untuk melihat bagaimana pengangkatannya. Catat waktu yang diperlukan untuk mencapai level yang Anda inginkan dan bagaimana rasanya rambut.
* Bilas, beri warna (jika ada), dan keringkan helaiannya.
* Tes ini akan memberi tahu Anda:
* Bagaimana reaksi rambut Anda terhadap pemutih.
* Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lift yang diinginkan.
* Jika rambut Anda bahkan dapat menangani pemutih tanpa kerusakan yang berarti.
4. Persiapkan Rambut Anda:
* Jangan mencuci rambut selama 1-2 hari sebelum melakukan bleaching. Minyak alami membantu melindungi kulit kepala Anda.
* Oleskan Vaseline atau minyak kelapa ke garis rambut dan telinga untuk mencegah iritasi.
5. Pencampuran dan Aplikasi:
* Ikuti petunjuk pemutih dan pengembang *dengan tepat*. Rasio ini penting untuk pemrosesan yang tepat. Biasanya 1 bagian pemutih untuk 2 bagian pengembang, tapi SELALU periksa instruksi produk.
* Aduk rata sampai Anda mendapatkan konsistensi yang halus dan lembut.
* Pekerjaan di Bagian: Bagilah rambut Anda menjadi empat bagian (atau lebih jika Anda memiliki rambut tebal).
* Mengoleskan Pemutih: Mulailah mengoleskan pemutih ke akar rambut jika ini pertama kalinya Anda melakukan perawatan menyeluruh pada kepala. Proses akar lebih cepat dibandingkan bagian ujung karena panas dari kulit kepala. Ini adalah kunci untuk hasil yang merata.
* Jika Anda memutihkan akar rambut, oleskan pemutih di dekat kulit kepala Anda *tanpa* menyentuh kulit kepala secara langsung. Biarkan sekitar 1/4 inci akar tidak tersentuh hingga 10-15 menit terakhir untuk menghindari "akar panas" (akar yang diproses lebih cepat dan menjadi lebih ringan dibandingkan bagian rambut lainnya).
* Jika Anda memiliki rambut perawan atau sedang melakukan pemutihan seluruh kepala, oleskan pemutih pada bagian tengah dan ujungnya terlebih dahulu, biarkan akarnya selama 10-15 menit terakhir.
* Bekerja dengan Cepat dan Merata: Cobalah untuk mengoleskan pemutih secepat dan merata.
* Pastikan Saturasi: Pastikan setiap helai rambut terendam seluruhnya dengan campuran pemutih.
6. Waktu Pemrosesan:
* Sering Periksa: Periksa hasil tes helai untuk berapa lama Anda harus mengolah rambut Anda. Periksa bagian kecil setiap 5-10 menit untuk memantau proses pengangkatan.
* Jangan Melebihi Waktu Maksimum: Ikuti instruksi dari produsen pemutih. Biasanya waktu pemrosesan maksimum adalah 50-60 menit, tetapi dapat bervariasi. Melebihi waktu maksimal tidak akan membuat rambut Anda lebih terang; itu hanya akan menyebabkan lebih banyak kerusakan.
* Perhatikan Panas: Jika kulit kepala Anda terasa sangat panas atau mulai terbakar, segera bilas.
7. Membilas dan Mengencangkan:
* Bilas Sampai Bersih: Bilas rambut Anda dengan air dingin sampai semua sisa pemutih hilang.
* Sampo: Gunakan sampo yang lembut dan bebas sulfat.
* Toner: Oleskan toner sesuai petunjuk produk. Ini penting untuk mencapai warna akhir yang Anda inginkan. Toner menetralkan warna yang tidak diinginkan dan menyimpan pigmen.
* Bilas Lagi: Bilas toner secara menyeluruh.
* Kondisi Dalam: Gunakan kondisioner dalam atau masker rambut untuk membantu mengembalikan kelembapan dan kekuatan rambut Anda. Biarkan selama setidaknya 10-15 menit.
8. Perawatan Pasca Pemutihan:
* Melembabkan: Gunakan deep conditioning atau masker rambut minimal seminggu sekali.
* Perawatan Protein: Gunakan perawatan protein (tetapi jangan berlebihan, karena terlalu banyak dapat membuat rambut rapuh) untuk membantu memperkuat rambut Anda.
* Sampo dan Kondisioner Ungu: Gunakan sampo dan kondisioner ungu untuk menjaga warna kulit dan mencegah warna kuningan.
* Perlindungan Panas: Hindari penataan panas sebisa mungkin. Saat Anda menggunakan panas, selalu gunakan semprotan pelindung panas.
* Memangkas Secara Teratur: Pangkas ujung rambut yang bercabang untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
* Hindari Perawatan Kimia: Istirahatkan rambut Anda dari perawatan kimia lainnya (perm, relaxer, dll.) selama beberapa bulan.
Pertimbangan dan Peringatan Penting:
* Alergi: Lakukan uji tempel pada kulit Anda 48 jam sebelum pemutihan untuk memeriksa reaksi alergi. Oleskan sedikit campuran larutan pemutih ke area kecil kulit (misalnya di belakang telinga) dan amati apakah ada kemerahan, gatal, atau iritasi.
* Bakar Kimia: Luka bakar pada kulit kepala merupakan risiko pemutihan, terutama pada produk pengembang dengan volume yang lebih tinggi. Jika Anda mengalami panas atau rasa terbakar yang berlebihan, segera bilas. Jika rasa terbakarnya parah, dapatkan bantuan medis.
* Hasil Tidak Merata: Pengaplikasian yang tidak merata dapat menyebabkan warna tidak merata. Berhati-hatilah dalam aplikasi Anda dan pastikan saturasi penuh.
* Kerusakan Rambut: Pemrosesan yang berlebihan dapat menyebabkan rambut Anda menjadi rapuh dan patah. Jika rambut Anda terasa kenyal atau melar saat basah, kemungkinan besar rambut tersebut diproses secara berlebihan. Carilah bantuan profesional untuk menilai kerusakan dan menentukan tindakan terbaik.
* Bantuan Profesional adalah yang Terbaik: Sekali lagi, jika Anda tidak yakin atau memiliki situasi warna yang rumit, konsultasikan dengan pewarna profesional. Mereka memiliki pengalaman dan keahlian untuk meminimalkan risiko dan mencapai hasil yang Anda inginkan.
Kapan Harus BERHENTI dan Mencari Bantuan Profesional:
* Jika kulit kepala Anda terasa terbakar hebat.
* Jika rambut Anda terasa kenyal atau elastis saat basah.
* Jika Anda tidak mencapai hasil pengencangan yang diinginkan setelah waktu pemrosesan yang disarankan dan rambut Anda terasa rusak.
* Jika Anda kewalahan atau merasa tidak nyaman pada saat tertentu dalam proses tersebut.
Memutihkan rambut di rumah adalah tugas yang serius. Dengan mengikuti langkah-langkah ini secara hati-hati dan mengutamakan kesehatan rambut, Anda dapat meminimalkan risiko dan semoga mendapatkan warna yang Anda inginkan. Namun ingat, jika ragu, konsultasikan dengan profesional! Semoga beruntung!