Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> Perawatan Rambut

Apakah keramas terlalu buruk untukmu?

Ya, keramas terlalu banyak bisa buruk bagi rambut dan kulit kepala Anda. Inilah mengapa:

* pengupasan minyak alami: Shampo dirancang untuk membersihkan rambut Anda, tetapi juga menghilangkan minyak alami (sebum) yang diproduksi oleh kulit kepala Anda. Sebum sangat penting untuk menjaga rambut Anda tetap lembab, sehat, dan terlindungi. Shampo yang berlebihan menghilangkan minyak ini, yang menyebabkan kekeringan, kerapuhan, dan kerusakan.

* iritasi kulit kepala: Keramas yang sering dapat mengganggu keseimbangan alami kulit kepala Anda, menyebabkan iritasi, kekeringan, dan bahkan meningkatkan produksi minyak saat kulit kepala Anda mencoba untuk mengkompensasi.

* Warna rambut yang memudar: Jika Anda memiliki rambut yang diobati dengan warna, keramas yang sering dapat menyebabkan warna memudar lebih cepat.

* Peningkatan Frizz: Rambut kering lebih rentan terhadap keriting, sehingga shampo yang berlebihan dapat memperburuk keriting.

* melemahnya rambut: Shampo yang berlebihan dapat membuat rambut Anda lebih lemah dan lebih rentan terhadap kerusakan.

Seberapa sering Anda harus keramas?

Frekuensi ideal keramas bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada faktor -faktor seperti:

* Jenis Rambut: Rambut berminyak mungkin perlu lebih sering dicuci daripada rambut kering.

* Kondisi kulit kepala: Jika Anda memiliki kulit kepala yang kering atau sensitif, Anda harus lebih jarang mencuci.

* Gaya Hidup: Jika Anda sering berolahraga atau bekerja di lingkungan yang kotor, Anda mungkin perlu lebih sering mencuci.

* Tekstur rambut: Rambut halus cenderung lebih cepat berminyak daripada rambut tebal.

* Produk yang digunakan: Menggunakan banyak produk gaya dapat menyebabkan penumpukan yang membutuhkan lebih sering mencuci.

Pedoman Umum:

* rambut berminyak: Setiap 1-2 hari

* rambut normal: Setiap 2-3 hari

* Rambut kering: Setiap 3-4 hari (atau bahkan kurang)

* rambut keriting/coily: Seminggu sekali, atau bahkan kurang

* Rambut yang diobati dengan warna: 2-3 kali seminggu, dengan sampo yang aman warna

(atau kurang jika rambut kering)

Alternatif untuk keramas:

* co-washing: Mencuci rambut dengan kondisioner, bukan sampo.

* sampo kering: Menyerap kelebihan minyak tanpa mencuci.

* Membilas dengan air: Terkadang, hanya membilas rambut Anda dengan air dapat menghilangkan kotoran dan keringat tanpa menelanjangi minyak alami.

Bagaimana cara memberi tahu apakah Anda terlalu banyak keramas

* Kulit kepala Anda terasa kering, kencang, atau gatal.

* Rambut Anda terlihat kusam dan kurang bersinar.

* Rambut Anda rapuh dan rentan terhadap kerusakan.

* Rambut Anda keriting dan sulit dikelola.

* Rambut Anda yang diobati dengan warna cepat memudar.

* Kulit kepala Anda menghasilkan lebih banyak minyak untuk mengimbangi hilangnya minyak alami.

Jika Anda mengalami salah satu dari tanda -tanda ini, cobalah mengurangi frekuensi keramas Anda. Anda mungkin juga mempertimbangkan untuk menggunakan sampo yang lebih melembabkan atau memasukkan masker rambut ke dalam rutinitas Anda.

Sebagai kesimpulan, sementara keramas penting untuk kebersihan, melakukannya terlalu sering dapat merugikan kesehatan rambut dan kulit kepala Anda. Menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci untuk mempertahankan rambut yang sehat dan indah.