* Perlindungan: Rambut kemaluan dapat bertindak sebagai penghalang fisik, melindungi kulit sensitif dari alat kelamin dari gesekan selama aktivitas seksual.
* Regulasi suhu: Ini dapat membantu menjaga area genital tetap hangat dalam cuaca dingin dan memungkinkan ventilasi dalam cuaca hangat.
* Kebersihan: Rambut kemaluan dapat menjebak keringat dan cairan lainnya, menjauhkannya dari kulit dan mengurangi risiko iritasi dan infeksi.
* Peran sensorik: Folikel rambut di area kemaluan berhubungan dengan ujung saraf, berpotensi meningkatkan sensitivitas untuk disentuh.
* Sinyal visual: Rambut kemaluan adalah karakteristik seksual sekunder yang menandakan kedewasaan dan daya tarik seksual.