Apa itu:
* Senyawa berbasis lilin: Lilin panas adalah campuran lilin (biasanya lilin lebah, rosin, dan minyak atau resin lainnya) yang dipanaskan hingga konsistensi lentur dan dapat disebarkan.
* Jenis yang berbeda: Umumnya ada dua jenis utama:
* lilin keras (juga dikenal sebagai lilin tanpa strip): Lilin ini mengeras sendiri saat mendingin dan kemudian dikupas secara langsung tanpa perlu strip.
* lilin lunak (juga dikenal sebagai strip wax): Lilin ini tetap lembut dan lengket dan dihilangkan menggunakan senapan muslin atau kertas.
cara kerjanya:
1. Pemanasan: Lilin dipanaskan dalam lilin yang lebih hangat sampai mencapai konsistensi seperti madu.
2. Aplikasi: Lilin yang dipanaskan diaplikasikan pada kulit ke arah pertumbuhan rambut, biasanya dengan spatula atau aplikator kayu. Lilin menganut kulit dan rambut.
3. Pengerasan/pengupasan:
* lilin keras: Lilin dibiarkan dingin dan mengeras pada kulit. Setelah kencang, tepi terangkat, dan lilin dengan cepat ditarik ke arah yang berlawanan dari pertumbuhan rambut. Lilin merangkum rambut dan menariknya keluar dari akar.
* Lilin lunak: Muslin atau strip kertas ditekan ke area yang tertutup lilin dan digosok dengan kuat untuk memastikan adhesi yang baik. Strip kemudian dengan cepat ditarik ke arah yang berlawanan dari pertumbuhan rambut, menghilangkan lilin dan rambut.
4. Aftercare: Setelah sesi waxing, sisa lilin dihilangkan dengan penghapus lilin atau minyak. Lotion atau pelembab yang menenangkan diaplikasikan untuk menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan.
Mengapa Orang Menggunakan Lilin Panas:
* Hasil tahan lama: Karena rambut dikeluarkan dari akar, hasilnya biasanya bertahan lebih lama dari mencukur atau menggunakan krim depilatory (minggu, bukan hari).
* Kembali lagi: Dengan waxing berulang, rambut sering tumbuh lebih halus dan lebih jarang dari waktu ke waktu.
* Pengelupasan: Waxing juga memberikan beberapa pengelupasan kulit dengan menghilangkan sel -sel kulit mati bersama dengan rambut.
* Cocok untuk berbagai bidang: Lilin panas dapat digunakan pada berbagai bagian tubuh, termasuk kaki, lengan, ketiak, area bikini, wajah (alis, bibir atas), dan punggung.
Pertimbangan Penting:
* Nyeri: Waxing bisa menyakitkan, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau rambut kasar. Tingkat nyeri bervariasi tergantung pada individu dan area yang sedang dililitkan.
* Sensitivitas kulit: Waxing dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, dan kadang -kadang rambut yang tumbuh ke dalam. Aftercare yang tepat sangat penting.
* Kontraindikasi: Waxing tidak direkomendasikan untuk orang dengan kondisi kulit tertentu (mis. Eksim, psoriasis), varises, atau yang sedang minum obat tertentu (mis., Accutane, retin-A).
* Profesional vs. di rumah: Sementara kit waxing di rumah tersedia, waxing profesional sering direkomendasikan, terutama untuk area sensitif seperti garis dan wajah bikini, karena ahli estetika yang terlatih dapat melakukan prosedur dengan lebih efektif dan meminimalkan risiko kerusakan kulit.
Singkatnya, hair removal Hot Wax adalah metode yang menggunakan lilin panas untuk menghilangkan rambut dari akar, menawarkan hasil yang lebih tahan lama dan potensi manfaat seperti pertumbuhan kembali dan pengelupasan kulit yang lebih halus. Namun, penting untuk menyadari potensi rasa sakit dan sensitivitas kulit yang terlibat dan untuk mempertimbangkan apakah waxing profesional adalah pilihan yang tepat untuk Anda.