1. Kumpulkan persediaan Anda:
* pisau cukur tajam: Pisau cukur yang segar dan tajam adalah kuncinya. Pisau cukur yang kusam menyebabkan iritasi dan membutuhkan lebih banyak umpan, meningkatkan risiko potongan dan rambut yang tumbuh ke dalam. Pisau cukur yang dirancang khusus untuk kulit sensitif atau dengan beberapa bilah adalah pilihan yang baik.
* krim atau gel cukur: Ini penting untuk pelumasan. Pilih satu yang dirancang untuk kulit sensitif jika Anda cenderung teriritasi. Hindari menggunakan sabun, karena dapat mengeringkan kulit.
* Air hangat: Air hangat melembutkan rambut dan membuka pori -pori.
* Pengelupasan Lulur (Opsional): Menggunakan scrub lembut satu atau dua hari sebelum bercukur dapat membantu menghilangkan sel -sel kulit mati yang dapat menjebak rambut dan menyebabkan rambut yang tumbuh ke dalam.
* handuk: Handuk yang bersih dan lembut untuk mengeringkan diri sendiri.
* pelembab atau balsem aftershave: Pelembab yang lembut, bebas alkohol atau balsem aftershave untuk menenangkan kulit setelah bercukur.
2. Siapkan kulit Anda:
* mandi atau mandi: Habiskan beberapa menit dalam air hangat (tidak panas) untuk melembutkan rambut dan buka pori -pori Anda.
* exfoliate (opsional): Keksfoliasi dengan lembut area ketiak Anda satu atau dua hari * sebelum * mencukur. Jangan terkelupas segera sebelum atau setelah bercukur, karena ini dapat mengiritasi kulit.
* Oleskan krim cukur/gel: Oleskan sejumlah besar krim cukur atau gel ke ketiak Anda. Pastikan untuk menutupi semua rambut. Biarkan selama satu atau dua menit untuk melembutkan rambut lebih jauh.
3. Teknik cukur:
* Angkat lengan Anda: Angkat lengan Anda di atas kepala Anda untuk meregangkan kulit di ketiak Anda. Ini membuatnya lebih mudah untuk mencukur dekat.
* mencukur pukulan pendek: Karena rambut ketiak tumbuh dalam berbagai arah, Anda harus bercukur ke arah yang berbeda. Mulailah dengan mencukur ke arah pertumbuhan rambut (biasanya ke bawah). Kemudian, cukur ke samping dan ke atas.
* Bilas pisau cukur sering: Bilas pisau cukur setelah setiap beberapa pukulan untuk menghilangkan rambut dan krim cukur. Ini akan membantu mencegah bilah menyumbat dan memastikan pencukur yang lebih halus.
* Hindari menekan terlalu keras: Biarkan pisau cukur melakukan pekerjaan. Menekan terlalu keras dapat menyebabkan iritasi dan pemotongan. Gunakan sapuan ringan dan lembut.
* Bilas secara menyeluruh: Setelah Anda mencukur semua rambut, bilas ketiak Anda dengan air hangat untuk menghilangkan krim atau gel cukur yang tersisa.
* Periksa tempat yang terlewat: Periksa ketiak Anda untuk memastikan Anda tidak melewatkan tempat apa pun. Jika perlu, muncul kembali krim cukur dan cukur lagi.
4. Perawatan pasca-pencucian:
* Pat kering: Tepuk perlahan ketiak Anda kering dengan handuk lembut. Hindari menggosok, karena ini dapat mengiritasi kulit.
* Terapkan pelembab: Oleskan pelembab yang lembut dan bebas alkohol atau balsem aftershave untuk menenangkan dan melembabkan kulit. Ini akan membantu mencegah kekeringan dan iritasi. Hindari produk dengan wewangian yang kuat.
* hindari deodoran (segera setelah): Tunggu beberapa jam sebelum menggunakan deodoran, terutama jika mengandung alkohol atau wewangian. Ini bisa mengiritasi kulit yang baru dicukur. Jika Anda harus segera menggunakan deodoran, pilih formula tanpa alkohol tanpa wewangian.
* pakaian longgar: Kenakan pakaian longgar selama beberapa jam setelah bercukur untuk memungkinkan kulit bernafas dan mencegah gesekan.
Tips untuk mencegah iritasi dan rambut yang tumbuh ke dalam:
* Gunakan pisau cukur yang tajam: Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini sangat penting. Ganti pisau cukur Anda secara teratur (setiap 5-7 bercukur, atau lebih cepat jika terasa membosankan).
* Cukur ke arah pertumbuhan rambut: Sementara bercukur terhadap gandum dapat memberi Anda pencukur yang lebih dekat, itu juga meningkatkan risiko rambut yang tumbuh ke dalam.
* mengelupas secara teratur: Mengelupas dengan lembut beberapa kali seminggu dapat membantu mencegah sel -sel kulit mati menjebak rambut.
* Hindari bercukur terlalu sering: Beri kulit Anda istirahat di antara cukur agar dapat pulih.
* Pertimbangkan metode penghapusan rambut lainnya: Jika Anda rentan terhadap iritasi atau rambut yang tumbuh ke dalam, Anda mungkin ingin mempertimbangkan metode penghilangan rambut lainnya, seperti waxing, gula basa, atau laser hair removal.
* Periksa bahan: Berhati -hatilah dengan bahan -bahan dalam krim cukur, pelembab, dan deodoran Anda. Hindari produk yang mengandung alkohol, wewangian, atau iritasi lainnya.
* Minyak pohon teh: Menerapkan minyak pohon teh yang diencerkan (campur beberapa tetes dengan minyak pembawa seperti kelapa atau minyak zaitun) dapat membantu mengurangi peradangan dan mencegah infeksi.
Jika Anda mengalami iritasi yang terus -menerus, kemerahan, atau rambut yang tumbuh ke dalam, konsultasikan dengan dokter kulit. Mereka dapat merekomendasikan produk atau perawatan tertentu untuk mengatasi masalah Anda. Semoga beruntung!