i. Persiapan &Konsultasi:
* Konsultasi adalah kunci:
* Diskusikan gaya yang diinginkan: Tunjukkan gambar, bicarakan pemeliharaan, dan pastikan Anda memahami apa yang diinginkan klien.
* menilai jenis dan kondisi rambut: Pertimbangkan tekstur (halus, sedang, tebal, kasar), kepadatan (tipis, rata -rata, padat), pola gelombang (lurus, bergelombang, keriting, coily), dan kerusakan apa pun (ujung split, kekeringan, kerusakan warna). Ini mempengaruhi bagaimana rambut akan berbaring dan bereaksi terhadap pemotongan.
* bentuk wajah: Diskusikan bagaimana gaya rambut akan melengkapi atau kontras dengan bentuk wajah klien (bundar, oval, persegi, jantung, dll.).
* Gaya Hidup dan Pemeliharaan: Berapa banyak waktu klien yang bersedia menghabiskan rambut mereka setiap hari? Pertimbangkan tingkat aktivitas mereka dan persyaratan spesifik apa pun.
* Alat:
* Shears Sharp: Penting untuk pemotongan yang bersih dan tepat. Investasikan pada gunting berkualitas.
* Shears Shears (Opsional): Digunakan untuk menghapus curah dan membuat tekstur. Gunakan dengan hati -hati.
* Clippers (opsional): Untuk gaya pendek, pudar, atau undercuts.
* Combs: Sisir gigi lebar untuk detangling, sisir gigi halus untuk presisi.
* botol semprot: Untuk menjaga rambut tetap lembab saat memotong.
* Klip Rambut: Untuk pensiun rambut.
* jubah atau handuk: Untuk melindungi pakaian klien.
* mirror: Cermin besar untuk Anda dan cermin genggam yang lebih kecil untuk dilihat klien.
* Kebersihan: Cuci tangan Anda dengan seksama. Sanitasi alat Anda sebelum digunakan.
ii. Teknik Pemotongan Dasar:
* Bagian: Membagi rambut menjadi bagian yang dapat dikelola sangat penting untuk bahkan memotong. Pola pemotongan umum meliputi:
* empat bagian: Pisahkan rambut di tengah dari dahi ke tengkuk, lalu dari telinga ke telinga melintasi mahkota.
* tujuh bagian: Mirip dengan empat, tetapi dengan bagian tambahan di sisi kepala untuk memberikan lebih banyak kontrol.
* Teknik Pemotongan Rambut (Utama):
* potongan satu-panjang: Semua rambut dipotong dengan panjang yang sama, menciptakan garis yang tumpul dan solid.
* Lapisan: Memotong rambut pada panjang yang berbeda untuk membuat volume, gerakan, dan tekstur.
* Wisuda: Membuat lapisan yang secara bertahap meningkat panjang dari tengkuk ke mahkota.
* Lapisan Panjang: Lapisan panjang dipotong untuk menghilangkan berat dan mendorong gerakan di rambut yang lebih panjang tanpa mengorbankan panjang.
* pemotongan titik (atau pemotongan titik): Memegang gunting secara vertikal dan menyelinap ke ujung rambut untuk melembutkan garis dan menambahkan tekstur.
* mengiris: Teknik teksturisasi di mana gunting dibuka sebagian dan meluncur ke bawah poros rambut untuk menghilangkan berat dan membuat gerakan. Harus digunakan dengan hati -hati karena dapat merusak rambut.
* memotong: Mirip dengan pemotongan titik, tetapi menggunakan potongan yang lebih agresif dan miring untuk membuat tampilan yang lebih tebal dan bertekstur. Juga digunakan dengan hati -hati.
* Slide Cutting: Mirip dengan mengiris tetapi biasanya digunakan pada rambut basah. Ini menciptakan lapisan dan gerakan yang lembut.
* Blending: Proses menghaluskan transisi antara berbagai panjang rambut.
iii. Langkah Pemotongan (Contoh:Trim Dasar dan Lapisan):
1. Cuci dan Kondisi: Rambut bersih lebih mudah dipotong. Handuk ringan dan detangle.
2. Bagian rambut: Gunakan metode empat bagian.
3. Tetapkan panjangnya:
* Tentukan panjang yang diinginkan: Bicaralah dengan klien lagi untuk mengonfirmasi.
* Potong bagian bawah (biasanya bagian belakang): Gunakan sisir untuk membuat garis horizontal yang bersih. Ini adalah panduan Anda untuk sisa potongan.
4. Potong sisi: Bawa bagian dari sisi ke depan dan cocokkan dengan panjang yang ditetapkan di belakang.
5. Potong bagian atas (lapisan):
* Tentukan panjang lapisan: Diskusikan seberapa pendek klien menginginkan lapisan atas.
* Gunakan teknik "Lapisan Panduan": Ambil sebagian kecil rambut di mahkota dan potong panjang lapisan yang diinginkan. Ini akan menjadi panduan Anda.
* Potong bagian yang tersisa: Bawa setiap bagian ke lapisan pemandu dan potong agar cocok. Jadilah tepat dan konsisten. Semakin tinggi Anda mengangkat rambut, semakin dramatis lapisannya.
6. Periksa simetri: Sisir rambut ke bawah dan periksa dengan hati -hati bahwa kedua sisi itu rata.
7. Teksturisasi (opsional): Gunakan pemotongan titik atau gunting yang menipis (hemat) untuk menghilangkan curah dan melembutkan ujungnya.
8. Blow Dry and Style: Ini akan mengungkapkan bentuk akhir potongan rambut dan memungkinkan Anda melakukan penyesuaian yang diperlukan.
9. Pemeriksaan dan penyempurnaan akhir: Carilah rambut yang tidak merata atau menyimpang. Lakukan penyesuaian kecil sesuai kebutuhan.
10. Tunjukkan klien: Gunakan cermin genggam untuk menunjukkan bagian belakang kepala. Minta umpan balik dan lakukan penyesuaian akhir.
iv. Pertimbangan Penting:
* pemotongan basah vs. kering:
* Pemotongan Basah: Paling umum untuk bentuk dan lapisan dasar. Rambut basah lebih mudah dikelola dan dipotong dengan tepat. Namun, rambut menyusut saat mengering, jadi pertanggungjawabkan ini.
* Pemotongan kering: Digunakan untuk teksturisasi, membentuk, dan menggabungkan gaya. Ini memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana rambut akan terbentang secara alami. Sangat membantu untuk rambut keriting karena pola keriting paling baik terlihat kering.
* Susut rambut: Rambut akan tampak lebih pendek saat mengering, terutama rambut keriting. Selalu potong sedikit lebih lama dari panjang akhir yang diinginkan.
* ketegangan: Jumlah ketegangan yang Anda terapkan saat memegang rambut mempengaruhi panjang dan bentuk keseluruhan potongan. Gunakan ketegangan yang konsisten di seluruh.
* sudut: Sudut di mana Anda memegang rambut saat memotong menentukan jumlah pelapisan atau kelulusan.
* Pola garis rambut dan pertumbuhan: Perhatikan garis rambut alami dan bagaimana rambut tumbuh. Cowlicks dan pola pertumbuhan tidak teratur dapat memengaruhi penampilan gaya.
* rambut keriting: Membutuhkan teknik khusus. Sering dipotong kering untuk memperhitungkan penyusutan dan pola keriting. Hindari lapisan berlebih.
v. Keselamatan:
* Alat tajam: Berhati -hatilah saat menangani gunting dan gunting.
* kenyamanan klien: Pastikan klien nyaman dan santai sepanjang proses.
* Komunikasi: Terus berkomunikasi dengan klien untuk memastikan mereka senang dengan kemajuan.
* Alergi: Tanyakan tentang alergi terhadap produk rambut sebelum menggunakannya.
vi. Kiat untuk Pemula:
* Mulai sederhana: Mulailah dengan trim dasar dan potongan satu-panjang.
* Praktek: Berlatih di manekin atau teman yang rela.
* Tutorial Tonton: Ada banyak sumber daya online yang tersedia.
* ambil kelas: Pertimbangkan mendaftar dalam kursus penata rambut.
* bersabar: Butuh waktu dan berlatih untuk mengembangkan keterampilan Anda.
* Jangan takut untuk meminta bantuan: Minta nasihat profesional.
Penafian: Informasi ini hanya untuk panduan umum. Penata rambut adalah keterampilan kompleks yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman yang tepat. Memotong rambut seseorang tanpa pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dapat menghasilkan hasil yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya. Selalu memprioritaskan keselamatan dan mencari bantuan profesional saat dibutuhkan.
Sangat penting untuk diingat bahwa bahkan dengan penjelasan terperinci, memotong rambut membutuhkan banyak latihan dan pemahaman yang baik tentang alat dan teknik. Pertimbangkan untuk mengambil kursus atau mencari bimbingan dari stylist profesional untuk mengembangkan keterampilan Anda secara efektif. Semoga beruntung!