1. Kenyamanan dan Posisi Pasien:
* Komunikasi adalah kunci: Jelaskan prosedur secara menyeluruh kepada pasien dan mengatasi kekhawatiran apa pun yang mungkin mereka miliki. Biarkan mereka tahu apa yang akan Anda lakukan dan bagaimana Anda akan melindungi mereka dari basah atau tidak nyaman.
* Minimalkan Gerakan: Jaga pasien tetap dan senyaman mungkin. Reposisi mereka harus dilakukan dengan lembut dan dengan persetujuan mereka.
* Dukungan Leher: Berikan dukungan yang memadai untuk leher dan kepala untuk mencegah ketegangan. Handuk gulung kecil atau bantal tiup bisa membantu.
* Suhu: Pertahankan suhu kamar yang hangat dan nyaman. Suhu air juga harus hangat, tidak terlalu panas atau dingin. Uji air pada kulit Anda sendiri sebelum mengoleskannya pada pasien.
* Privasi: Hormati privasi pasien dengan menutup pintu atau menggambar tirai.
* Martabat: Rawat pasien dengan hormat dan martabat setiap saat. Hindari mengekspos mereka secara tidak perlu.
2. Mencegah kekacauan dan kelembaban:
* penghalang tahan air: Lindungi tempat tidur dan pakaian pasien dengan penghalang tahan air, seperti handuk besar, lembaran plastik, atau underpad sekali pakai. Tutupi bantal juga.
* Catch Basin: Gunakan cekungan sampo tiup khusus, baskom plastik, atau palung shift untuk menangkap air. Posisikan dengan hati -hati di bawah kepala pasien.
* Manajemen Handuk: Memiliki banyak handuk yang bersih dan penyerap tersedia untuk menyerap tumpahan dan menjaga pasien tetap kering.
* Bilas yang efisien: Bilas rambut secara menyeluruh tetapi efisien untuk meminimalkan jumlah air yang digunakan dan waktu pasien berada dalam posisi yang tidak nyaman.
* pengeringan: Keringkan rambut sesungguhnya mungkin dengan handuk. Ruang pengering rambut yang keren atau panas dapat digunakan, tetapi memperhatikan kenyamanan pasien dan sensitivitas kulit.
* Hindari air di mata/telinga: Gunakan waslap atau handuk kecil untuk melindungi mata dan telinga pasien dari air dan sabun.
3. Integritas dan Sensitivitas Kulit:
* menilai kulit: Sebelum memulai, periksa kulit kepala pasien untuk setiap luka, lesi, atau kerusakan kulit. Hindari menerapkan sampo ke area dengan luka terbuka.
* sampo lembut: Gunakan sampo ringan dan seimbang yang dirancang untuk kulit sensitif. Hindari bahan kimia yang keras, parfum, atau pewarna. Shampo "no-bilas" mungkin merupakan pilihan yang baik dalam situasi tertentu.
* Pijat Lembut: Saat keramas, gunakan gerakan pijat yang lembut untuk merangsang kulit kepala dan meningkatkan sirkulasi. Hindari penggosokan yang kuat, yang dapat mengiritasi kulit.
* Monitor untuk Iritasi: Perhatikan tanda -tanda iritasi kulit, seperti kemerahan, gatal, atau pembengkakan. Jika iritasi terjadi, hentikan sampo dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan.
* Luka Tekanan: Berhati -hatilah untuk menghindari tekanan pada area yang rentan terhadap luka tekan (mis., Punggung kepala, telinga).
4. Keselamatan dan Bantuan:
* Bantuan: Mintalah orang lain membantu jika memungkinkan, terutama jika pasien lemah atau tidak kooperatif. Ini akan membuat proses lebih aman dan lebih efisien.
* mekanika tubuh yang tepat: Gunakan mekanika tubuh yang tepat untuk menghindari tegang punggung Anda. Sesuaikan ketinggian tempat tidur ke tingkat kerja yang nyaman.
* Peralatan: Pastikan semua peralatan bersih dan dalam keadaan baik.
* Kemampuan Pasien: Pertimbangkan kemampuan fisik dan kognitif pasien. Jika mereka dapat membantu dengan cara apa pun, dorong mereka untuk melakukannya.
* Perangkat Medis: Waspadai perangkat medis apa pun, seperti saluran IV atau tabung oksigen, dan hindari membuatnya basah atau koplodged.
5. Kondisi dan Pertimbangan Khusus:
* pasca-operasi: Jika pasien baru -baru ini menjalani operasi, ikuti instruksi spesifik dari dokter atau perawat tentang mandi. Mungkin perlu menghindari posisi atau area tertentu.
* Kondisi medis: Waspadai kondisi medis apa pun yang dapat mempengaruhi prosedur, seperti gangguan kulit, masalah pernapasan, atau kondisi jantung.
* Gangguan Kognitif: Pasien dengan gangguan kognitif mungkin bingung atau gelisah. Bersabarlah dan meyakinkan, dan jelaskan prosedur secara sederhana.
* sistem kekebalan: Jika pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu, gunakan tindakan pencegahan ekstra untuk mencegah infeksi. Gunakan peralatan steril dan cuci tangan Anda secara menyeluruh.
6. Setelah sampo:
* Pengeringan menyeluruh: Pastikan rambut benar -benar kering untuk mencegah kedinginan atau iritasi kulit.
* Bersihkan: Lepaskan semua peralatan dan bersihkan area tersebut secara menyeluruh.
* Periksa kulit: Periksa kulit kepala pasien lagi untuk tanda -tanda iritasi atau kerusakan.
* Dokumentasi: Dokumentasikan prosedur, termasuk tanggal, waktu, jenis sampo yang digunakan, dan pengamatan atau masalah apa pun.
Dengan mempertimbangkan faktor -faktor ini dengan hati -hati, Anda dapat memberikan pengalaman sampo tempat tidur yang aman, nyaman, dan higienis untuk pasien dengan mobilitas terbatas. Selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.