* Formasi penghalang: Sebagian besar pelindung panas mengandung silikon (seperti dimethicone, cyclomethicone) atau polimer (seperti kopolimer PVP/VA). Bahan -bahan ini membentuk lapisan yang tipis dan pelindung di sekitar poros rambut. Lapisan ini tidak bisa ditembus, tetapi memperlambat transfer panas ke struktur internal rambut.
* Distribusi panas: Dengan melapisi rambut, pelindung panas dapat membantu mendistribusikan panas lebih merata di helai rambut. Ini mencegah hot spot lokal yang dapat menyebabkan kerusakan berlebihan.
* retensi kelembaban: Panas dapat dengan cepat menguapkan kelembaban dari rambut, yang menyebabkan kekeringan dan kerapuhan. Beberapa pelindung panas mengandung humektan (seperti gliserin) yang menarik dan mempertahankan kelembaban di rambut, membantu mencegah dehidrasi selama gaya panas.
* pelumasan dan slip: Bahan -bahan dalam pelindung panas sering memberikan pelumasan, memungkinkan alat penataan untuk meluncur lebih mudah melalui rambut. Ini mengurangi gesekan dan tarikan, yang dapat meminimalkan kerusakan.
Singkatnya, pelindung panas bertindak sebagai perisai, memperlambat perpindahan panas, mendistribusikan panas secara merata, menahan kelembaban, dan mengurangi gesekan untuk meminimalkan efek merusak gaya panas pada rambut Anda.