Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> Perawatan Rambut

Apakah Epilator Aman Menghapus Rambut Wajah?

Apakah epilator aman untuk menghilangkan rambut wajah tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kulit Anda, toleransi nyeri, dan area spesifik wajah Anda yang Anda targetkan. Inilah gangguan:

Manfaat potensial:

* Hasil tahan lama: Epilator menghilangkan rambut dari akar, jadi hasilnya biasanya bertahan lebih lama dari bercukur (beberapa minggu, bukan hari).

* rambut yang lebih tipis, lebih lembut: Seiring waktu, epilasi berulang terkadang dapat menyebabkan pertumbuhan kembali rambut yang lebih tipis dan lebih lembut.

* hemat biaya: Setelah Anda membeli epilator, Anda tidak perlu membeli krim cukur, pisau cukur, atau strip waxing.

* kenyamanan: Anda dapat melakukannya di rumah kapan pun Anda perlu.

Risiko dan pertimbangan potensial:

* Nyeri: Epilasi bisa menyakitkan, terutama beberapa kali pertama. Wajah lebih sensitif daripada area tubuh lainnya.

* Rambut yang tumbuh ke dalam: Menghapus rambut dari akar meningkatkan risiko rambut yang tumbuh ke dalam, yang bisa menjengkelkan, menyakitkan, dan menyebabkan infeksi.

* kemerahan dan iritasi: Harapkan kemerahan dan iritasi segera setelah epilasi. Ini biasanya sementara.

* Kerusakan kulit: Jika tidak digunakan dengan benar, epilator dapat menyebabkan iritasi kulit, luka, atau bahkan jaringan parut kecil, terutama pada kulit wajah yang halus.

* Hiperpigmentasi: Dalam beberapa kasus, terutama dengan nada kulit yang lebih gelap, epilasi dapat menyebabkan hiperpigmentasi (penggelapan kulit).

* tidak cocok untuk semua area: Epilator umumnya tidak disarankan untuk digunakan pada alis atau area lain di mana penghapusan rambut yang tepat sangat penting.

* Breakouts: Epilasi kadang-kadang dapat menyebabkan jerawat, terutama jika Anda memiliki kulit berminyak atau rentan jerawat.

Area yang harus dihindari (atau ekstra hati -hati dengan):

* Alis: Membentuk alis dengan epilator berisiko karena area kecil dan potensi untuk menghilangkan rambut yang salah.

* bibir atas: Bibir atas bisa sangat sensitif. Lanjutkan dengan hati -hati dan mulailah dengan sesi pendek.

* dagu: Mirip dengan bibir atas, hati -hati dan sabar saat melambangkan dagu.

Tips untuk Epilasi Wajah yang Lebih Aman:

* Mulailah dengan wajah bersih: Cuci wajah Anda dengan seksama untuk menghilangkan riasan, minyak, dan kotoran.

* pengelupasan: Keksfoliasi dengan lembut area satu atau dua hari sebelum melenceng untuk membantu mencegah rambut yang tumbuh ke dalam.

* Pilih epilator yang tepat: Beberapa epilator dirancang khusus untuk menghilangkan rambut wajah dan memiliki kepala yang lebih kecil atau pengaturan kecepatan yang berbeda.

* berjalan lambat dan mantap: Jangan terburu -buru. Pindahkan epilator perlahan -lahan ke arah pertumbuhan rambut.

* Pegang kulit tegang: Memegang kulit Anda kencang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan membuat proses lebih efektif.

* melembabkan sesudahnya: Oleskan pelembab yang lembut dan menenangkan untuk mengurangi kemerahan dan iritasi.

* Hindari paparan sinar matahari: Lindungi kulit Anda dari matahari setelah epilasi, karena akan lebih sensitif.

* Bersihkan epilator: Jaga epilator Anda bersih untuk mencegah infeksi.

* Pertimbangkan Relief Nyeri: Jika Anda memiliki toleransi nyeri yang rendah, Anda dapat mengambil pereda nyeri (seperti ibuprofen atau asetaminofen) sebelum epilasi. Krim mati rasa topikal juga tersedia.

* Tonton rambut yang tumbuh ke dalam: Eksfoliasi secara teratur dan gunakan perawatan rambut yang tumbuh ke dalam jika perlu.

* menghentikan penggunaan jika Anda mengalami masalah: Jika Anda mengalami kemerahan, pembengkakan, infeksi, atau jaringan parut yang parah, berhenti menggunakan epilator dan berkonsultasi dengan dokter kulit.

* uji area kecil: Sebelum melemahkan seluruh wajah Anda, uji epilator pada area kecil yang tidak mencolok untuk melihat bagaimana kulit Anda bereaksi.

Siapa yang harus menghindari epilasi wajah?

* Orang dengan kulit yang sangat sensitif: Jika Anda memiliki riwayat iritasi kulit, eksim, psoriasis, atau kondisi kulit lainnya, epilasi wajah mungkin bukan ide yang baik.

* Orang minum obat tertentu: Beberapa obat (seperti accutane atau antibiotik tertentu) dapat membuat kulit Anda lebih sensitif.

* Peedur dengan Diabetes: Diabetes dapat mengganggu penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.

* Orang dengan tahi lalat atau kutil di area target: Hindari pencabutan atas ini.

Alternatif Epilasi Wajah:

* Threading: Metode hair removal yang menggunakan benang katun bengkok untuk memetik rambut.

* waxing: Mirip dengan epilasi, tetapi menggunakan lilin untuk menghilangkan rambut dari akar.

* mencukur: Pilihan yang cepat dan tidak menyakitkan, tetapi hasilnya tidak bertahan lama.

* Krim Depilatory: Larutkan rambut di permukaan kulit.

* Penghapusan Rambut Laser: Solusi yang lebih permanen yang menggunakan cahaya laser untuk menghancurkan folikel rambut.

* Elektrolisis: Metode pemindahan rambut permanen lainnya yang menggunakan arus listrik untuk menghancurkan folikel rambut.

Intinya:

Epilasi wajah bisa menjadi metode penghilangan rambut yang efektif, tetapi bukan tanpa risiko. Pertimbangkan jenis kulit Anda, toleransi nyeri, dan area spesifik yang Anda targetkan. Jika Anda tidak yakin, konsultasikan dengan dokter kulit atau estetika untuk meminta nasihat. Jika Anda memutuskan untuk mencobanya, ikuti tips di atas untuk meminimalkan risiko iritasi dan masalah lainnya.