Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> Perawatan Rambut

Apa yang baik dan bukan sampo untuk digunakan?

Oke, mari kita hancurkan apa yang membuat sampo "bagus" atau "buruk". Penting untuk diingat bahwa tidak ada sampo "baik" atau "buruk" secara universal untuk semua orang. Ini * sangat * tergantung pada jenis rambut Anda, kondisi kulit kepala, dan preferensi pribadi.

Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih sampo:

* Jenis Rambut: Apakah rambut Anda berminyak, kering, normal, halus, tebal, dirawat warna, rusak, keriting, lurus, dll.?

* Kondisi kulit kepala: Apakah kulit kepala Anda berminyak, kering, gatal, sensitif, rentan terhadap ketombe, atau normal?

* Bahan: Apakah Anda sensitif atau alergi terhadap bahan apa pun (mis., Wewangian, sulfat, paraben)? Apakah Anda mencari bahan -bahan tertentu (mis., Keratin, minyak argan, biotin)?

* Hasil yang diinginkan: Apakah Anda mencari volume, kelembaban, penguatan, perataan, perlindungan warna, dll.?

* Preferensi pribadi: Apakah Anda lebih suka aroma yang kuat, aroma alami, atau tidak ada aroma? Apakah Anda lebih suka sampo yang menaburkan atau tidak berkuasa? Apakah Anda memiliki pertimbangan anggaran?

* Pertimbangan Etis: Apakah Anda mencari pilihan bebas kekejaman, vegan, atau berkelanjutan?

Bahan untuk umumnya menghindari (atau digunakan dengan hati -hati tergantung pada rambut Anda):

* sulfat (sls/sles): Ini adalah deterjen yang kuat yang menciptakan busa yang kaya. Mereka dapat melucuti rambut minyak alami, yang mengarah ke kekeringan, keriting, dan warna memudar, * terutama * untuk rambut kering, rusak, atau diolah warna. Orang dengan kulit kepala sensitif mungkin juga merasa menjengkelkan.

* * Pengecualian:* Jika Anda memiliki rambut dan kulit kepala yang sangat berminyak, sampo yang mengandung sulfat * mungkin * bermanfaat, tetapi gunakan dengan hemat dan ikuti dengan kondisioner pelembab.

* Parabens: Ini adalah pengawet yang telah dikaitkan dengan potensi masalah kesehatan. Sementara penelitian sedang berlangsung, banyak orang lebih suka menghindarinya.

* silikon: Ini dapat menciptakan penampilan yang halus dan mengkilap dengan melapisi poros rambut. Namun, mereka dapat menumpuk seiring waktu, menimbang rambut, mencegah kelembaban menembus, dan berpotensi mengarah ke kebodohan.

* * Silikon yang larut dalam air * lebih mudah dicuci daripada * silikon yang tidak larut dalam air. * Cari bahan yang diakhiri dengan "-Cone" yang didahului dengan "PEG-" atau "PEG/PPG-". Dimethicone adalah silikon yang tidak larut dalam air yang umum.

* * Pengecualian:* Beberapa orang menganggap silikon bermanfaat untuk mengelola keriting dan menambahkan kilau, terutama dengan rambut yang sangat keriting atau kasar. Jika Anda menggunakan produk berbasis silikon, pertimbangkan untuk menggunakan sampo klarifikasi secara berkala untuk menghilangkan penumpukan.

* alkohol (sangat tinggi pada daftar bahan): Dapat mengeringkan dan merusak, terutama rambut yang sudah mengering atau rusak. Alkohol berlemak (mis., Cetyl alkohol, alkohol stearyl) umumnya bermanfaat dan melembabkan.

* Formaldehyde-Releasing Preservatives: (mis., DMDM hydantoin, diazolidinyl urea, imidazolidinyl urea) Ini dapat melepaskan sejumlah kecil formaldehyde, yang diketahui iritasi dan karsinogen.

* wewangian sintetis: Dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada individu yang sensitif. Cari "bebas wewangian" atau produk yang wangi dengan minyak esensial.

* phthalates: Sering ditemukan dalam wewangian; terkait dengan masalah kesehatan potensial.

* Minyak Mineral/Petrolatum: Dapat membuat penghalang yang mencegah kelembaban menembus rambut.

Bahan yang harus dicari (tergantung pada kebutuhan Anda):

* Humektan: Menarik kelembaban ke rambut. Contoh:gliserin, madu, lidah buaya, asam hialuronat, panthenol (vitamin B5).

* emolien: Melembutkan dan menghaluskan rambut. Contoh:Shea Butter, Cocoa Butter, Minyak Kelapa, Minyak Argan, Minyak Jojoba, Minyak Alpukat.

* Protein: Membantu memperkuat dan memperbaiki rambut yang rusak. Contoh:keratin, kolagen, protein gandum, asam amino sutra.

* Ekstrak botani: Dapat memberikan berbagai manfaat, seperti perlindungan antioksidan, menenangkan kulit kepala, atau penguatan rambut. Contoh:Ekstrak teh hijau, ekstrak chamomile, ekstrak rosemary, saw palmetto.

* Minyak Esensial: Dapat memberikan aroma alami dan manfaat potensial (mis., Lavender untuk relaksasi, pohon teh untuk kesehatan kulit kepala).

* ceramides: Membantu memperbaiki dan memperkuat kutikula rambut.

* asam amino: Membangun blok protein, mereka dapat membantu memperkuat dan memperbaiki rambut yang rusak.

Rekomendasi Umum Berdasarkan Jenis Rambut:

* rambut berminyak:

* Cari:"klarifikasi," "volumisasi," atau "menyeimbangkan" sampo. Dapat mengandung sulfat (gunakan hemat).

* Hindari:"Hydrating," "Moisturizing," atau "Smoothing" Shampoo. Minyak berat atau mentega.

* Rambut kering:

* Cari:"Hydrating," "Moisturizing," "Smoothing," atau "Memperbaiki" Shampoo. Rumus bebas sulfat. Bahan -bahan seperti shea butter, minyak argan, dan gliserin.

* Hindari:"klarifikasi" atau "volumisasi" sampo. Sulfat. Alkohol tinggi dalam daftar bahan.

* Rambut halus:

* Cari:"volumisasi" atau "penguatan" sampo. Formula ringan.

* Hindari:Minyak berat, silikon (kecuali digunakan dengan hemat dan diklarifikasi secara teratur), dan sampo yang terlalu melembabkan yang dapat membebani rambut.

* Rambut tebal:

* Cari:Shampo yang menyediakan kelembaban dan pengelolaan. Mungkin membutuhkan formula yang lebih kuat untuk dibersihkan secara efektif.

* Pertimbangkan:bereksperimen dengan berbagai formula untuk menemukan apa yang paling cocok untuk tekstur dan porositas rambut Anda.

* Rambut yang diobati dengan warna:

* Cari:Shampo "aman-aman" atau "pelindung warna". Rumus bebas sulfat. Pelindung UV.

* Hindari:sulfat, deterjen keras, dan sering menggunakan shampo klarifikasi.

* Rambut yang rusak:

* Cari:"Memperbaiki," "Penguatan," atau "merekonstruksi" sampo. Bahan -bahan seperti keratin, protein, dan ceramides.

* Hindari:sulfat, bahan kimia keras, dan gaya panas yang berlebihan.

* rambut keriting:

* Cari:"Hydrating," "Moisturizing," atau "Defining Curl-Defining" Shampoo. Formula bebas sulfat atau sulfat rendah. Bahan -bahan seperti shea butter, minyak kelapa, dan lidah buaya. Pertimbangkan co-washing (menggunakan kondisioner untuk membersihkan).

* Hindari:sulfat (dapat menyebabkan kekeringan dan kusut), alkohol, dan silikon (dapat menumpuk).

* kulit kepala sensitif:

* Cari:"Free-Free," "Hypoallergenic," atau Shampoo "Lembut". Rumus bebas sulfat. Bahan -bahan seperti lidah buaya, chamomile, dan ekstrak oat.

* Hindari:Sulfat, wewangian, pewarna, paraben, dan bahan kimia yang keras.

Cara menemukan sampo yang tepat:

1. Identifikasi Jenis Rambut dan Kondisi kulit kepala Anda: Jujurlah dengan diri sendiri tentang kebutuhan rambut Anda.

2. Baca label dengan cermat: Perhatikan daftar bahan.

3. Baca ulasan: Lihat apa yang dikatakan orang lain dengan jenis rambut yang serupa tentang sampo.

4. Mulailah dengan ukuran kecil: Sebelum berkomitmen ke botol besar, cobalah ukuran perjalanan atau sampel untuk melihat bagaimana rambut dan kulit kepala Anda bereaksi.

5. Eksperimen: Mungkin perlu beberapa percobaan dan kesalahan untuk menemukan sampo yang sempurna untuk Anda. Jangan takut untuk beralih.

6. Jangan mencuci berlebih: Mencuci rambut terlalu sering dapat menanggalkan minyak alami. Cobalah untuk mencuci rambut hanya jika perlu.

7. Pertimbangkan sampo klarifikasi secara berkala: Bahkan dengan sampo "bagus", penumpukan dapat terjadi. Gunakan sampo klarifikasi (berbasis sulfat) setiap beberapa minggu atau bulan untuk menghilangkan residu.

Contoh (Perlu diingat:Ini hanya * contoh * dan mungkin tidak tepat untuk semua orang):

Bagus (contoh, tergantung pada jenis rambut Anda):

* untuk rambut kering/rusak: Olaplex No. 4 Bond Maintenance Shampoo, Redken Asam Bonding Concentrate Shampoo, Sheamoisture Manuka Honey &Mafura Oil Intensif Hidrasi Shampo (bebas sulfat)

* untuk rambut berminyak: Neutrogena anti-residu klarifikasi sampo (gunakan hemat), shampo Paul Mitchell dua

* untuk rambut halus: Bumble and Bumble Volume Shampoo, Shampoo Living Proof Full Shampoo

* untuk rambut keriting: Devacurl No-Poo asli Nol Busa Cleanser (co-wash), ouidad curl quencher shampo pelembab

* untuk rambut yang diolah dengan warna: Shampo Hidrat Pureologi (bebas sulfat), Redken Warna memperpanjang sampo magnetika (bebas sulfat)

* untuk kulit kepala sensitif: Shampo bebas &jernih vanicream, aveeno relief sampo lembut

"tidak sebagus" (secara umum, tetapi masih bergantung pada kebutuhan individu):

* sampo yang sangat tersulfasi digunakan pada rambut kering/rusak: Ini dapat memperburuk kekeringan dan kerusakan.

* Shampo yang berat dan berminyak digunakan pada rambut halus: Ini bisa menimbang rambut dan membuatnya terlihat berminyak.

* Shampoo dengan bahan mengiritasi untuk kulit kepala sensitif: Ini dapat menyebabkan gatal, kemerahan, dan peradangan.

Intinya:

Sampo terbaik untuk Anda adalah yang membersihkan rambut dan kulit kepala Anda secara efektif tanpa menyebabkan kekeringan, iritasi, atau penumpukan. Ini juga harus mengatasi masalah rambut spesifik Anda, seperti kekeringan, kerusakan, atau keriting. Luangkan waktu untuk meneliti berbagai produk dan bereksperimen sampai Anda menemukan kesesuaian yang sempurna. Ingatlah untuk membaca bahan -bahan dan perhatikan kebutuhan individu rambut Anda.