1. BERHENTI, JATUH, dan GULIR:
* BERHENTI: Hentikan apa pun yang Anda lakukan. Jangan berlarian; ini akan mengipasi api.
* JATUHKAN: Segera jatuh ke tanah.
* GULUNGAN: Berguling-gulinglah di tanah, tutupi wajah Anda dengan tangan untuk melindunginya. Ini memadamkan api. Lanjutkan menggulung hingga api padam.
2. JIKA ORANG LAIN KEBAKARAN:
* Suruh mereka BERHENTI, DROP, dan ROLL!
* Jika memungkinkan, bantu mereka berguling untuk memadamkan api.
* Jika tersedia, gunakan selimut api, mantel tebal, atau kain non-sintetis berukuran besar lainnya untuk memadamkan api. Bungkus erat-erat di sekitar orang tersebut dan bantu dia berguling.
3. PEMADAM DAN KEREN:
* Air: Setelah apinya padam, segera siram rambut Anda (atau rambut orang tersebut) dengan air. Terus tuangkan air ke area yang terbakar untuk mendinginkannya.
* Jika air tidak tersedia: Gunakan cairan apa pun yang tidak mudah terbakar jika memungkinkan (misalnya susu, jus, dll.)
* Jangan gunakan cairan yang mudah terbakar! (misalnya, bensin, alkohol)
4. HAPUSKAN BAHAN YANG TERBAKAR:
* Dengan hati-hati singkirkan rambut atau pakaian yang terbakar atau membara dari area tersebut.
5. CARI PERHATIAN MEDIS:
* Segera hubungi layanan darurat (911 atau layanan lokal yang setara). Sekalipun apinya terlihat kecil, luka bakarnya bisa lebih serius dari yang terlihat.
* Jangan mengoleskan salep, losion, atau krim untuk luka bakar sebelum menemui profesional medis.
* Jaga kebersihan area luka bakar dan tutupi dengan perban steril atau kain bersih hingga bantuan medis tiba.
Pertimbangan Penting:
* Pencegahan adalah kuncinya: Berhati-hatilah di sekitar api terbuka (lilin, kompor, perapian, dll.). Ikat rambut panjang ke belakang saat memasak atau bekerja dengan bahan yang mudah terbakar.
* Kenali alat pemadam kebakaran Anda: Jika Anda memiliki alat pemadam kebakaran, ketahuilah cara menggunakannya, namun tidak pernah prioritaskan penggunaan alat pemadam pada rambut atau pakaian dibandingkan metode Stop, Drop, dan Roll. Alat pemadam biasanya lebih efektif pada jenis kebakaran lainnya.
* Kain Sintetis vs. Alami: Kain sintetis (seperti nilon atau poliester) mudah meleleh dan menempel di kulit sehingga menyebabkan luka bakar parah. Kain alami (seperti katun atau wol) cenderung tidak meleleh sehingga lebih aman.
Singkatnya, prioritasnya adalah:
1. Segera padamkan apinya.
2. Dinginkan area yang terbakar.
3. Carilah bantuan medis profesional.