Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Apa yang menentukan fitur wajah?

Fitur wajah ditentukan oleh interaksi yang kompleks dari faktor genetik dan lingkungan. Inilah gangguan:

1. Genetika:

* gen yang diwariskan: Gen adalah cetak biru utama. Anda mewarisi gen dari kedua orang tua, yang menentukan berbagai sifat wajah, termasuk:

* Struktur tulang: Ukuran, bentuk, dan posisi tulang di tengkorak (mis., Tulang pipi, rahang, dahi, tulang hidung).

* Pengembangan otot: Otot dan distribusi otot mempengaruhi kontur dan ekspresi wajah.

* Distribusi Lemak: Jumlah dan penempatan lemak di bawah kulit mempengaruhi kebulatan, kehalusan, dan keunggulan fitur tertentu.

* Karakteristik kulit: Tekstur, warna, ketebalan, dan kecenderungan keriput.

* Karakteristik rambut: Warna, tekstur, dan ketebalan alis dan bulu mata.

* Fitur spesifik: Bentuk mata, bentuk hidung, bentuk bibir, bentuk telinga, bentuk dagu, dll.

* Warisan poligenik: Sebagian besar fitur wajah ditentukan oleh banyak gen yang berinteraksi satu sama lain. Ini disebut pewarisan poligenik, sehingga sulit untuk memprediksi dengan tepat seperti apa wajah seorang anak berdasarkan penampilan orang tua mereka.

* Gen dominan dan resesif: Beberapa gen dominan (efeknya lebih mungkin diekspresikan), sementara yang lain resesif (efeknya ditutupi jika ada gen dominan). Ini berkontribusi pada variasi bahkan dalam keluarga.

* Mutasi Genetik: Perubahan spontan dalam gen dapat menyebabkan variasi fitur wajah, kadang -kadang menghasilkan penampilan yang khas atau tidak biasa.

2. Faktor Lingkungan:

* Lingkungan prenatal:

* Kesehatan ibu: Diet seorang ibu, kesehatan, dan paparan racun selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan janin, termasuk struktur wajah.

* Kondisi intrauterin: Faktor -faktor seperti posisi di dalam rahim dan akses ke nutrisi dapat memiliki efek halus pada pengembangan wajah.

* Lingkungan postnatal:

* Nutrisi: Nutrisi yang tepat selama masa kanak -kanak sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan otot, yang berdampak pada perkembangan wajah. Kekurangan dapat menyebabkan masalah perkembangan.

* Trauma Fisik: Cedera pada wajah selama masa kanak -kanak dapat mengubah struktur tulang dan jaringan lunak, yang menyebabkan perubahan penampilan yang langgeng.

* Paparan sinar matahari: Paparan sinar matahari yang berkepanjangan dapat merusak kulit, menyebabkan kerutan, bintik -bintik usia, dan perubahan lain dalam penampilan wajah.

* Penggunaan otot: Otot wajah beradaptasi berdasarkan penggunaannya. Kebiasaan seperti menyipit atau mengerutkan kening dapat menyebabkan garis permanen dan kerutan.

* Kondisi medis: Kondisi medis tertentu (mis., Ketidakseimbangan hormon, penyakit autoimun) dapat memengaruhi fitur wajah.

* Faktor gaya hidup: Merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan narkoba dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit dan penampilan wajah secara keseluruhan.

3. Pengembangan:

* Pengembangan Embrionik: Fitur wajah mulai terbentuk sangat awal dalam pengembangan embrionik. Proses kompleks migrasi sel dan fusi jaringan sangat penting untuk pembentukan yang tepat. Kesalahan selama tahap ini dapat menyebabkan kelainan wajah bawaan (mis., Bibir/langit -langit mulut sumbing).

* Pertumbuhan dan Pematangan: Fitur wajah terus berkembang dan berubah sepanjang masa kanak -kanak dan remaja saat tulang dan otot tumbuh dan matang. Perubahan hormon selama masa pubertas juga dapat mempengaruhi penampilan wajah.

* Penuaan: Seiring waktu, fitur wajah berubah karena kehilangan tulang, atrofi otot, penurunan elastisitas kulit, dan redistribusi lemak.

Ringkasan:

Fitur wajah adalah produk dari interaksi yang kompleks antara genetika (cetak biru yang diwariskan) dan lingkungan (faktor -faktor yang mempengaruhi pengembangan dan penuaan). Sementara genetika memberikan kerangka kerja dasar, faktor lingkungan dan pengalaman individu membentuk hasil akhir. Ini adalah proses pengembangan dan perubahan yang berkelanjutan sepanjang hidup.