Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Bagaimana gaya rambut berubah?

Gaya rambut telah mengalami evolusi besar -besaran sepanjang sejarah, mencerminkan perubahan nilai -nilai sosial, kemajuan teknologi, dan pengaruh budaya. Berikut ini rincian beberapa perubahan kunci:

zaman kuno:

* Mesir Kuno (3100-30 SM):

* pria dan wanita: Wig adalah umum, melambangkan status dan perlindungan dari matahari. Mesir menggunakan pewarna nabati (seperti Henna) untuk mewarnai rambut mereka. Gaya mengepang dan rumit juga lazim.

* Yunani Kuno (800 SM-600 AD):

* Wanita: Rambut yang panjang dan mengalir sering ditata menjadi kepang, roti, dan ombak yang rumit. Mereka menggunakan jepit rambut dan pita untuk perhiasan. Rambut pemutih dengan kunyit dan lemon populer.

* Men: Gaya rambut tergantung pada status dan pekerjaan. Seringkali lebih pendek dan ditata dengan ikal atau gelombang.

* Roma kuno (753 BC-476 iklan):

* Wanita: Gaya rambut menjadi semakin rumit, dengan pengaturan ikal, kepang, dan ornamen yang menjulang tinggi. Wig juga digunakan untuk mencapai gaya kompleks ini. Rambut yang lebih ringan menjadi modis.

* Men: Potongan rambut pendek dan rapi adalah umum, meskipun gaya bervariasi berdasarkan status sosial dan era.

Abad Pertengahan (abad ke-5-15):

* Abad Pertengahan Awal:

* Wanita: Rambut yang panjang dan mengalir sering ditutupi dengan kerudung atau penutup kepala, yang mencerminkan kerendahan hati agama.

* Men: Rambut umumnya panjang bahu atau lebih pendek, sering berpisah di tengah.

* Abad Pertengahan Akhir:

* Wanita: Gaya rambut menjadi lebih rumit lagi, dengan hiasan kepala dan kerudung menjadi semakin hiasan. Dahi sering dipetik agar tampil lebih tinggi, dianggap sebagai tanda kecantikan.

* Men: Panjang rambut bervariasi, tetapi gaya sering termasuk bobs atau rambut yang lebih panjang dengan ikal.

Renaissance (abad ke-14-17):

* Wanita: Rambut sering ditata dalam pembaruan yang rumit, dihiasi dengan perhiasan, mutiara, dan pita. Rambut garis rambut sering dibesarkan secara artifisial dengan mencukur dahi. Warna rambut (terutama pirang atau merah) modis.

* Men: Panjang rambut bervariasi tergantung pada era dan lokasi, tetapi gaya sering termasuk rambut panjang yang mengalir atau gaya yang lebih pendek dengan jenggot.

abad ke -17 dan ke -18:

* Wanita: Gaya rambut mencapai ketinggian baru (secara harfiah!) Selama abad ke -18, dengan wig yang menjulang tinggi dan pengaturan rambut yang rumit dihiasi bulu, perhiasan, dan bahkan pemandangan miniatur. Rambut sering berwarna putih bubuk.

* Men: Wig juga sangat populer, terutama di kalangan orang kaya dan aristokrat. Gaya berkisar dari wig panjang dan mengalir hingga gaya yang lebih pendek dan lebih formal. Wig bubuk adalah simbol utama status.

Abad ke -19:

* awal 1800 -an:

* Wanita: Gaya yang lebih sederhana menjadi populer, dengan rambut ditarik kembali ke roti atau chignon. Ikal dan ikal lembut juga modis.

* Men: Rambut pendek, seringkali dengan cambang, adalah hal biasa.

* pertengahan hingga akhir 1800 -an:

* Wanita: Gaya rambut menjadi lebih rumit lagi, dengan lebih banyak ikal, kepang, dan pembaruan. Penggunaan rambut buatan menjadi lebih umum.

* Men: Jenggot dan kumis menjadi semakin populer.

Abad ke -20:

* awal 1900 -an:

* Wanita: Gaya rambut Gibson Girl, dengan updo yang banyak dan ikal lembut, adalah tren utama.

* 1920 -an:

* Wanita: Potongan rambut bob menjadi simbol wanita modern dan terbebaskan. Gaya pendek dan ramping disukai.

* 1930 -an &1940 -an:

* Wanita: Gelombang lembut dan ikal sangat populer. Gaya rambut sering melibatkan ikal pin dan gulungan kemenangan.

* Men: Rambut pendek, bergaya rapi adalah umum, sering disisir ke belakang atau berpisah di samping.

* 1950 -an:

* Wanita: Potongan pudel, bouffant, dan kuncir menjadi populer.

* Men: Ducktail, cut kru, dan pompadour adalah gaya populer.

* 1960 -an:

* Wanita: Gaya rambut besar dan tebal seperti sarang lebah itu modis. Rambut lurus yang panjang juga menjadi populer, dipengaruhi oleh gerakan hippie.

* Men: Rambut yang lebih panjang menjadi lebih dapat diterima, mencerminkan norma -norma sosial yang berubah.

* 1970 -an:

* Wanita: Rambut panjang, mengalir, gaya berbulu, dan potongan rambut bercinta populer.

* Men: Rambut yang lebih panjang, afros, dan belanak menjadi modis.

* 1980 -an:

* Wanita: Rambut besar, goda, perms, dan rambut berwarna cerah menjadi ikon.

* Men: Bullet, ikal jheri, dan rambut runcing populer.

* 1990 -an:

* Wanita: Rambut lurus, lurus, gaya berlapis, dan potongan rambut "Rachel" (dari acara TV Friends) populer.

* Men: Gaya rambut yang terinspirasi grunge (rambut yang lebih panjang, berantakan) dan gaya yang lebih pendek, preppier adalah umum.

Abad ke -21:

* Gaya rambut menjadi semakin beragam dan individualistis. Tren sering mendaur ulang dan remix elemen dari beberapa dekade terakhir.

* awal 2000 -an: Rambut yang diluruskan masih populer. Sorotan dan lampu rendah adalah umum, dan aksesori rambut sering dipakai.

* pertengahan 2000 -an: Poni samping, potongan rambut berlapis, dan bercinta populer.

* akhir 2000 -an: Rambut panjang kembali bergaya, dan wanita sering memakainya dalam gelombang longgar.

* 2010s: Rambut ombre, balayage, dan teknik penyorotan lainnya populer. Bobs, lob (bobs panjang), dan potongan pixie trendi. Kepang dan pembaruan juga populer. Pria sering memakai fade dan undercuts. Jenggot populer.

* 2020s: Langkah menuju merangkul tekstur dan gaya rambut alami, termasuk ikal, gulungan, dan gelombang. Warna tebal, potongan geometris, dan gaya eksperimental juga mendapatkan popularitas.

Faktor -faktor utama yang mempengaruhi perubahan:

* Teknologi: Alat penata rambut seperti setrika keriting, pengering rambut, dan pelurus telah merevolusi bagaimana orang menata rambut mereka. Perawatan kimia seperti perms dan pewarna rambut juga sangat memperluas jangkauan gaya rambut yang mungkin.

* Pergeseran Sosial dan Budaya: Gaya rambut sering mencerminkan perubahan norma sosial, gerakan politik, dan tren budaya. Sebagai contoh, bob flapper tahun 1920 -an melambangkan kemerdekaan wanita yang baru ditemukan, dan rambut panjang tahun 1960 -an mewakili penolakan terhadap nilai -nilai tradisional.

* Fashion dan Selebriti: Desainer, selebriti, dan influencer sering mengatur tren yang mendorong perubahan gaya rambut.

* Faktor ekonomi: Keterjangkauan produk rambut dan layanan salon berperan dalam gaya apa yang dapat diakses oleh populasi yang berbeda.

Singkatnya, sejarah gaya rambut adalah cermin yang menarik yang mencerminkan nilai-nilai, teknologi, dan estetika masyarakat manusia yang terus berkembang. Itu terus berubah, mencerminkan dunia di sekitar kita.