* Signifikansi Spiritual: Tsiiyééł dianggap sebagai bagian sakral dari tubuh dan dipandang sebagai cara untuk terhubung dengan orang -orang suci dan kekuatan alam semesta. Rambut itu sendiri sering dipandang sebagai perpanjangan dari pikiran dan kenangan seseorang. Sanggul membantu untuk mengumpulkan dan memfokuskan pikiran -pikiran ini.
* Perlindungan: Beberapa percaya roti melindungi pemakainya dari energi negatif dan kerusakan spiritual. Itu bertindak sebagai perisai bagi pikiran dan semangat.
* Identitas dan Tradisi: Mengenakan Tsiiyééł adalah cara untuk memelihara dan mengekspresikan identitas Navajo dan warisan budaya. Ini adalah tanda yang terlihat menjadi Navajo dan koneksi dengan leluhur.
* keseimbangan dan harmoni: Sanggul sering ditempatkan di bagian belakang kepala, mewakili keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan. Ini dimaksudkan untuk menjaga pikiran dan emosi terpusat.
* Signifikansi Sosial: Di masa lalu, ukuran dan gaya roti dapat menunjukkan status perkawinan atau afiliasi klan, meskipun ini kurang umum sekarang.
* Kepraktisan: Meskipun bukan alasan utama, roti juga menjaga rambut dari wajah, terutama selama bekerja atau upacara. Ini gaya rambut yang rapi dan rapi.
Penting untuk dicatat bahwa tidak semua Navajos memakai rambut mereka hari ini. Gaya rambut modern adalah hal biasa, dan keputusan untuk memakai Tsiiyééł adalah yang pribadi berdasarkan kepercayaan individu dan praktik budaya.