Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Mengapa pria memiliki begitu banyak rambut tubuh?

Alasan utama pria cenderung memiliki lebih banyak rambut tubuh daripada wanita bermuara pada hormon, khususnya androgen seperti testosteron . Berikut kerusakan yang lebih rinci:

* testosteron dan dihidrotestosteron (DHT): Testosteron memainkan peran penting dalam pengembangan karakteristik seksual sekunder pria, termasuk peningkatan massa otot, suara yang lebih dalam, dan, yang penting, pertumbuhan rambut. Turunan dari testosteron, dihydrotestosteron (DHT), sangat kuat dalam merangsang folikel rambut. DHT menyebabkan folikel rambut tumbuh lebih tebal dan lebih gelap, terutama di daerah seperti wajah, dada, punggung, dan daerah kemaluan.

* Reseptor androgen: Jumlah dan sensitivitas reseptor androgen dalam folikel rambut bervariasi di seluruh tubuh dan di antara individu. Pria biasanya memiliki konsentrasi dan sensitivitas yang lebih tinggi dari reseptor ini di daerah di mana rambut tubuh lebih jelas. Ini berarti folikel rambut mereka lebih responsif terhadap efek testosteron dan DHT.

* Faktor evolusi: Sementara alasan evolusi yang tepat masih diperdebatkan, ada beberapa teori:

* Signaling Maturity and Fertility: Rambut tubuh mungkin telah berfungsi sebagai sinyal visual kematangan seksual dan kesuburan untuk pasangan potensial.

* Perlindungan: Di masa lalu evolusi kami, rambut tubuh yang lebih tebal mungkin telah menawarkan beberapa tingkat perlindungan dari unsur -unsur, parasit, atau cedera ringan.

* Thermoregulation: Rambut dapat memberikan isolasi di iklim yang lebih dingin, meskipun efek ini diperdebatkan, dan berkeringat dapat membantu mendinginkan tubuh.

* Genetika: Gen memainkan peran penting dalam menentukan jumlah dan distribusi rambut tubuh. Beberapa pria secara genetik cenderung memiliki lebih atau kurang rambut, dan ini juga dapat bervariasi di berbagai latar belakang etnis.

* pubertas: Lonjakan testosteron selama masa pubertas memicu perkembangan rambut tubuh pada pria.

Singkatnya, kombinasi kadar androgen yang lebih tinggi, reseptor androgen yang lebih sensitif, kecenderungan genetik, dan kemungkinan faktor evolusi yang semuanya berkontribusi pada jumlah rambut tubuh yang lebih besar yang secara umum diamati pada pria dibandingkan dengan wanita.